Connect with us

Pemerintahan

Dinsos-P3AP2KB Usulkan Sanksi Pemberi Sedekah ke Pengemis

Diterbitkan

,

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mengusulkan sanksi bagi pemberi sedekah ke pengemis.

“Jadi, kami berantas semuanya. Pemberi juga di kenakan sanksi” ujar Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani.

Perda Kota Malang nomor 9/2013, lanjut Penny, belum mengatur mengenai pemberian sanksi kepada pemberi sedekah ke anak jalanan, gelandangan, maupun pengemis.

Menurut Penny, pemberian sanksi tersebut merupakan upaya untuk mengubah pola pikir anak jalanan, gelandangan, dan pengemis yang menggantungkan diri dengan meminta di jalanan.

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang sudah melakukan berbagai upaya untuk mengubah pola pikir anak jalanan, gelandangan, dan pengemis.

Mulai dari sosialisasi, pembinaan mental, pemberian wadah untuk berkreasi, dan pemberian pelatihan kerja.

Sebagai contoh, kata Penny, perkembangan Kampung Topeng.

Saat ini tersisa 33 kepala keluarga yang menempati Kampung Topeng untuk mendapatkan fasilitas tempat tinggal dan berkreasi.

Pihaknya menargetkan keluarga yang menempati Kampung Topeng bisa di ganti dengan anak jalanan, gelandangan atau pengemis lain maksimal lima tahun.

“Kami sudah membina, tapi mereka kembali mengemis. Mereka bisa mendapat Rp 65.000 saat sepi. Kalau Jumat di masjid, bisa dapat banyak,” ungkapnya. (carep01/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih