Pemerintahan
Wali Kota Malang Ajak Gugus Tugas Perbaiki Kinerja, Segera Naik Standar KLA Utama

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengajak seluruh gugus tugas layak anak untuk terus membenahi kinerja setiap indikator Kota Layak Anak (KLA) agar Kota Malang segera memenuhi standar KLA Utama.
Hal tersebut di sampaikan oleh Wali Kota Malang, dalam acara penghargaan yang di gelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Bogor, Jumat (22/7/2022).
Kota Malang untuk kedua kalinya berhasil meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) Kategori Nindya.
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemenuhan empat hak dasar anak.
“Hak hidup, hak tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi anak. Pemenuhan hak tersebut sifatnya sangat kompleks sehingga komitmen lintas sektor sangat dibutuhkan,” terang Bintang.
Raihan predikat Nindya untuk Kota Malang juga tidak lepas dari kolaborasi para pihak dalam lima klaster KLA.
Di antaranya lewat pemenuhan hak sipil, seperti kepemilikan akta kelahiran yang telah mencapai di atas 96 persen.
Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Anak hingga tahun 2022 juga telah mengakomodir 103 usulan anak-anak Kota Malang.
Dari sisi anggaran, komitmen tinggi juga di tunjukkan Pemerintah Kota Malang mulai tahun 2022 mengalokasikan anggaran khusus pro anak di setiap kecamatan dan kelurahan.
Selain itu, Kota Malang juga telah membentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Sekolah Kartini, dan memiliki berbagai fasilitas ramah anak seperti sekolah, puskesmas, ruang laktasi, ruang bermain, hingga pojok baca dan kanal informasi layak anak.
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengajak seluruh gugus tugas layak anak untuk terus membenahi kinerja setiap indikator KLA agar Kota Malang segera memenuhi standar KLA Utama.
“Di antara rasa syukur, tentu terselip harapan agar seluruh tim bekerja lebih keras memastikan kota ini semakin layak untuk anak-anak. Esensinya di sana, bukan penghargaannya,” tegas Sutiaji.
Terpisah, Kadinsos P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Disdikbud untuk mewujudkan KLA tingkat utama.
“Saat ini, status KLA Kota Malang masih di tingkat nindya. Kami juga melakukan program dengan CSR agar kualitas menjadi kota yang ramah anak dan penyandang disabilitas bisa terjamin,” pungkas Penny. (tik/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan



































