Connect with us

Pemerintahan

Inovasi Puskesmas Janti, Kanal Pengaduan Braille Dirintis Tahun 2021

Diterbitkan

,

Inovasi Puskesmas Jati, Kanal Pengaduan Braille Dirintis Tahun 2021
Puskesmas Janti Kota Malang merintis pengaduan berbasis braille (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Puskesmas Janti Kota Malang merintis pengaduan berbasis braille.

Kepala Puskesmas Janti, Endang Listyowati, S.Kep.Ners, M.MKes, menyampaikan bahwa terobosan kanal pengaduan dengan huruf braille tersebut mulai dirintis tahun 2021 lalu.

“Kami coba hadirkan fitur ini agar menambah kemandirian penyandang disabilitas yang datang ke Puskesmas Janti,” ujarnya.

“Pendampingan disiapkan dan sejauh ini responnya baik,” sambung Endang.

Layanan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengembangan dari inovasi Braille E-Ticket and Extraordinary Access for Visual Disabilities (BREXIT) yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2017 dan sempat meraih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Nasional 2020.

Endang menambahkan, dalam kurun 2019-2021 pihaknya juga terus memperkuat respons pengaduan via kanal media sosial bagi masyarakat umum.

Selain itu, pengaduan telah terintegrasi dengan sistem nasional SP4N LAPOR! sehingga lebih akuntabel dan terukur.

“Persentase penyelesaian pengaduan berhasil ditingkatkan dari 78 persen di tahun 2019 menjadi 100 persen di tahun 2020 dan 2021,” kata Endang.

“Untuk kecepatan waktu respons, 72,2 persen dituntaskan dalam waktu maksimal dua hari kerja,” lanjutnya.

Dalam kompetisi P4 Tahun 2022, dua Unit Pelayanan Publik (UPP) dari Kota Malang, yakni Puskesmas Janti dan Perumda Tugu Tirta lolos ke tahap evaluasi lanjutan bagi 51 besar peserta dari seluruh Indonesia.

Sederet pakar berintegritas dari berbagai bidang keilmuan turut menjadi juri dalam kompetisi ini.

Di antaranya, Gita Wirjawan, Meuthia Gani Rochman, Taufiq Rahman, Eva Kusuma Sundari, dan Sad Dian Utomo. (carep01/fir)

 

Advertisement

Terpopuler