Pemerintahan
Koramil Sukun Kawal Nakes Gelar 3T Di Bandungrejosari

KABARMALANG.COM – Koramil Sukun mengawal tenaga kesehatan pelaksana tracing, testing dan treatment (3T) di wilayah Bandungrejosari Sukun Kota Malang.
Tracing dan testing ini terlaksana Selasa, 26 Oktober 2021, hari ini.
Danramil Sukun, Kapten Kav Aan Jauhari bersama Babinsa Bandungrejosari Serma Daman Wihanto turut mengawal pelaksanaan 3T tersebut.
“Kami mengawal tes swab antigen untuk 35 warga di kawasan Kelurahan Bandungrejosari yang kontak erat dengan suspek,” kata Aan.
Sebelum ini, nakes mendeteksi ada suspek sejumlah satu orang di kawasan tersebut. Sehingga, Puskesmas Janti turun lapangan untuk mendeteksi para kontak erat.
Hadir dalam 3T ini antara lain nakes Puskesmas Janti, Lurah Bandungrejosari, Polsek Sukun, Koramil Sukun serta Satgas Covid-19 Bandungrejosari.
“Pukul 08.00 WIB, swab terlaksana di depan Polsek Sukun. Kemudian kami geser ke salah satu wilayah warga, dan finish jam 10.00 WIB,” ringkasnya.
Dari hasil swab antigen, 35 orang tersebut aman. “Hasil swab, semuanya negatif,” tutupnya.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































