Connect with us

Pemerintahan

Kota Malang Zona Oranye, Dandim Minta Warga Tidak Lengah

Diterbitkan

,

Babinsa sebagai ujung tombak 3T, bakal terus bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas polsek (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona menegaskan tim babinsa di lapangan terus siaga melayani pemindahan pasien ke isoter.

Ini setelah Kota Malang mendapat atensi dari Panglima Daerah Militer V Brawijaya, Sabtu kemarin.

“Kami masih siagakan petugas lapangan. Babinsa akan terus memantau perkembangan, sembari menjalankan 3T,” ujar Ferdian, Minggu (29/8).

Babinsa sebagai ujung tombak 3T, bakal terus bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas polsek, serta tenaga kesehatan puskesmas.

Kesuksesan 3T juga turut mengantar Kota Malang masuk zona oranye. Tetapi, Ferdian menyebut, zona oranye Kota Malang tidak boleh membuat masyarakat lengah.

“Kami harap dan memohon kepada warga Kota Malang tidak lengah. Zona oranye bukan berarti bebas. Tetapi, kita yang harus menjaga bersama-sama, agar zona terus membaik,” ujar Ferdian.

Caranya, adalah dengan meningkatkan protokol kesehatan setiap di luar rumah. Kemudian, mengetatkan pelayanan 3T oleh petugas lapangan.

Sekaligus, menampung semua informasi dari warga yang melapor adanya pasien positif covid-19.

“Kunci dari penurunan ini adalah 3T yang ketat, serta kesediaan masyarakat untuk melapor. Karena itu, kami mohon, warga masyarakat jangan takut lapor,” ujarnya.

Bagi pasien yang gejalanya berat, akan mendapat rujukan pelayanan ke rumah sakit. Sementara, pasien dengan gejala ringan, atau bahkan OTG, bakal masuk isoter.

Belakangan, Kodim 0833 Kota Malang, cukup giat melayani pemindahan pasien isoman ke isoter. Yakni, ke RS Lapangan Jalan Simpang Idjen dan safe house BPSDM Jalan Kawi.

Terbaru, Sabtu kemarin, Pangdam V/Brw sudah berpesan kepada Kodim 0833 Kota Malang untuk menyegerakan isoter SKB Pandanwangi.

Sementara itu, hari ini, Minggu 29 Agustus 2021, ada perpindahan lima pasien isoman. Dua pasien, dari Blimbing dan Lowokwaru masuk ke RS Lapangan.

Kemudian, tiga lainnya, yaitu 2 dari Blimbing dan 1 dari Lowokwaru, masuk ke safe house BPSDM.

Sedangkan, Sabtu kemarin, ada 14 pasien pindah dari isoman ke isoter. (carep-04/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih