Connect with us

Peristiwa

Tim SAR Temukan Bocah Pencari Ikan Tenggelam, Sudah Meninggal

Diterbitkan

,

Tim SAR Temukan Bocah Pencari Ikan Tenggelam, Sudah Meninggal
Tim SAR menemukan anak yang tenggelam saat mencari ikan di Bendungan Dempok Pagak, Kabupaten Malang. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tim SAR menemukan anak yang tenggelam saat mencari ikan di Bendungan Dempok Pagak, Kabupaten Malang.

Pencarian itu akhirnya berhasil, tetapi korban di temukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Rekan-rekan langsung melakukan aksesemen di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB dan melakukan penyelaman, di titik korban saat tenggelam,” ujar Babinsa Gampingan, Serma Sunardi, Jumat (29/7/2022).

Di titik lokasi korban tenggelam lah, kata Sunardi, akhirnya di temukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIB.

“Korban adik berinisial (F) di temukan di kedalaman kurang lebih 3 sampai 4 meter tidak jauh, saat perahu yang di naiki terbalik,” terangnya.

Selanjutnya, jenazah korban di bawa ke RSUD Panggung Kepanjen untuk di mintakan visum luar.

Berita sebelumya, Warga sekitaran Bendungan Dempok, Gampingan Kecamatan Pagak di kejutkan adanya kakak beradik di duga tenggelam saat perahu yang di tumpangi terbalik.

“Iya tadi, saya lihat ada dua anak kakak adik sedang mencari ikan dengan cara menjala dari atas perahu,” kata Supandi warga Desa Kanigoro Pagelaran, Jumat (29/7/2022).

Tiba-tiba adik korban, kata Supandi melanjutkan cerita, berteriak untuk meminta tolong pada saat perahunya terbalik.

Mengetahui, dua kakak adik itu minta tolong warga sekitar bendungan Dempok langsung menolong adik korban bernama Iksan (7). (cdm/fir)

 

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Peristiwa

Bus Rombongan MTS Turen Terperosok di Wonosari Malang

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Sebuah bus yang di tumpangi rombongan siswa Madrasah Sanawiah Annur Sawahan Turen terperosok ke jurang di Desa Plandi. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah bus yang di tumpangi rombongan siswa Madrasah Sanawiah Annur Sawahan Turen terperosok ke jurang di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang pada Sabtu (13/8/2022).

“Ada 31 orang pada bus tersebut, terdiri atas 28 siswa, dua orang guru, dan pengemudi,” ujar Kapolsek Wonosari Iptu Anwari Sidiq.

Bus tersebut terperosok ke jurang, Kapolsek melanjutkan di tumpangi siswa terguling ke tebing jalan hingga terperosok kedalam jurang sedalam 3 Meter.

Akibat kejadian tersebut, kata Sidiq, ada dua orang siswa yang harus mendapatkan perawatan dari fasilitas kesehatan terdekat.

Seorang siswa bernama Karomatun Nisa, ia terkilir di bagian pinggang dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngajum.

Satu siswa lain, kata Sidiq itu bernama Billy ia mengalami luka lecet akibat terkena pecahan kaca.

Sementara itu, puluhan siswa dan penumpang lainnya di laporkan selamat dalam kejadian tersebut. “Penumpang lainnya selamat,” kata Sidiq.

Peristiwa itu terjadi karena di duga sopir yang bernama Fathur Rozi tak mampu menguasai kemudi, saat bus menanjak tajam dan berbelok. Sehingga, bus justru mundur ketika berjalan.

“Sehingga saat di gas, bukannya menanjak tapi justru mundur,” jelasnya.

“Kebetulan selain curam, kondisi jalan juga licin akibat hujan,” sambung Sidiq.

Sementara itu, salah satu guru yang mendampingi rombongan bernama Imam Mahalli mengatakan bahwa rombongan itu rencananya akan berwisata ke taman wisata waterfall Tanaka di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari.

“Ini agenda kelas IX C MTs Annur Sawahan, Kecamatan Turen,” ujar Imam.

Sebenarnya, rencana wisata itu adalah taman pemandian Sumbermaron, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran. Namun berubah ketika dalam perjalanan.

“Di tengah jalan kami mengubah rencana ke taman wisata Umbulan Tanaka. Rombongan hanya satu bus saja. Tapi belum sampai ke tujuan sudah mengalami kecelakaan,” pungkas Imam. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Hujan Lebat Disertai Angin di Malang, Pohon Segon Buto Roboh

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Hujan lebat di sertai angin kencang terjadi di Kota Malang. Menyebabkan sebuah pohon sengon tumbang dan rantingnya menimpa dua mobil yang di parkir. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hujan lebat di sertai angin kencang terjadi di Kota Malang. Menyebabkan sebuah pohon sengon tumbang dan rantingnya menimpa dua mobil yang di parkir.

Dua mobil yang tertimpa ranting pohon tersebut, parkir di Jalan Sulawesi depan RSI Aisyah Kota Malang.

“Pohon segon buto tumbang menimpa dua mobil jenis Honda HR-V dan Toyota Agya pesok saat terparkir di tepi Jalan Sulawesi depan RSI Aisyah,” ujar saksi mata Fikri Arif Sabtu (13/8/2022).

Pohon tersebut setinggi 15 meter dengan diameter 75 centimeter tumbang akibat akar penompangnya sudah rapuh, tidak kuat menahan terjangan angin kencang.

Saat itu hujan deras terjadi sejak pukul 12.30 WIB, kata Fikri, mulai deras dan angin semakin kencang, sekitar pukul 13.45 WIB, tiba-tiba terdengar suara retakan kayu.

“Kratak….pohon tersebut langsung terlepas dari tanah dan tumbang melintang di jalanan,” ucapnya.

“Beruntung kondisi jalan saat itu sedang sepi, tapi kebetulan ada dua mobil yang parkir di sebrang RSIA Aisyiyah,” sambung Fikri.

Saat itu pemilik mobil sedang berada di dalam rumah sakit, dan tidak ada korban atas tumbangnya pohon tersebut.

“Untuk mobilnya tertimpa dahan di bagian depan, dan bagian depannya agak pesok,” ujar Arif.

Sekitar pukul 14.00 WIB petugas Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Kota Malang tiba di lokasi. Petugas melakukan evakuasi dengan pemotongan dahan.

Arus kendaraan sempat terhenti lebih kurang satu jam. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.00 dan arus jalan kembali di buka. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Seorang Pejalan Kaki Tertabrak Kereta Api di Malang

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Seorang pria pejalan kaki tertabrak kereta api di KM 70+0/1 petak jalan KPN-NB masuk wilayah Cempokomulyo Kepanjen. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Seorang pria pejalan kaki tertabrak kereta api di KM 70+0/1 petak jalan KPN-NB masuk wilayah Cempokomulyo Kepanjen, Sabtu (13/8/2022).

Peristiwa tersebut di ketahui, sekitar pukul 07.57 WIB

Melalui, Kapolsek Kepanjen Kompol Sri Widyaningsih mengatakan bahwa ada seorang pejalan kaki yang tertabrak kereta api.

“Tadi pihak Polsek Kepanjen mendapatkan laporan dari masinis ka 367 (penataran) relasi SB-BL, bahwa KA Penataran telah menabrak seorang pejalan kaki saat melintas,” ujar Widyaningsih, Sabtu (13/8/2022).

Kalau identitas korban, kata Widyaningsih, bernama Sumarlin (84) warga Jalan Anggrek, Kelurahan Cepokomulyo Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Menurut keterangan dari salah seorang warga, korban habis selesai BAB di sungai bawah jembatan KA,” terangnya.

Setelah selesai BAB, korban naik ke atas tanpa melihat ke arah sekitar, dan saat bersamaan dari arah utara melintas KA Penataran, korban tertabrak.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi.

“Jenasah korban di evakuasi ke RSUD Kepanjen untuk di mintakan visum,” pungkas Widyaningsih. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com