Connect with us

Pemerintahan

Dinsos-P3AP2KB Punya 6 Kampung KB Binaan di Kota Malang

Diterbitkan

,

Catatan Dinsos, Ada 47 Laporan Perebutan Anak Akibat Penceraian
Dinsos-P3AP2KB Kota Malang memiliki enam binaan kampung keluarga berencana (KB)

 

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang memiliki enam binaan kampung keluarga berencana (KB) di lima kecamatan Kota Malang.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Sri Umiasih mengatakan enam Kampung KB yang sudah di bina oleh Dinsos-P3AP2KB merupakan kawasan yang padat penduduk.

“Arahnya program kami, kesehatan reproduksi dan meningkatkan akseptor cakupan KB,” ujar Umi yang akrab disapa.

Akseptor KB sendiri merupakan anggota masyarakat yang mengikuti gerakan KB dengan melaksanakan penggunaan alat kontrasepsi.

Peserta KB baru yaitu pasangan usia subur (PUS) yang pertama menggunakan kontrasepsi setelah mengalami kehamilan yang berakhir dengan keguguran atau persalinan.

Sebanyak enam kelurahan yang saat ini telah memiliki kampung KB yakni Kelurahan Kotalama, Kelurahan Tlogowaru, Kelurahan Dinoyo, Kelurahan Bareng, Kelurahan Tanjungrejo, serta Kelurahan Bunulrejo.

Khusus untuk Kelurahan Bunulrejo ditetapkan sebagai kampung KB percontohan di Kota Malang.

Untuk pemilihan lokasi kampung KB, Dinsos mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya kepadatan penduduk dan faktor ekonomi masyarakat di masing-masing wilayah.

“Jadi, kepadatan penduduk yang kami sasar. Kayak Bareng kan kami milih padat-padat. Sama ekonomi waktu pembentukan awal itu dirasa ekonominya kurang meningkat,” katanya.

Menurut Umi, kampung KB yang ada di Kota Malang dalam meningkatkan akseptor KB berjalan secara lancar dan efektif.

Selain itu, satu Kampung KB tidak hanya mewadahi masyarakat di kelurahan yang memiliki kampung KB.

“Jadi begini, kampung KB di satu kecamatan itu tidak hanya satu kelurahan, tapi juga memungkinkan untuk kelurahan-kelurahan lain juga ikut gabung di satu kelurahan. Kalau ada kegiatan, kelurahan lain ikut bergabung di situ,” kata Umi.

Sementara itu, untuk tahun 2022 ini, Dinsos belum menargetkan akan menambah jumlah binaan kampung KB di Kota Malang.

Dinsos akan fokus membina enam kampung KB terlebih dahulu agar dapat berjalan efektif dan pengetahuan perihal KB dapat mengakar di masyarakat sekitar.

“Harapannya semoga ke depan (Kampung KB) dapat menyeluruh secara bertahap, sesuai yang di butuhkan,” Umi mengakhiri. (carep01/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih