Pemerintahan
HUT ke 108 Kota Malang, Semangat Kolaborasi, Akselerasi, dan Bangkit Bersama

KABARMALANG.COM – Upacara bendera dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Malang resmi di gelar.
Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, mengingatkan bahwa peringatan hari jadi Kota Malang ini sebagai momentum untuk membangun kembali sendi-sendi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
Optimisme kebangkitan ini menurut Wali Kota Sutiaji tidak terlepas dari penanganan pandemi yang semakin baik.
“HUT Kota Malang ini menjadi sebuah refleksi semangat kebangkitan untuk membenahi setiap sektor pembangunan yang terdampak melalui penguatan kolaborasi dan kebersatuan guna menciptakan akselerasi pembangunan yang mensejahterahkan,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Ini menjadi sejalan dengan tema yang melatari HUT ke-108 Kota Malang, ‘Kolaborasi, Akselerasi dan Bangkit Bersama’.
Wali Kota Sutiaji menjelaskan optimisme kebangkitan ini tercermin dengan kembali bergeliatnya pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.
Kendati sempat terkontraksi di angka -2,26% di tahun 2020, di tahun 2021 melesat ke angka 4,21% melampaui angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 3,57%.
Ke depan, arah pembangunan Kota Malang akan berfokus pada pemantapan industri kreatif melalui transformasi digital, yang di dukung dengan infrastruktur yang terintegrasi.
Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi kreatif sendiri, yang sempat terkontraksi hingga -8,85% akibat pandemi pada 2020, namun pada 2021 telah tumbuh melejit mencapai 4,96%.
“Tidak dapat di pungkiri, geliat ekonomi kreatif berhasil memberikan kontribusi dalam mendorong naiknya angka pertumbuhan ekonomi di Kota Malang,” Sutiaji.
Senada dengan itu, Sutiaji turut menjelaskan pada 2022 hingga 2023 ke depan, pemerintah Kota Malang menjalani kebijakan Malang mendunia dengan memacu ketertarikan korporasi global untuk berinvestasi di Kota Malang.
Memperluas pasar dan mengedepankan aktivasi dunia usaha guna menciptakan iklim usaha yang kondusif.
“Saat ini, spirit dalam menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis ekraf sudah berdampak luas bagi masyarakat, melalui pengembangan 17 subsektor ekraf yang di miliki Kota Malang mampu menyediakan kurang lebih 12.823 lapangan usaha,” ungkap Sutiaji.
Karenanya, Sutiaji turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kerjasama, dukungan, partisipasi serta perjuangan bersama seluruh elemen masyarakat Kota Malang.
Dalam mengawal keberhasilan pelaksanaan berbagai program pembangunan.
“Tentu terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada seluruh stakeholders, komunitas, serta masyarakat Bumi Arema yang kita cintai dengan terus menerus mendorong bagaimana Kota Malang kedepannya ini membawa kemajuan di seluruh bidang kehidupan,” pungkas Sutiaji. (carep01/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































