Pemerintahan
Musrenbang Perempuan Dorong Partisipasi Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial

KABARMALANG.COM – Pemkot Malang melalui Bappeda menggelar Musrenbang Perempuan agar terwujudnya kesetaraan gender dalam pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan di Kota Malang.
Wali Kota Malang, H. Sutiaji mengatakan bahwa perempuan memiliki peranan dan kedudukan yang sangat penting dalam pembangunan.
Perempuan merupakan pilar negara, perempuan juga adalah ibu bangsa. Perempuan adalah pendidik utama dan pertama bagi putra-putrinya.
Potensi perempuan bagi daerah jika daerah ingin maju maka potensi perempuan harus dikelola dengan baik agar mampu berperan sebagaimana harapan di atas.
Dari data yang ada, lanjutnya, jumlah penduduk di Kota Malang adalah 843.810 orang yang terdiri dari laki-laki sebanyak 419.901 orang dan perempuan sebanyak 423.909 orang; dari jumlah tersebut menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih banyak 50,24% dari jumlah laki-laki.
“Hal ini menunjukkan perempuan di Kota Malang memiliki peran penting dan strategis dalam mensukseskan pembangunan di Kota Malang,” tegas Sutiaji, Kamis (17/02).
“Ada 5 hak utama perempuan yaitu hak dalam ketenagakerjaan, hak dalam kesehatan, hak dalam pendidikan, hak dalam perkawinan dan keluarga, serta hak dalam kehidupan publik dan politik; perwujudan hak-hak tersebut menjadi komitmen Pemerintah Daerah yang tersurat dalam misi ketiga RPJMD 2018 – 2023,” kata Sutiaji.
Berdasarkan hal di atas maka pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera.
Melalui partisipasi yang sejajar dalam semua aspek pembangunan merupakan kewajiban dari seluruh warga negara.
Setara dalam akses, kontrol, partisipasi dan manfaat untuk itu perempuan harus mampu meningkatkan kualitas dirinya.
Dan berkontribusi langsung dalam proses pembangunan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga proses evaluasi program pembangunan.
Wali Kota Sutiaji juga menyampaikan agar pemantapan industri kreatif melalui transformasi digital itu dukungan infrastruktur yang terintegrasi.
Sementara Dwi Rahayu, Kepala Bappeda Kota Malang mengatakan bahwa Musrenbang Perempuan ini menjaring aspirasi dan keterlibatan aktif perempuan di Kota Malang dalam pembangunan.
“Melalui kegiatan ini agar bisa memperkuat tahapan Kota Malang membangun kesetaraan gender dan inklusi sosial,” jelasnya.(carep01/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































