Connect with us

Pemerintahan

Syarat Masuk TNI AD, Ini Program Terbaru KSAD Jenderal Dudung

Diterbitkan

,

Syarat Masuk TNI AD, Ini Program Terbaru KSAD Jenderal Dudung
Sosialisasi program baru KSAD soal syarat masuk TNI AD jalur lintas agama di Kota Malang. (foto : Penerangan Kodim 0833 for Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Kodim 0833/Kota Malang gencar melaksanakan sosialisasi program baru syarat masuk TNI AD di beberapa MA yang ada di Kota Malang.

Program baru itu bernama rekrutmen penerimaan prajurit TNI AD khusus jalur lintas agama berjalan secara kontinyu.

Contohnya, sosialisasi di MA Yayasan Hidayatul Muhtadi’in Jalan KH Yusuf RT 01 RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Selasa (18/1), Kodim 0833 melaksanakan sosialisasi pendaftaran calon bintara (caba) PK santri dan lintas agama di MA yayasan Hidayatul Mubtadi’in.

Siswa-siswi dan guru MA tersebut hadir dalam sosialisasi dari Kodim 0833, Selasa (18/1).

Ini untuk memastikan para siswa SMA di Kota Malang memiliki pemahaman bernegara dalam tatanan NKRI.

Dandim 0833/Kota Malang melalui Pasipers Kodim 0833 Kapten Kav Sumaryono mengabarkan, sosialisasi rekrutmen calon prajurit TNI/AD ini penting bagi generasi penerus bangsa.

Dalam sosialisasi, Sumaryono memberikan pemahaman mendasar tentang bernegara. Dia pun sekaligus bertindak sebagai narasumber pemateri.

Syarat masuk sebagai calon prajurit TNI AD melalui jalur Khusus Lintas Agama merupakan salah satu program KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrahman.

“Alasan beliau merekrut santri dan Lintas Agama menjadi prajurit TNI karena mereka sudah terdidik baik dari segi moral maupun akhlaknya,” jelasnya.

Sumaryono menyampaikan, rekrutmen penerimaan calon TNI AD melalui jalur lintas agama ini baru pertama kali tergelar.

Ini merupakan program baru dari KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurahman.

Kabar Lainnya : 30 Wisata Kabupaten Malang Buka Selama Nataru.

Dalam merekrut calon prajurit TNI AD (Bintara) lewat jalur khusus santri dan Lintas Agama, para siswa tentunya harus memenuhi persyaratan.

“Adapun hal penting adanya persyaratan umum yaitu WNI. Setia kepada NKRI. Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun,” katanya.

Kemudian, siswa lintas agama ini tidak boleh memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani.

Selain itu, mereka harus lulus persyaratan Khusus Lintas Agama.

“Seperti uji kompetensi dalam keagamaannya masing-masing serta plus dengan adanya persyaratan lainnya,” paparnya.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kepala MA Sugeng, Spd.

Kemudian, Kepala MTs Zaerozi, SAg. Hadir pula Babinsa Tasikmadu Serka Suhadi dan para guru MA Hidayatul Muhtadin.(kbr/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih