Serba Serbi
Penjual Bendera di Kota Malang Pusing, Dagangan Sepi Jelang HUT RI

KABARMALANG.COM – Pedagang bendera merah putih di Kota Malang sedang pusing. Saat masa pandemi dan PPKM Level 4 omzet penjualan mereka menurun.
Misalnya saja, Anton, 42, pedagang bendera yang berjualan di kawasan Sawojajar, Kota Malang. Dia merasakan sekali efek pandemi covid-19.
“Sekarang musim pandemi (Covid-19) ini lagi naik-naiknya. Orang gak mikir bendera, meski sekarang kan pesta rakyat ya,” ujar Anton, Jumat (6/8).
Kabar Lainnya : Nasionalisme dan Cinta NKRI, IMR Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih.
“Tapi kan pandemi, orang gak mikir ini (pesta Agustusan). Mungkin sekarang fokus ke kesehatan sama menghindar dari bahaya Covid-19,” sambungnya.
Dia curhat omzetnya tahun 2021 ini terjun bebas. Dalam sehari, Anton hanya bisa mengantongi Rp 800 ribu hingga 1 juta saja.
Padahal, tahun-tahun sebelumnya menjelang 17 Agustus, dia bisa meraup laba sekitar Rp 3 sampai 4 Juta dalam sehari.
“Ini penurunan paling drastis. Apalagi, karena ada PPKM ini juga, yang level ini level itu. Susah kita jadinya. Bantuan juga gak jelas juga,” ucap pedagang yang sudah berjualan bendera sejak tahun 1995 itu.
Dia mengungkapkan, dia biasa berdagang bendera secara musiman. Sehingga, dia harus bisa memaksimalkan keuntungan sebelum hari H 17 Agustus.
Tahun 2021 ini, Anton menggelar lapak dan berjualan sejak tanggal 25 Juli. Dia berencana mengakhiri jualan pada 16 Agustus 2021. Dia buka mulai pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB.
Imbas pandemi dan PPKM Level 4 begitu terasa bagi Anton. Karena ada larangan untuk tidak membuat kerumunan dan tak ada aktivitas seperti biasanya.
“Sebelum pandemi biasanya para konsumen membeli bendera untuk perhelatan atau karnaval hari kemerdekaan. Memang biasanya selalu tergelar setiap wilayah,” terangnya.
“Sekarang ya rata-rata beli buat untuk pemasangan di rumah atau di gang. Kalau tahun-tahun sebelumnya kan ada karnaval ramai-ramai. Sekarang saya kira gak ada,” tuturnya.
Terakhir, Anton berharap agar pandemi covid-19 segera berakhir. Sehingga roda perekonomian bisa berjalan normal kembali.
“Cepet selesai lah (pandemi covid-19). Biar masyarakat ini bisa beraktivitas seperti semula. Kalau gini terus ya mau makan apa kita nanti,” tutupnya.(fat/yds)
Peristiwa22 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa17 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Olahraga11 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Pemerintahan16 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Serba Serbi2 jam agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir
Serba Serbi1 hari agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266























