Edukasi
Tim Pengabdian UMM Pendampingan Usaha Nandurajadulu Asal Batu

KABARMALANG.COM – Pelaku Usaha Dagang Nandurajadulu mendapat pendampingan dari tim pengabdian UMM.
Tim pengabdian tersebut terdiri atas 3 pengabdi. Yaitu Kukuh Dwi Kurniawan selaku pengabdi dari Fakultas Hukum.
Kemudian, Agustin Dwi Haryanti, dan Thoufan Nur selaku pengabdi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Mereka, mendampingi usaha yang berlokasi di Jalan Mbah Joyo 63, RT 03 RW 03, Desa Banaran, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Pemilik usaha tersebut mengeluhkan bahwa semenjak terjadinya pandemic covid-19 usaha dagang Nandurajadulu mengalami penurunan omset secara drastis.
Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor. Yaitu banyaknya kompetitor-kompetitor baru yang bermunculan dengan berjualan produk yang sama.
Kemudian, lokasi usaha yang kurang strategis sehingga kurang bisa bersaing dengan pelaku usaha lainnya.
Selain itu, teknik penjualan tanaman yang masih sebatas secara langsung dengan berkunjung ke lokasi toko.
Untuk memecahkan masalah tersebut tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan kegiatan pendampingan.
Jenis pendampingannya yakni pembentukan legalitas usaha dan pendampingan penjualan digital marketing.
Menurut Kukuh, secara umum kendala pelaku usaha termasuk juga pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yaitu tidak membuat legalitas usaha.
“Beberapa alasan antara lain, tidak adanya dana pengurusan, susahnya mengurus administrasi dan kurangnya informasi mengenai legalitas usaha,” ujarnya, Minggu (22/8).
Padahal banyak manfaat bagi pelaku usaha yang melakukan legalitas usahanya. Salah satunya bisa mendapatkan beberapa kemudahan dari pemerintah.
Yakni berupa pendampingan usaha, pembinaan usaha, bantuan kredit dari perbankan dengan bunga rendah dan bantuan suntikan modal dari pemerintah.
Terjadinya pandemic covid-19 saat ini semakin memperburuk para pelaku usaha dalam berkompetisi dalam menjalankan usaha.
Untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemic covid-19, para pelaku usaha ini juga perlu inovasi.
Inovasi penjualan bisa memanfaatkan teknologi memiliki potensi yang baik untuk berkembang.
Karena, jangkauan calon pembeli yang lebih luas memiliki dampak meningkatkan penjualan.
Pendampingan pembentukan legalitas usaha yang mana tidak hanya terbatas pada pembuatan akta pendirian saja.
Namun juga berkaitan dengan perizinan usaha yang sesuai dengan jenis usahanya.
“Kemudian, untuk pendampingan penjualan digital marketing, tim pengabdi mendorong pembuatan akun sosial media dan akun e-commerce,” ujar Agustin Dwi Haryanti.
Termasuk pembuatan konten penjualan di marketplace sebagai wadah jual beli secara online.
Pendampingan mulai dari pembuatan akun email untuk tujuan bisnis yang terpisah dengan kepentingan pribadi.
Setelah itu, pendampingan pembuatan akun instagram, WhatsApp bisnis dan akun e-commerce Shopee.
“Selain itu ada juga kegiatan lanjutan dengan melakukan pendampingan pengisian konten usaha,” tambah Thoufan Nur.
Sehingga, dapat menarik minat pembeli dengan menggunakan memaksimalkan potensi media sosial secara gratis.
Misalnya, penggunaan foto yang menarik, tanda tagar sebagai indeksasi kategori jenis produk jualan.
Mengingat sekarang sedang kondisi pandemi, maka pelaksanaan pendampingan tidak berjalan secara langsung. Namun para pengabdi mendampingi secara daring (dalam jaringan).
Harapannya, pendampingan tersebut mampu memberikan solusi bagi Usaha Dagang Nandurajadulu.
Sehingga, usaha ini dapat bertahan di masa pandemic covid-19 melalui pemanfaatan dan optimalisasi penjualan.
Sekaligus, dapat meningkatkan omset penjualan yang sebelumnya hanya melayani penjualan secara langsung, namun sekarang dapat menjangkau pembeli dari seluruh Indonesia. (carep-04/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































