Connect with us

Edukasi

Bantu Petani Bawang, Pemkot Buka Stand Untuk Petani

Diterbitkan

,

KABARMALANG.COM – Memasuki panen raya bulan September di Kota Batu, harga bawang merah hancur. Diketahui, harga yang didapat tengkulak dari petani hanya 5000 saja, terancam merugikan para petani, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tidak tinggal diam.

Dinas Pertanian Kota Batu membuka stand untuk menjual hasil panen petani di halaman Balaikota Among Tani, Sabtu (21/9/2019).

Sebanyak 11 kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Torong Makmur, Desa Torongrejo memenuhi stand penjualan yang telah dibangun oleh Dinas Pertanian. Dimulai sejak 18 September 2019, rencananya upaya menekan angka rugi tersebut akan berakhir besok, Minggu (22/9/2019).

“Harga normal Rp 15-20 ribu menjadi Rp 5 ribu ke tengkulak, ini sangat rugi bagi petani,” kata Anggota Gapoktan Torong Makmur, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Sutri.

Hadirnya stand tersebut, menurut Sutri sangat membantu petani bawang merah. Sebab memotong mata rantai tengkulak yang membeli bawang ke petani di bawah rata-rata. Setidaknya, meskipun susah untuk mendapatkan laba, setidaknya petani tidak rugi pada biaya perawatan.

“Lumayan lah, kalau tengkulak beli cuma 5000, disini kita jual 9000, setidaknya gak rugi di obat lah,” pungkasnya. (doi/fir)

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com