Connect with us

Pemerintahan

Kemenkumham Doa Bagi Indonesia Di Hari Kesaktian Pancasila

Published

on

Kemenkumham Doa Bagi Indonesia Di Hari Kesaktian Pancasila
Doa Kumham Untuk Negeri bersama perwakilan lima agama. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Kemenkumham menaikkan doa bersama bagi Indonesia pada Jumat (1/10) tepat pada peringatan hari Kesaktian Pancasila.

Kegiatan Doa Kumham untuk Negeri menghadirkan perwakilan lima agama.

Yaitu Prof Nasarudin Umur (Islam), Pdt Bernard Manik (Kristen), Romo Paulus Andri Astanto (Katolik), Ida Pinandita KHRT Astono Candra Dana (Hindu), dan Suhu Pushan (Budha).

Sementara itu, segenap jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia mengikuti dan menaikkan doa secara serentak melalui live streaming.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly mengatakan bahwa penting untuk mendoakan kesejahteraan     masyarakat Indonesia.

Doa ini juga berkumandang untuk pegawai Kemenkumham agar mendapat kelancaran dan keselamatan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Doa merupakan senjata spiritual bagi kita, yang tentunya sangat ampuh dalam melindungi diri kita. Guna mendukung keberhasilan program yang dicanangkan oleh pemerintah,” jelas Yasonna di Graha Pengayoman, Jumat (1/10).

Sudah banyak upaya Kemenkumham agar tetap sehat dan produktif di tengah pandemi covid-19.

Kemenkumham mengakomodasi vaksin bagi para pegawai. Kemenkumham juga melakukan swab antigen dan PCR kepada pegawai, penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Serta pemberian bansos kepada masyarakat dan pegawai terdampak covid-19.

Menurut Yasonna, kegiatan Doa Kumham untuk Negeri merupakan ikhtiar batin. Guna menyempurnakan upaya lahir pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani pandemi ini.

“Semoga ikhtiar ini mampu menggerakkan kesadaran bersama untuk terus mendoakan negeri ini, optimis pandemi akan berlalu,” tutur Menkumham.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Komjen Pol Andap Budhi Revianto meyakini segala upaya dengan doa akan membawa kebaikan.

Sekjen berharap Kemenkumham semakin profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan inovatif dalam menghadapi berbagai dinamika yang ada.

“Doa yang terbaik bagi Kemenkumham, doa yang terbaik bagi negeri kita tercinta Indonesia. Teriring harapan kita semua semoga apa yang kita mohonkan bersama dapat dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Sekjen.

 

Advertisement

Terpopuler