Connect with us

Peristiwa

Nasib Pria Depresi Di Malang, Diceraikan, Akhirnya Mati Sendirian

Published

on

Nasib Pria Depresi Di Malang, Diceraikan, Mati Sendirian
Olah TKP Polsek Poncokusumo di lokasi penemuan mayat. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Nasib pria depresi di Dusun Wonosari, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang ini sungguh getir.

Setelah bercerai dengan istrinya, hidupnya tanpa arah.

Akhirnya nasib pria depresi itu adalah meninggal sendirian di kebun bambu di Dusun Wonosari, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Jenazahnya baru ketemu Rabu (17/11) malam.

“Korban kami duga meninggal sudah sekitar empat hari lamanya. Terlihat dari kondisi korban yang sudah lebam,” ucap Kapolsek Poncokusumo AKP Sumarsono, Kamis (18/11).

Pria itu berinisial S, 55. Warga menemukannya di kebun bambu belakang rumah korban.

Penemuan mayat korban ini berawal dari kecurigaan Rohman, 53, tetangga korban.

“Awalnya ada tetangga korban yang curiga. Karena korban yang tinggal sendirian di rumahnya tersebut, sudah beberapa hari tidak pulang ke rumahnya,” kata Sumarsono.

Akhirnya Rohman melaporkan kecurigaannya tersebut kepada kepala dusun Wonosari, Muhammad, 46.

Selanjutnya Muhammad bersama para warga sepakat untuk mendobrak pintu rumah korban.

“Setelah pintu terbuka, ternyata rumah dalam keadaan sepi,” tuturnya.

Karena tidak menemukan korban, maka warga mencarinya di sekitar rumah.

“Korban ketemu di ladang atau kebun bambu belakang rumah korban. Kondisi sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Kejadian ini pun membuat masyarakat setempat heboh. Mereka datang berbondong-bondong ke lokasi untuk melihat kondisi korban.

Sementara polisi yang mendapatkan laporan mengenai kematian korban, langsung ke lokasi kejadian. Polsek Poncokusumo pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah melakukan olah TKP, korban langsung menuju Rumah Sakit Syaiful Anwar Kota Malang untuk visum. Dari hasil outopsi tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.

“Pihak keluarga sudah menerima hasil outopsi, dan menyatakan terima dengan kematian korban,” terangnya.

“Sementara berdasarkan keterangan dari beberapa saksi, korban mengalami depresi sejak bercerai dengan istrinya,” imbuhnya.

Saat ini, jenazah korban sudah berada di rumah keluarga untuk pemakaman.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler