Connect with us

Edukasi

Ditaman Langit Kapolres Batu Gelar Cangkruan “Jogo Kuto Batu”

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Dalam rangka silaturahim untuk menjaga kondusifitas Kota Batu serta mewujudkan motto “Jogo Kuto Batu Jogo Jawa Timur”, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, berserta jajarannya menggelar “Cangkru’an Kamtibmas”, di Taman Langit Gunung Banyak, Kecamatan Songgokerto, Kota Batu.

Meskipun acaranya sederhana namun suasana tampak hangat dan penuh kekeluargaan, serta diisi dengan perkenalan Kapolres. Kemudian Kapolres juga memberi himbauan, motivasi kepada pelajar, Kepala Sekolah, serta diakhiri  dengan beryanyi bersama siswa – siswi yang hadir.

Dalam Acara  Cangkruaan tersebut dihadiri, Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SMA/SMK serta Ketua Osis dan Pelajar se- Wilayah Hukum Polres Batu.

Dihadapan Kapolres Batu yang juga pernah bertugas di Sepritim Mabes Polri 2013 – 2015, puluhan Ketua Osis dan pelajar juga mengucapkan pernyataan sikap diantaranya yakni;

1.Tidak akan ikut aksi demo dalam bentuk apapun
2.Menolak segala bentuk tindakan anarkis
3. Kami cinta damai
4.Kami sanggup menjaga dan menciptakan         situasi yang damai aman dan kondusif.
5.Indonesia satu, NKRI Harga Mati
6.Jogo Kuto Batu Jogo Jawa Timur

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, yang juga mantan Kasubdit Reg Ident Polda Jatim itu saat didampingi Kapolsek Pujon AKP Budi dan Kasubag Humas Polres Batu Ipda Ivandi Yudistiro mengatakan bahwa, Cangkrukan Kamtibmas bersama Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, Ketua Osis dan pelajar itu untuk bersama – sama mendukung tugas kepolisian dalam memelihara Kamtibmas.

“Ya, memang sengaja kami dari Polres Batu menginisiasi Cangkru’an Kamtibmas bersama Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, Ketua Osis dan Pelajar untuk bersama sama mendukung tugas Kepolisian dan memelihara Kamtibmas agar Batu yang sudah kondusif semakin terpelihara kondusifitasnya,” ujar Kapolres, Sabtu (12/10/2019).

Selain itu, ia juga memotivasi agar para pelajar selalu melakukan kegiatan positif dan menciptakan prestasi membanggakan menjadi generasi milenial harapan bangsa dan Orang tua .

“Mari kita jaga Kota Batu yang sudah sejuk menjadi semakin sejuk melalui giat dibidang masing masing. Kepada Kepala Sekolah juga demikian kami harapkan bisa mendidik dan membangun semangat adik – adik pelajar SMA/SMK di Wilayah Hukum Polres Batu dalam menata masa depannya,” tutur mantan Korspri Kapolda Jatim Era Mahfud Arifin itu.

Kapolres Batu yang mengaku mempunyai ayah Polisi dengan pangkat tamtama hingga Bintara itu  kembali menuturkan, ia menghimbau seiring dengan perkembangan jaman yang seakan tanpa batas ini. Dengan memiliki berbagai peralatan canggih seperti  Handphone, supaya bersama – sama mengawasi anak – anak agar menggunakan alat tersebut secara bijak, dewasa dalam kendali Orang Tua, Guru juga Kepala Sekolah.

“Tujuannya agar tidak melanggar norma hukum, agama maupun kesusilaan, serta tidak merugikan diri mereka sendiri, seperti contoh ada satu siswa SMA yang pernah memposting di HP nya konten memprovokasi pernah dimintai keterangan oleh Polres Batu, perlu diketahui pula bahwa Polres Batu memilk aplikasi Cyber Crime untuk menangani segala permasalahan yang kita tangani,” imbuh orang nomor satu di jajaran Polres Batu itu.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Binmas AKP Diana Puji Astuti menambahkan, agenda Cangkru’an bersama masyarakat Kota Batu yang leading sektornya bidang Binmas dan Intel Polres Batu tersebut menjadi ajang yang baik dalam menyampaikan sosialisasi motto Polres. Yakni,” Jogo Kuto Batu Jogo Jawa Timur”.

“Kegiatan ini akan intens kami agendakan bersama Bapak Kapolres, agar masyarakat secara sadar bisa mendukung tugas kepolisian dalam menjaga Kamtibmas di lingkupnya masing – masing. Terkait hari ini dihadiri sekitar 35 Kepala Sekolah SMA/SMK, 70 orang Ketua Osis dan Pelajar se-Kota Batu, Pujon. Ngantang, Kasembon,” pungkas Diana. (jho/fir)

Edukasi

Ospek Daring Program Pendidikan Vokasi UB Ramah Difabel

Diterbitkan

||

Oleh

Ketua Pelaksana PKKMB Program Pendidikan Vokasi UB 2020, Harnan Maliki Abdullah

 

KABARMALANG.COM – Ospek di Kampus Universitas Brawijaya dikenal dengan istilah Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya (PKKMB UB). Untuk tahun ajaran 2020/2021, karena sedang masa pandemi, maka proses PKKMBnya dilaksanakan secara daring.

Khusus di PKKMB UB Program Pendidikan Vokasi, tahun ini diikuti oleh 1119 mahasiswa baru. Dari total jumlah tersebut, ada sekitar seratusan mahasiswa baru yang difabel atau berkebutuhan khusus.

“Vokasi termasuk yang banyak, karena lebih ke keterampilan, seperti di programing di teknologi informasi, kita sediakan untuk isyarat dan penerjemahnya, jumlahnya ada sekitar seratusan mahasiswa difabel,” ujar Ketua Pelaksana PKKMB Vokasi UB 2020, Harnan Maliki Abdullah, Senin (21/09/2020).

Abdul menambahkan, beberapa yang bisa disebutkan adalah pendertia tuna rungu. Diberikan layanan difabel seperti di TV, ada penerjemah isyarat di pojok layar.

Untuk keterangan tambahan, dari total 1119 mahasiswa baru Program Pendidikan Vokasi UB 2020 terdiri dari program studi keuangan perbankan, program studi administrasi bisnis, program studi perhotelan, dan program studi desain grafis. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Mahasiswa UB buat gel dari Asam Jawa untuk Pemutih Gigi Alami

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Ririn Lutvita Sari (FKG), Afina Muti’ah Tuhepaly (FKG), dan Kharisma Ghanyysyafira (FT) membuat gel dari Asam Jawa yang berguna untuk memutihkan gigi secara alami.

Salah satu mahasiswa, Ririn Lutvita Sari mengatakan gigi yang mengalami perubahan warna secara ekstrinsik, sulit dihilangkan dengan cara menggosok gigi ataupun scalling, dan salah satu cara yang selama ini dilakukan adalah dengan pemutihan gigi atau Bleaching.

Namun, bahan pemutih gigi itu memberikan efek meningkatnya porositas atau penurunan kekuatan gigi, sehingga menurunkan kekerasan enamel.

Oleh karena itu, Ririn dan kawan-kawan mencoba memaksimalkan potensi asam jawa sebagai bahan pemutih gigi.

Ia menjelaskan, bahan alami yang mempunyai kemampuan untuk merubah warna gigi atau menghilangkan noda gigi yaitu asam malat (malic acid).

Dan, salah satu buah yang mengandung asam malat (malic acid) adalah buah asam jawa (Tamarindus indica L.).

Ririn, kemudian mengubah Asam Jawa menjadi gel untuk menjadi produk pemutih gigi, dan bisa diaplikasikan ke gigi selama kurang lebih 10-20 menit dan dilakukan 2-3 kali dalam satu hari.

Produk pemutih gigi berbentuk gel dari asma jawa lebih efektif dan aman karena memiliki ukuran nanopartikel, dan menggunakan bahan-bahan alami.

Sedangkan Asam Malat sendiri memiliki berat molekul sangat rendah sehingga mampu berdifusi ke dalam email dan dentin, dan dapat mengoksidasi permukaan email gigi dengan cara melepaskan oksigen yang bebas pada ikatan rangkap dari senyawa organik dan anorganik dalam gigi.

“Dalam proses bekerjanya akan terjadi proses oksidasi melibatkan oksigen dan hilangnya hidrogen. Pada proses oksidasi terjadi pemecahan rantai zat chromofor pada gigi yang sebelumnya berikatan pada pelikal, sehingga menyebabkan warna gigi menjadi lebih gelap dan terjadi reaksi reduksi yang membuat warna gigi menjadi lebih terang,” kata Ririn dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2020).

Dosen pembimbing, Feni Istikharoh, drg menjelaskan hampir 90% material kedokteran gigi merupakan produk impor, sehingga tidak heran jika material kedokteran gigi saat ini relatif mahal.

“Kita tahu bahwa Sumber Daya Alam di Indonesia sangatlah melimpah, salah satunya adalah asam jawa. Asam jawa memiliki kandungan asam malat dan asam oksalat yang cukup tinggi,” beber Feni terpisah.

Adanya penelitian mengenai asam jawa yang nantinya dikembangkan menjadi produk nanogel, dapat berpotensi untuk digunakan sebagai produk material pemutih gigi yang aman, serta memiliki kemampuan untuk memutihkan gigi yang tidak kalah dengan produk luar negeri,” sambungnya.

Feni berharap melalui produk tersebut dokter gigi tidak perlu mengimport material pemutih gigi dari luar negeri lagi.

“Jika kita dapat mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah, kedepan harapannya kita dapat mengurangi ketergantungan untuk mengimport material kedokteran gigi,” Feni Istikharoh menambahkan. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Kreatif, Mahasiswa UB Membuat Kasa dari Sarang Tarantula

Diterbitkan

||

Oleh

Ilustrasi Kasa dari Sarang Tarantula, Buatan Mahasiswa UB

 

KABARMALANG.COM – Lima mahasiswa UB lintas fakultas membuat desain kasa dari sarang telur Laba-laba Tarantula atau KASPRO.

Rizky Senna salah satu anggota tim mengatakan selama ini sarang telur tarantula dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat Indonesi. Padahal di balik itu semua sarang telur tarantula menyimpan berjuta manfaat yang jarang diketahui.

“Kandungan protein fibroin atau fibrinoin yang tinggi pada sarang telur tarantula mampu membantu mempercepat penghentian darah serta penyembuhan pada luka terbuka,” kata Rizky.

Dia menambahkan, luka terbuka yang dibalut dengan kasa akan mengalami regenerasi karena jumah sel fibroblas, sintesis kolagen, kekuatan tensile, kontraksi luka dan periode epitelisasi.

“Penyembuhan luka Kasa Kaspro melalui kandungan protein yang ada di dalamnya. Cara kerjanya sama seperti kasa biasanya, hanya saja penyembuhan bisa lebih cepat,” lanjut Rizky.

Anggota tim lain sekaligus Manajer Produksi, Yushidayah menjelaskan sarang telur tarantula didapat dari hasil pembudidayaan selama sekitar dua bulan sebelum sarang telur tarantula dipanen.

Pembudidayaan tersebut , lanjut Yushidayah, dilakukan dengan bekerjasama dengan mitra pecinta/kolektor tarantula yang ada di Indonesia.

Ming Cu, salah satu pemilik sekaligus mitra tarantula terbesar di Indonesia mengungkapkan desain inovasi Kasa Sarang Tarantula sangat menarik karena lebih efektif dalam penyembuhan luka dibandingkan dengan kasa konvensional.

Selain itu limbah dari sarang telur tarantula memang jarang digunakan atau diolah kembali menjadi bahan/produk yang bermanfaat.

“Ya, sangat menarik ya, inovasi dari temen-temen ini bagus sekali, apalagi limbah tarantula jarang juga digunakan atau diolah kembali menjadi bahan/barang yang bermanfaat,” ungkap Ming Cu. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com