Serba Serbi
22 Wisata Kampung Tematik Kota Malang Tutup Selama PPKM Darurat

KABARMALANG.COM – Sebanyak 22 destinasi wisata kampung tematik di Kota Malang tutup sementara saat PPKM Darurat Jawa – Bali pada tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.
Hal itu berdasarkan SE Wali Kota Malang Nomor 35 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat. Juga poin ke dua Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021.
Di situ tercantum bahwa fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata, tempat wisata umum dan area publik lainnya harus tutup sementara.
Ketua Forum Komunikasi Pokdarwis Kota Malang Ki Demang Isa Wahyudi membenarkan hal tersebut. Berikut ini daftar 22 kampung tematik di Kota Malang yang tutup sementara.
Mulai dari Kampung Budaya Polowijen, Kampung Kajoetangan Heritage, Kampung Topeng Baran, Kampung Tridi, Kampung Gribig Religi, Kampung Terapi Hijau, Kampung Putih, dan Kampung Biru Arema.
Kemudian Koeboeran Londo, Kampung Grabah Penanggungan, Kampung Kramat Kasin, Kampung Nila Slilir, Kampung Satrio Turonggo Jati, Kampung Tempe Sanan, dan Kampung Keramik Dinoyo.
Hingga Kampung Bambu Mewek Park, Kampung Lampion Wangi, Kampung Rolak Indahku, Kampung Glintung Water Street, Kampung Wisata Aeng Hamid Rusdi, Kampung Warna Wani Jodipan, Kawasan Wisata Panawijen.
“Semuanya (22 kampung tematik) tutup tanpa terkecuali. Tapi bagi wisata yang berbasis belanja, seperti kampung keramik Dinoyo dan Sanan, toko dan untuk belanja tetap terlayani, tetapi bukan untuk wisatanya,” ujar Ki Demang kepada Kabarmalang.com, Minggu (4/7).
Ki Demang menjelaskan bahwa kampung tematik adalah kampung yang berfungsi sebagai tempat wisata.
“Jadi ketika orang berwisata ke kampung tematik itu, salah satunya akan mendapat fasilitas guide tour lokal,” terangnnya.
“Selama ini yang kita dengan wisatawan adalah mereka (wisatwan) kunjungan yang membeli tiket dan membeli paket, karena tutup sementara, maka kampung tidak jualan tiket maupun paket,” sambungnya.
Selain kampung tematik yang berbasis belanja, kampung tematik untuk ziarah dan pemakaman juga tetap buka, tetapi juga bukan untuk wisata.
“Misalnya Kampung Gribig Religi itu juga tutup sementara untuk wisata dalam konteks pelayanan guide tour wisata lokal. Namun untuk berziarah biasa kami persilahkan,” tuturnya.
“Begitu juga dengan Kampung Koeboeron Londo dan Makam Kramat Kasin, tetap buka untuk keperluan pemakaman,” tambahnya.
Berikutnya dengan kampung tematik yang berbasis budaya seperti kampung polowijen dan Kampung Satrio Turonggo Hati juga tetap buka untuk keperluan latihan bagi warga kampung.
“Latihannya boleh bagi warganya. Misalnya latihan gamelan, tetapi tidak ada kunjungan orang melihat orang proses main gamelan,” jelasnya.
Terakhir, Ki Demang berharap jika nanti PPKM Darurat telah berakhir, maka 22 kampung tematik itu sudah bisa beroperasi lagi secara serentak.
“Bisa buka lagi tetapi dengan prokes yang ketat Karena ini kampung yang jadi tempat wisata, tentu perlakuannya sangat berbeda dengan tempat wisata lainnya,” katanya.
“Kalau tempat wisata lainnya, kan langsung ada pengelolaan dan pengamatan. Kalau Ini kan kampung, membaur dengan orang kampung, maka dari itu kami jauh lebih berhati-hati dan ketat, dalam hal membuka kembali,” akhirnya. (fat/fir)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi1 minggu agoRupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Intip Rincian Kurs BCA dan Mandiri




































