Connect with us

Serba Serbi

1 Agustus 2021, Komunitas Nama Agus Se-Indonesia Rayakan Hari Agus Nasional 

Diterbitkan

,

IMG 20210801 175259
Para anggota Persaudaraan Agus Sejagad, dalam agenda Jambore Agus beberapa tahun yang lalu (Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sepertinya masing-masing dari kita di Indonesia memiliki kerabat atau saudara yang bernama Agus, atau bisa jadi kita sendiri yang bernama Agus.

Orang yang bernama Agus memang jumlahnya begitu banyak di Indonesia. Sampai-sampai ada komunitas yang berisikan orang-orang yang memiliki nama Agus.

Komunitas itu bernama Persaudaraan Agus Sejagad (PAS),  telah berdiri sejak 1 Agustus 2016 lalu. Sehingga pada  tanggal 1 Agustus tiap tahunnya, pihak PAS memperingatinya sebagai Hari Agus Nasional.

Adalah Drs Agus Bahagianto MM salah seorang penggagas terbentuknya PAS. Gus Abah sapaan akrabnya juga menjadi Ketua PAS periode 2016-2021.

“Komunitas kami itu berdiri 1 Agustus 2016 berdasarkan SK Kumham, jadi hari ini 5 tahunnya. Kami awalnya dari Facebook, teman-teman saya kok banyak yang namanya Agus,” ujar Gus Abah kepada Kabarmalang.com, Minggu (1/8)

“Kita coba bikin grup dan akhirnya ada pertemuan pertama di Bogor, pada awal 2016. Dari situ kita seriuskan dan SK Kumham keluar pada 1 Agustus 2016,” sambungnya.

Gus Abah mengakui memang sejak awal dia menginginkan PAS tidak hanya sebagai komunitas yang hanya kumpul sembari minum kopi. Dia ingin PAS jadi komunitas resmi dan berbadan hukum.

Dia menuturkan anggota PAS yang memiliki kartu tanda anggota itu jumlahnya sekitar 1700 orang di seluruh Indonesia. Karena PAS sudah ada cabangnya di setiap kota dan provinsi di Indonesia.

“Anggota PAS itu semua yang namanya Agus dan ada unsur Agusnya, baik perempuan maupun laki-laki. Kalau perempuan misalnya namanya Agustiani,” kata Agus.

Pria yang berdomisili di Kota Malang itu mengatakan syarat menjadi anggota PAS cukup dengan mengumpulkan foto copy KTP dan pas foto.

“Syaratnya dengan foto copy KTP dan pas foto kirim ke kami nanti kita buatkan KTA. Kalau yang (bernama Agus) asal berkumpul saja tapi belum mau ngasih KTP, itu jumlahnya lebih dari 10 ribuan orang,” jelasnya.

Dia menambahkan para anggota PAS itu berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari yang ekonominya menengah ke bawah hingga kalangan pejabat dan menteri.

Agus mengungkapkan sebelum pandemi Covid-19 melanda, pihaknya sangat aktif mengadakan aksi sosial. Salah satunya adalah program Agus Bangun Desa Indonesia (ABDI).

“Itu kegiatan kerjasama dengan kementerian untuk memberdayakan orang-orang di desa tertinggal. Kita cari desa tertinggal, terutama desa tertinggal yang lurah dan camatnya yang bernama Agus,” ujarnya.

Agenda ABDI pertama berlangsung pada tahun 2017 di kawasan Gunung Dieng Kota Wonosobo. Lalu tahun 2018 di Batu Raden. Hingga tahun ketiga pada 2019 di Kedungbanteng Kabupaten Malang.

“Tahun keempat (2020) karena pandemi tidak ada kegiatan sama sekali. Di samping itu kalau donor darah dan bagi-bagi juga kita laksanakan tiap tahunnya,” terangnya.

Agus menuturkan tahun ini sangat sulit untuk merayakan Hari Agus Nasional secara tatap muka karena sedang pandemi dan pelaksanaan PPKM.

“Karena hari ini gak bisa kumpul. Tahun lalu (2020) bisa, meskipun masih prokes, kita biasanya potong tumpeng per daerah,” ucapnya.

Sehingga perayaan Hari Agus Nasional 2021 pihaknya mengadakan secara virtual. Dengan menggelar zoom meeting bagi para anggota PAS. Targetnya 500 peserta yang hadir secara daring.

Agenda tersebut rencannya terhelat pukul 19.00 WIB (1/8). Dalam agenda itu juga akan ada pengukuhan Gus Abah yang terpilih kembali menjadi ketua PAS periode 2021-2026.

“Nanti malam agendanya tiup lilin secara virtual. Sekaligus pertanggung jawaban 5 tahun awal saya sebagai ketua dan pengukuhan saya jadi ketua terpilih periode kedua,” ungkapnya.

Di momen Hari Agus Nasional 2021, Gus Abah berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir di bumi Indonesia yang tercinta ini.

“Kita sudah sangat kangen-kangenan untuk berbuat kebaikan, tapi ya selama ini kita masih tetap sedikit-sedikit untuk berbagi makanan, untuk orang yang membutuhkan,” tutupnya. (fat/fir)

Iklan

Terpopuler