Connect with us

Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gandeng Satpol, Tegur Usaha Penunggak Pajak

Diterbitkan

,

Bapenda Kota Malang Gandeng Satpol, Tegur Usaha Penunggak Pajak
Bapenda dan Satpol PP Kota Malang saat menunggu surat pernyataan dari wajib pajak pengelola usaha yang memiliki tunggakan.

 

KABARMALANG.COM – Badan Pendapatan Daerah Kota Malang menggandeng Satpol PP untuk menggelar operasi penegakan peraturan daerah tentang perpajakan, Senin (13/9).

Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto melalui Kabid Perencanaan dan Pengembangan PAD, Badan Pendapatan Daerah Kota Malang, Dwi Cahyo Teguh Yuwono mengabarkan hal ini.

“Ini merupakan giat bersama Bapenda dengan Satpol PP. Dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah melalui penegakan Perda kepatuhan wajib pajak,” ujar Cahyo kepada Kabarmalang.com.

Penegakan perda tentang pajak daerah ini membidik sejumlah tempat usaha yang menunggak pembayaran pajak daerah.

“Giat bersama ini dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah,” tambahnya.

Bapenda dan Satpol PP Kota Malang saat meminta surat pernyataan dari wajib pajak.

Dalam operasi, tim Satpol PP dan Bapenda bergerak bersama mendatangi sejumlah tempat usaha yang menunggak pajak.

Kasi Ops Satpol PP Kota Malang, Antonius Vierra mengatakan, Satpol dan Bapenda mendatangi sejumlah tempat usaha yang masih beroperasi.

“Pertama, kami datang ke restoran di lantai atas Citihub Jalan Basuki Rahmat. Kemudian, ke Arbanat Jalan Terusan Dieng. Lalu, ke Geprek Bensu di Suhat, sebelum berpencar menjadi lima tim,” ujar Anton.

Lima tim ini berpencar untuk memberi penegasan kepada tempat usaha yang belum membayar pajak, atau menunggak pajak.

“Ada yang bergerak ke Jalan Kalpataru. Ada yang ke Blimbing, ada yang ke Dinoyo dan juga ke daerah lain. Intinya kami penegakan sejumlah perda, tentang pajak daerah,” terangnya.

Menurut Anton, sejumlah tempat yang kena semprit Bapenda adalah mereka yang menunggak pajak atau tidak laporan.

Bapenda dan Satpol PP Kota Malang saat menemui wajib pajak untuk mengingatkan tunggakan pajak.

“Kebanyakan menunggak pajak. Satu tahun tidak bayar. Atau tidak laporan pajaknya. Satpol PP sebagai penegak perda, membantu operasi Bapenda ini,” tambah Anton.

Tindakan dari Bapenda dan Satpol PP, yaitu memberi surat pernyataan kepada pemilik usaha agar membayar kewajiban pajaknya.

“Kebanyakan meminta jangka waktu satu minggu untuk menyelesaikan kewajibannya,” tutupnya.(carep-04/yds)

COVID-19

Warga Binaan Lapas Malang Dapat Vaksinasi Dari Polresta

Diterbitkan

,

Warga Binaan Lapas Malang Dapat Vaksinasi Dari Polresta
Vaksinasi untuk warga binaan Lapas Kelas I Malang dari Polresta. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Sebanyak 500 warga binaan Lapas Kelas I Malang mendapat suntikan dosis pertama vaksin Astra Zeneca (AZ) oleh Polresta Malang Kota, Rabu (22/9).

Pelaksanaan vaksinasi di halaman dalam Lapas dalam rangka mendukung pemerataan vaksinasi nasional. Sekaligus mendukung percepatan vaksinasi inisiasi Presiden RI Joko Widodo.

Suasana kegiatan vaksinasi nampak berbeda dengan gerai vaksin di tempat lain. Karena, semua peserta vaksin adalah warga binaan Lapas Kelas Satu Lowokwaru.

Kabagren Polresta Malang Kota, Kompol Yuliati mengabarkan, Polresta Malang Kota bersinergi dengan Lapas Kelas I Malang untuk melaksanaan vaksinasi ini.

“Pelaksanaannya gabungan dari tim kesehatan Polresta Malang Kota dan tim medis Lapas Lowokwaru,” ujar Yuliati.

Dia menyebut, vaksinasi hanya berlaku bagi yang lolos screening.

“Sementara untuk warga binaan Lapas Lowokwaru yang menderita sakit, maka harus tunda vaksinasinya. Menunggu sampai kondisi warga binaan sehat dulu” jelasnya.

Yuliati, mewakili Kapolresta Malang Kota mengucapkan terimakasih kepada Kalapas Kelas Satu Lowokwaru atas ketersediaan waktu dan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi.

“Semoga semua para warga binaan Lapas Lowokwaru dalam kondisi sehat selalu dan kebal dari covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru Malang, RB Danang Yudiawan mengatakan Lapas Kelas I Malang ini memiliki penghuni kurang lebih 3.315 warga binaan.

“Target kita adalah seluruh WBP mendapatkan vaksin. Hari ini Rabu (22/09) sekitar 500 WBP yang tervaksin dan kegiatan ini akan bergulir secara bertahap. Supaya WBP yang belum mendapatkan agar segera dapat,” terangnya.

RB Danang pun Malang mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dukungan berupa vaksinasi.

“Ini adalah awal yang baik, semoga kedepannya hubungan Lapas Kelas I Malang dengan Polresta Kota Malang semakin sinergi dan harmonis,”tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kodim 0833 Kota Malang Dukung Penuh Vaksinasi Merdeka

Diterbitkan

,

Kodim 0833 Kota Malang Dukung Penuh Vaksinasi Merdeka
Forpimda Jatim, Forpimda Kota Malang dan civitas akademika UMM saat vaksinasi merdeka. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Kodim 0833 Kota Malang mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi merdeka inisiasi dari Presiden RI Joko Widodo.

Rabu (22/9), sejumlah wilayah di Kota Malang menghelat vaksinasi. Pertama, pusat acara vaksinasi merdeka berpusat di kampus Universitas Muhammadiyah Malang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Irdam V/Brw Brigjen TNI Arie Subekti beserta rombongan hadir dalam kegiatan “Gerakan Vaksinasi Merdeka Serentak Pada 96 Titik Di Seluruh Indonesia”.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona pun turut mengawal Forpimda Jatim, bersama Polresta, dan tuan rumah Rektor UMM, Dr Fauzan MPd.

Koordinator BEM Nusantara Jatim, Ahmad Faruq dan Wapresma UMM, Harissudin turut hadir demi kesuksesan vaksinasi serentak ini.

Joko Widodo, Presiden RI, secara virtual memberi dorongan kepada para mahasiswa di hadapan Forpimda Jatim dan Forpimda Kota Malang.

“Kunci dalam penanganan covid-19 di Indonesia yaitu percepatan vaksinasi dan penerapan Prokes,” ujar Jokowi dalam siaran virtual tersebut.

Jokowi juga mengingatkan agar mahasiswa dan masyarakat untuk tetap selalu menggunakan masker.

Di tempat lain, jajaran Forkopimcam Sukun yang terdiri dari Koramil, Polsek dan Satpol PP kecamatan setempat mengawal vaksinasi covid-19 tahap I untuk para lanjut usia (Lansia).

Kabar Lainnya : Unisma Sambut Merdeka Belajar.

Tetapi, bukan cuma lansia, vaksinasi juga menyasar masyarakat umum warga Kelurahan Tanjungrejo.

Pelaksana vaksinasi yaitu petugas kesehatan dari Puskesmas Sukun. Sementara, lokasi vaksinasi adalah halaman Kelurahan Tanjungrejo Jalan Mergan Raya nomor 1 Kelurahan Tanjungrejo  Kecamatan Sukun Kota Malang, Rabu (22/9).

Danramil 0833/04 Sukun Kapten Kav Aan Jauhari mengabarkan, kegiatan vaksinasi tahap I jenis vaksin Astra Zaneca tersebut melibatkan 200 orang peserta.

“Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat yang akan mendapatkan suntikan vaksinasi,” terangnya saat memantau proses vaksinasi.

Vaksinasi di Tanjungrejo Sukun Kota Malang. (foto : ist)

Dia menegaskan, aparat akan terus melakukan pendampingan kepada para petugas atau tenaga medis.

Selain itu, aparat juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi tersebut tentunya aman dan halal.

“Tentu kami juga mengimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa vaksin itu penting sebagai wujud ikhtiar agar tubuh bisa kebal dari virus, khususnya Covid-19,” pungkasnya.

Di lokasi lain, serbuan vaksin Sinovac dosis I bergulir di SMPN 2 Jalan Prof M Yamin nomor 60 Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang.

Peserta mencapai 250 orang. Dengan rincian, lansia sebanyak 75 orang dan warga umum 175 orang.

Vaksinasi di SMPN 2 Malang, Sukoharjo Klojen. (foto : ist)

Danramil Klojen Lettu Inf Miseri hadir bersama jajarannya di Muspika Klojen untuk memastikan vaksinasi terlaksana dengan baik.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Tim Medis TMMD 112 Kodim 0818 Layani Kesehatan Warga

Diterbitkan

,

Tim Medis TMMD 112 Kodim 0818 Layani Kesehatan Warga
Tim medis TMMD 112 Kodim 0818 saat menolong warga Dusun Gagar Desa Tulungrejo yang mengalami luka di kepala. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Satgas TMMD ke 112 tidak hanya melayani pembenahan fisik di Desa Tulungrejo Kabupaten Malang.

Satgas TMMD 112 Kodim 0818 juga menurunkan tim medis dalam setiap kegiatan. Ini terlihat di Dusun Gagar Desa Tulungrejo, Rabu (22/9).

Selaini itu tim medis tidak terbatas menjaga kesehatan anggota satgas TMMD. Para nakes TMMD 112 juga melayani masyarakat di sekitar lokasi sasaran TMMD.

Yatmo, 40, salah satu warga Dusun Gagar Desa Tulungrejo mengalami luka di kepala karena terjatuh di kebun tempatnya bekerja.

Dia mendatangi tim medis satgas TMMD 112 untuk meminta pertolongan. Serma Agus salah satu tim medis TMMD 12, dengan cekatan memberikan pertolongan mengobati luka tersebut.

“Untung luka bapak tidak parah, ini sudah kami jahit. Tinggal mengeringkan luka. Ini saya beri obat, minum 3 kali sehari. Terus 3 hari lagi bapak ke sini, kita ganti perbannya ya pak,” ucap Serma Agus.

Dia menegaskan, tanggungjawab tim medis memang bukan terbatas hanya untuk instansi tertentu saja.

Semangat tenaga kesehatan adalah menyelamatkan dan menolong manusia, siapapun dan di manapun.

“Sudah kewajiban kami sebagai tim medis satgas TMMD 112 untuk menolong warga yang membutuhkan pertolongan. Kami tim medis selalu siap membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Penerangan TMMD 12, Serma Ervan menegaskan ini merupakan bukti kesigapan petugas di lapangan.

“Tim satgas medis TMMD 112 tidak hanya untuk menjaga kesehatan satgas TMMD saja. Mereka juga sigap membantu warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan,” tambahnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com