Connect with us

Peristiwa

Pencurian ATM Di Singosari Malang, Pelaku Bonyok Diamuk Massa

Published

on

Pencurian ATM Di Singosari Malang, Pelaku Bonyok Diamuk Massa
Pelaku pencurian ATM di Singosari Kabupaten Malang setelah diselamatkan Reskrim Polsek Singosari dan anggota Kostrad dari amukan massa. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Pelaku pencurian di Anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Kostrad, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, tertangkap masyarakat.

Tersangka berinisial MT, 40, warga Sulawesi Selatan itu pun menjadi sansak hidup dan sasaran amuk massa, Senin (4/10) kemarin.

Mulanya, penangkapan ini berawal dari salah satu korbannya, R, 30.

Dahulu, R sudah pernah menjadi korban dari MT. Saat itu, MT berpura-pura membantu R yang kesulitan menarik uang di mesin ATM.

Tetapi, rupanya MT ini mengintip pin nomor rekening milik R. Dia kemudian melakukan pencurian ATM di Singosari itu, bermodal nomor pin rekening ini.

Namun, bukannya menghilang dari kawasan Singosari setelah mencuri, MT malah kembali. Dia beraksi lagi di ATM yang juga berada di lingkungan Kostrad.

Sontak saja, Senin (4/10), R yang kesehariannya mengelola salon, langsung berteriak maling ketika melihat MT berkeliaran di ATM tersebut.

IMG 20211004 WA0049 696x928 1

Wajah MT, asal Sulsel, yang masih utuh sebelum massa menghajarnya. (foto : ist)

Warga sekitar di Jalan Raya Singosari Karangjati, Ardimulyo Singosari langsung merespon.

Begitu mengetahui asal usul R yang menjadi korban pencurian di ATM, massa langsung mengamuk.

MT sudah berdarah-darah saat anggota TNI Kostrad dan Polsek Singosari merapat dan menyelamatkan pelaku.

Kapolsek Singosari Kompol Okta Panjaitan membenarkan.

Tersangka, sampai hari ini, Selasa (5/10), masih meringkuk dalam kondisi wajah bonyok di sel tahanan Mapolsek Singosari.

“Kami masih mengembangkan keterangan MT. Karena, kami masih menelusuri, tempat lain yang juga menjadi sasaran MT,” tegasnya.

Kabar Lainnya : Kecelakaan Di Kendalpayak Malang, Satu Meninggal Terlindas Mobil.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono menambahkan, MT melakukan aksinya dengan modus berpura-pura membantu korban saat kesulitan menarik uang di mesin ATM.

Dugaan awal, pelaku dengan lihai mengambil kartu ATM milik korban. Pelaku juga sudah mengetahui pin nomor rekening saat berpura-pura membantu korban.

“Korban saat ke mesin ATM, memergoki pria yang dulu dia duga mencuri kartu ATM,” ringkasnya.

“Korban mengaku sempat mengecek buku tabungan. Uangnya berkurang pertama Rp 12 juta rupiah dan kedua berkurang Rp 700 ribu rupiah,” akhirnya.

Sementara itu, sejumlah netizen di media sosial juga berkomentar atas penangkapan ini. Mereka mengejek pelaku yang nekat memilih lokasi pencurian dekat markas tentara.

“Terlalu pintar pilih lokasi kejahatan, ha ha ha,” kicau akun Instagram @revinzsadewa di Ngalamlop.

Begitu juga, akun @banniadam mengejek pelaku yang tidak sekalian mencuri di dalam markas tentara, supaya sekalian setor nyawa.

“Kok gak mesisan brankase Kostrad mbok jupuk. Cek mesisan rijik pisan umiar. (Kok tidak sekalian brankasnya Kostrad kamu ambil. Biar sekalian bersih mukamu),” kicau netizen.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler