Connect with us

Edukasi

Pemkot Malang Bangun SMPN 28 Di Polehan, Januari 2022 Operasional

Published

on

Pemkot Malang Bangun SMPN 28 Di Polehan, Januari 2022 Operasional
Wali Kota Malang Sutiaji jelang peletakan batu pertama SMPN 28 di Polehan, Blimbing. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemkot Malang tampaknya sedang cukup getol bangun sejumlah SMPN baru.

Contohnya, Rabu (30/6), Wali Kota Malang Sutiaji meletakkan batu pertama pembangunan SMPN 28 di Jalan Sadewo, Polehan, Blimbing.

Sutiaji sangat antusias dengan pertambahan SMPN di Kota Malang. Karena, dia menganggap penting  adanya fasilitasi sarana dan prasana pendidikan.

“Lama belajar di sekolah kita, masih tetap kita kuatkan karena IPM kita menjadi nomor dua setelah Kota Surabaya,” ujarnya (30/6).

Kabar Lainnya : Sutiaji Resmikan Listrik Surya Atap di SMPN 3 Malang.

Berhasil atau tidaknya pembangunan bergantung dari segi IPM atau Indeks Pembangunan Manusia.

“Salah satu komponen IPM itu adalah masalah belajar,” sambung Sam Sutiaji sapaan akrabnya.

Pembangunan sarpras (sarana dan prasarana) SMPN 28 bersebelahan dengan SDN Polehan 2. Pemkot Malang target selesai bangun SMPN 28 akhir tahun 2021 ini.

Kemudian, pada Januari 2022 sarpras SMPN 28 bisa operasional.

Kabar Lainnya : Terapkan Protokol Kesehatan, SMPN 8 Jadi Percontohan.

Sutiaji melanjutkan, penguatan literasi selaras dalam tingkah laku peserta didik. Dia mengharap pendidikan yang baik akan menjadi faktor pendukung utama dalam kesuksesan pembangunan.

“Pekerjaan rumah kita itu adalah bagaimana literasi, pengetahuan, ucapan dan tindakan ada korelasinya, baik untuk anak-anak maupun kita semua,” ringkasnya.

Pemkot Malang juga berharap, mulai tahun 2022, carut marut zonasi PPDB bisa teratasi dengan inisiatif pembangunan sejumlah SMPN baru.

c0d2d201 c69f 4334 a0b4 5a4ee5db8bc7

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengaduk dan menyiramkan semen ke pondasi SMPN 28. (Foto : Istimewa)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana mengamini. Dia menyampaikan bahwa SMPN 28 berdiri di atas lahan 2700 meter persegi.

Luas bangunan 3100 meter persegi. Sementara, nilai kontraknya sebesar Rp 7, 458 miliar.

“Pembangunan SMPN 28 terdiri dari 2 lantai. Dengan ruang UKS, ruang Komite, ruang kepala sekolah, ruang Guru, Lab IPA. Kemudian, ruang kelas sebanyak 14,” ujar Suwarjana.

Kabar Lainnya : Tak Sesuai Target, Pembangunan SMPN 7 dan SDN Sumber Brantas Mundur 2021.

Hadir dalam kegiatan ini ketua komisi D DPRD Kota Malang Wanedi. Kemudian, Camat Blimbing Aryadi Wardoyo dan tokoh masyarakat kelurahan Polehan.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler