Connect with us

Pemerintahan

Kota Malang Dukung Satgas Saber Pungli

Diterbitkan

,

Sosialisasi Satgas Saber Pungli

KabarMalang.com – Kemenko Polhukam bersama Universitas Brawijaya menyelenggarakan sosialisasi Satgas Saber Pungli. Langkah ini demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang jauh dari korupsi.

Sosialisasi dilakukan dengan menjabarkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Kamis (5/9).

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Walikota Malang, Rektor Universitas Brawijaya, Kapokja Pencegahan Satgas Saber Pungli, Sekretaris Satgas Saber Pungli, pimpinan TNI, Polri, dan jajaran pejabat lainnya, dan serta perwakilan mahasiswa dari berbagai Universitas di Kota Malang.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pencerahan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pengertian pungli. Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa sosialisasi tentang pungli ini sangat penting dalam konteks pencegahan, karena sejatinya parameter kesuksesan dari penyelesaian masalah ini bukan hanya dari jumlah laporan yang masuk dan ditindaklanjuti, namun dari bagaimana kita menciptakan iklim yang bebas dari pungli lewat adanya pemahaman.

Emil Dardak menyampaikan 3 tahap yang sedang dilakukan pada lingkungan pemprov Jatim. Menurut Emil, ada beberapa pembenahan yang harus ditindaklanjut dengan segera. Yang pertama, standar pelayanan dan SOP.

“Kita ada Tistas (gratis berkualitas) dan sebagainya itu tentu perlu peninjauan pengejawantahan yang jelas. Yang kedua, publikasinya baru di lingkungan OPD-nya saja, belum untuk kita publish ke publik yang menjadi stakeholder. Oleh karena itu sekarang kita sudah mendesentralisasi pelayanan kita,” ungkap Emil.

“Sekarang kita dekatkan ke seluruh penjuru Jawa Timur, di setiap Bakorwil termasuk di Malang, mulai tahun ini nggak perlu repot-repot ke Surabaya, bisa urus izin di Bakorwil Malang,” sambungnya. Dikatakan, hal itu adalah bentuk dari kemudahan pelayanan. Yang berikutnya, lanjut Emil, memang dari masing-masing dari pimpinan OPD masih perlu meningkatkan pemantauannya, dan harus komitmen mengurus Satgas Saber Pungli.

“Mulai tahun ini kita sudah anggarkan di perubahan, kita akan membangun posko UPP Saber Pungli Jawa Timur. Posko ini adalah bentuk keseriusan untuk mendukung segala lini kegiatan yang dijalankan Satgas Saber Pungli,” pungkas Emil.

Sementara Walikota Malang Sutiaji yang turut hadir pada sosialisasi itu, juga menyampaikan dukungan dan komitmennya dengan satgas saber pungli ditingkat kota. Pemkot Malang bekerjasama dengan kajaksaan dan Kepolisian sebagai leading sector untuk berkomitmen memberantas pungli.

“Saya harapkan agar kita semua bersama-sama menyatakan perang terhadap pungli, sehingga semua pelayanan publik terhadap masyarakat dapat maksimal,” ungkap Sutiaji terpisah. (fir/riz)

 

 

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana

Diterbitkan

,

Kabar Cuaca Malang, Hujan Deras Masih Berpotensi Bencana
Perkiraan cuaca di Jawa Timur. (Foto: BMKG)

 

KABARMALANG.COM – Cuaca ekstrem masih menghantui kabar cuaca Malang Raya. Terbukti hujan deras akhir-akhir ini kerap melanda.

BMKG memperingatkan potensi banjir di wilayah Malang Raya. Yakni, tanggal 7 Maret mendatang dengan level waspada.

Prakirawan BMKG Karangploso, Edythya Ferlani W membenarkan. Kabar cuaca Malang terpengaruh aktivitas uap air Pasifik.

Kabar Lainnya : Cuaca Memburuk, 15 Pohon Besar Tumbang.

Tepatnya, uap dari Samudra Pasifik Timur ke Pasifik Barat. Sehingga dapat meningkatkan aktivitas pembentukan awan hujan. Khususnya wilayah Indonesia bagian timur.

“Itu perkiraan kondisi global. Sedangkan perkiraan kondisi regional terpantau adanya Madden Jullian Oscillation (MJO). Tanggal 04 Maret 2021 berada pada kuadran 7 (Western Pacific),” ungkapnya.

MJO merupakan elemen variabilitas intra musiman terbesar. Yakni 30 hingga 90 hari pada kondisi atmosfer tropis.

Menurutnya, model filter spasial MJO menunjukkan adanya aktivitas gangguan MJO. Yaitu di wilayah Samudra Hindia Selatan Bengkulu hingga selatan Jawa.

Kemudian di Perairan timur Australia. Sehingga, mampu meningkatkan aktivitas cuaca.

“Hal itu berakibat meningkatkan aktivitas konvektif di wilayah tersebut,” tuturnya.

Salah satu dampak aktivitas tersebut di antaranya sirkulasi siklonik. Yang terpantau di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur-NTB.

Sehingga, aktivitas ini membentuk daerah pertemuan kecepatan angin. Yang memanjang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Kemudian di pesisir selatan Yogyakarta dan di NTB bagian barat.

“Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang. Yaitu di Selat Malaka, pesisir barat Sumatera. Dari Jambi hingga Lampung. Dari Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang

Diterbitkan

,

Ratusan Wartawan Ikuti Suntik Vaksin Tahap 2 Kota Malang
Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com saat vaksinasi Covid-19 di Persada Hospital Malang (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Ratusan pekerja media telah melaksanakan vaksinasi tahap 2 Kota Malang. Vaksinasi wartawan sendiri telah memasuki hari kedua.

Hari pertama berlangsung di Puskesmas Kedungkandang, Kamis (4/3), dengan kuota 60 orang. Lalu hari ini (5/3), terhelat di Persada Hospital Malang, dengan jatah 40 awak media.

Direktur Persada Hospital Malang, dr Sigit Riyarto membenarkan. Pemkot Malang menunjuk Persada sebagai lokasi vaksinasi tahap ke dua untuk petugas pelayanan publik.

“Kami memiliki kapasitas sebanyak 200-an per hari. Alhamdulilah hari ini juga sukses ya. Barengan sama vaksinasi untuk guru juga,” ujar Sigit, kepada wartawan, Jumat (5/3).

Kabar Lainnya : Selalu Raih Prestasi Terbaik, GABSI Kota Malang Tiap Ikuti Turnamen.

Persada Hospital menyiapkan dua tenaga vaksinator resmi. Sejumlah petugas pembantu juga ada untuk proses tahapan vaksinasi.

“Kita sediakan 4 meja. Ada bagian pendaftaran, screening, pemberian vaksinasi dan observasi. Kurang lebih ada sekitar 12 sampai 15 petugas. Termasuk dua vaksinator,” ungkapnya.

Sigit menuturkan ada beberapa wartawan yang mengalami gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan, usai suntik vaksin.

“Seperti nyeri di area suntikan. Tetapi ada juga beberapa orang yang mengalami demam kemudian sakit kepala. Ada yang mual juga tapi tidak banyak,” paparnya.

Lucky Aditya Ramadhan, wartawan Beritajatim.com berkomentar. Dia bersyukur tidak mengalami gejala apapun setelah vaksin.

“Alhamdulillah saya sudah vaksin, tidak ada gejala apapun. Rasanya hanya nyeri, namanya suntik pasti nyeri, gak mungkin geli,” ungkapnya.

Sam Ikul, sapaannya, akan kembali untuk suntik dosis kedua. Dia juga  mengharap seluruh masyarakat mendapat jatah untuk vaksin.

“Semoga semua masyarakat Indonesia mendapat kesempatan yang sama. Karena kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

800 CPMI Kabupaten Malang Sudah Berangkat Ke Hongkong

Diterbitkan

,

Kadisnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo. (Foto : Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sedang berbahagia. Pasalnya, mereka sudah berangkat ke negara tujuan kerjanya.

Sebelumnya, keberangkatan mereka sempat tertunda. Harusnya CPMI ini berangkat awal pandemi covid-19, 2020 lalu.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo membenarkan. Dia mengatakan CPMI sudah berangkat pada Januari 2021 lalu.

“Jumlahnya ada sekitar 800 orang,” kata Yoyok kepada wartawan, Jumat (5/3).

Sebenarnya, persyaratan mereka sudah lengkap. Tetapi kebijakan pemerintah dan negara tujuan menghambat keberangkatan mereka.

“Pada awal pandemi, akhirnya tertunda. Tapi sekarang sudah berangkat semua,” ungkapnya.

Negara tujuan keberangkatan 800 CPMI itu adalah Hongkong. Sementara untuk negara yang lain masih belum buka.

800 orang sudah kami beri pembekalan dan tes Covid-19. Jadi kami pastikan mereka sehat dan bebas dari Covid-19,” tuturnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com