Connect with us

Pemerintahan

Kasus Mengganas, 620 Nakes Positif Covid-19 di Kota Malang

Published

on

IMG 20210627 172242
Ilustrasi tenaga kesehatan 

 

KABARMALANG.COM – Tren kasus covid 19 di Kota Malang meningkat. Klaster-klaster pun bermunculan di beberapa wilayah di Kota Malang.

Sementara itu, para tenaga kesehatan (nakes) yang berada di garda depan penanganan Covid-19 pun tak luput dari paparan virus Covid-19.

Bagong Priyantono Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Malang mengamini.

Dia mengatakan ada 620 nakes yang tergabung sebagai anggota PPNI Kota Malang telah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Data 620 nakes terpapar Covid-19 itu sejak awal pandemi pada bulan Maret tahun 2020 lalu, hingga bulan Juni 2021 ini,” ujar Bagong kepada wartawan, Minggu (27/6).

Dari 620 nakes tersebut, kata Bagong, tidak ada yang sampai meninggal dunia. Delapan puluh persen dari data 620 nakes itu adalah mereka yang menangani Covid-19.

Bagong menuturkan jumlah anggota PPNI di Kota Malang sekitar 5000-an lebih nakes. Yaitu nakes yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Malang.

“Seperti di RSSA, Puskesmas, Persada Hospital, RS Lavalette, RST, RS Panti Waluyo, dan lainnya, karena kita (PPNI) punya 22 komisariat,” terangnya.

Dia menambahkan sejauh ini Kemenkes dan Pemprov Jatim memberikan perhatian kepada para nakes yang terus berjuang menangani Covid-19.

“Ada insentif dari Kemenkes tetapi masih periodik dapatnya. Lalu dari Pemprov memberikan santunan berupa uang, sembako dan obat-obatan,” akhirnya.

Hingga kini, update-an terbaru data Covid-19 Kota Malang per Sabtu, 26 Juni 2021, ada 6.998 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Lalu yang meninggal sebanyak 656 jiwa. Kemudian yang sembuh ada  6.183 orang. Serta dalam pemantauan sejumlah 159 orang. (fat/fir)

Advertisement

Terpopuler