Connect with us

Wisata

Jembatan Kaca Gunung Bromo Bakal Dibangun Kementerian PUPR

Diterbitkan

,

Jembatan Kaca Gunung Bromo Bakal Dibangun Kementerian PUPR
Gunung Bromo. (Foto : Instagram TNBTN Bromo Tengger Semeru)

 

KABARMALANG.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun jembatan kaca di kawasan wisata gunung Bromo Tengger Semeru.

Titik lokasi pembangunan terencana di Seruni Point. Yakni di Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

“Setelah survei lapangan, titik-titik pilarnya ada di luar kawasan taman nasional, di lahan-lahan masyarakat. Tetapi, jembatannya melintas di atas jurang yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” kata Plt Kepala BB TNBTS, Novita Kusuma Wardani, Selasa (8/6).

Novita mengaku, pembangunan jembatan kaca yang akan melintasi gunung Bromo merupakan proyek Dirjen Bina Marga. Ini sesuai instruksi Menteri PUPR Basuki Handimuljono.

“Pak Menteri ingin membuat semacam mercusuar, untuk masterpieces tempat wisata yang berbeda dengan lainnya,” sambungnya.

BB TNBTS sendiri baru mengetahui adanya rencana pembangunan jembatan kaca pada awal tahun. Yakni saat Kementerian PUPR melakukan survei lokasi, Januari 2021 lalu.

Menurut Novita, sesuai rencana, pemandangan jembatan kaca akan mengarah ke Gunung Batok, Gunung Bromo, dan Gunung Semeru.

Akan tetapi, rencana pembangunan jembatan kaca itu sempat mendapat penolakan warga Suku Tengger. Mereka juga merupakan warga sekitar.

Pasalnya, jembatan kaca itu melintasi atas goa yang suci bagi warga.

Kabar Lainnya : Pemkab Malang Maksimalkan Infrastruktur Menuju Bromo Tengger Semeru.

Tetapi, warga akhirnya menerima rencana pembangunan jembatan. Karena, lintasan jembatan kaca itu bergeser mundur, sehingga tidak sampai melintasi atas goa.

“Waktu itu sempat ada pro dan kontra. Tapi setelah komunikasi, terpilihlah lokasi yang agak mundur. Sehingga tidak melintasi goa itu dan masyarakat tidak keberatan,” ringkasnya.

Sementara, dari perspektif konservasi, jembatan kaca itu tidak membahayakan. Karena, wisatawan bisa menikmati pemandangan tanpa bersentuhan langsung dengan ekosistem pegunungan.

“Karena pengunjung datang ke situ tidak menginjak-injak tanaman. Dia melintas di atas jembatan kaca yang minim interaksi dengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” paparnya.

Novita melanjutkan, jembatan kaca itu bisa menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin menikmati lanskap kawasan Gunung Bromo.

Menurutnya, wisatawan memiliki banyak alternatif point sehingga tidak terkonsentrasi ke satu titik.

“Ini memang merupakan salah satu pemecahan kunjungan. Kalau sekarang di Penanjakan itu sudah overload,” katanya.

Dia berharap, adanya jembatan kaca itu bisa menyajikan atraksi dan lokasi berbeda untuk melihat keindahan Bromo.(rjs/yds)

Wisata

Bromo Tutup, Wisata Malang Juga Tidak Ada Yang Buka

Diterbitkan

,

Bromo Tutup, Wisata Malang Juga Tidak Ada Yang Buka
Gunung Bromo dan Semeru tutup selama masa PPKM Darurat. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Gunung Bromo dan Semeru tutup dari kegiatan wisata selama masa PPKM Darurat berlangsung.

Wisata andalan Malang yang biasanya buka, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berhenti beroperasi untuk sementara.

Balai Besar TNBTS menutup kawasannya selama PPKM Darurat masih berjalan 3-20 Juli. Kasubbag Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan BB-TNBTS Syarif Hidayat membenarkan.

BB TNBTS memperhatikan arahan presiden RI dan Instruksi Mentri Dalam Negri (Imendagri) Nomor 15 Tahun 2021.

Yaitu, tentang pemberlakuan PPKM Darurat terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 untuk wilayah Jawa dan Bali.

“Sehingga kita turut mendukung usaha pemerintah tersebut. Sementara waktu TNBTS tutup dulu dari kunjungan wisatawan,” bebernya, Sabtu (3/7).

Dengan demikian, gunung Bromo dan Semeru pasti tutup selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 nanti.

Syarif pun menambahkan, dengan menutup wisata Malang yang biasanya buka, wisatawan harus ikut berperan memutus mata rantai virus.

“Pengunjung, petugas, saya, semua kalangan harus patuh terhadap instruksi PPKM ini. Karena ini untuk kebaikan bersama,” ringkasnya.

Sementara, TNBTS yang menangani keluar masuk wisata di Bromo Tengger Semeru, juga menyamakan jadwal buka

Yakni, setelah masa PPKM Darurat berakhir. “Kami samakan tutup seperti ketentuan pemerintah yakni mulai tanggal 3 Juli 2021 sampai 20 Juli 2021,” akhirnya.

Senada, Pemerintah Kabupaten Malang memastikan tidak ada wisata yang buka dalam PPKM Darurat 2021.

Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Malang mengumumkannya di media sosial resminya, @disparbudkabmalang.

“Kami mengimbau para sedulur sobat wisata untuk tetap di rumah dan menunda rencana kegiatan berliburnya,” kicau medsos resmi Dinas Pariwisata, Sabtu (3/7).

Sehingga, Dinas Pariwisata memerintahkan wisata di Kabupaten Malang untuk tidak beroperasi. Karena, Pemkab Malang mendukung PPKM Darurat.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Wisata Batu Terbaru 2021, Sobo Brantas Kemah Nuansa Tengah Kota

Diterbitkan

,

Wisata Batu Terbaru 2021, Sobo Brantas Kemah Nuansa Tengah Kota
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ketika menanam pohon di Sobo Brantas. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sobran atau Sobo Brantas menjadi wisata Kota Batu terbaru di tahun 2021. Minggu pagi (20/6), soft launching wisata alam ini pun tergelar.

Berbagai acara memeriahkan soft launching Sobran. Antara lain pelepasan 5000 bibit ikan ke sungai Brantas.

Kemudian, penanaman 200 bibit pohon sebagai upaya pelestarian lingkungan. Lokasi festival soft launching Sobo Brantas ini bertempat RW 11, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Kabar Lainnya : Warga Sisir Pertanyakan Bantuan Covid-19, Dapat Balasan Amplop.

Kelurahan Sisir-lah yang menginisiasi festival ini. Karena, selain soft opening Sobo Brantas, festival juga bertujuan untuk melestarikan kesenian, kebudayaan dan lingkungan Kota Batu.

Ketua Pelaksana Kegiatan, M Akbar membenarkan. Kelurahan Sisir memiliki potensi wisata yang bisa berkembang dengan tetap menjaga alam dan lingkungan.

“Kita melakukan soft opening Sobran atau Sobo Brantas. Harapannya nanti tempat ini bisa menjadi daya tarik wisata baru Kota Batu di tahun 2021 ini,” ungkapnya

Sobo Brantas sendiri merupakan perengan sungai yang memiliki pohon jati dan menjadi lokasi perkemahan tengah kota.

Ke depan, pengelola Sobran banyak kegiatan yang bisa tergelar di sini, seperti makrab, outbond atau kegiatan lainnya.

Kabar Lainnya : FISIP UB Student Day, Bahas Pentingnya Soft Skill.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyambut antusias dengan adanya Sobo Brantas.

“Saya sangat mengapresiasi. Karena, kelurahan Sisir ada tempat yang masih asri seperti ini. Semoga ke depannya destinasi ini bisa menjadi kebanggaan Kota Batu,” katanya.

Dewanti menambahkan, salah satu hal yang tidak kalah penting adalah fasilitas tempat wisata yang harus disediakan untuk menunjang wisatawan.

Misalnya, lokasi parkir yang memadai, akses kamar mandi hingga listrik.

Acara Festival Sobo Brantas semakin semarak dengan berbagai penampilan kebudayaan dari masyarakat Sisir. Mulai dari Tari Sanduk, Tari Kuda Lumping dan Barongsai.

Sejumlah tokoh hadir dalam soft launching Sobo Brantas.

Yaitu, Wakil Walikota Batu, Ketua TP PKK Kota Batu, DPRD Kota Batu, perangkat Kelurahan Sisir, penggiat seni dan lingkungan serta masyarakat RW 11 Kelurahan Sisir.(har/fir)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Predator Fun Park Lengkapi Sensasi Liburan Ke Kota Wisata Batu

Diterbitkan

,

Predator Fun Park Lengkapi Sensasi Liburan Ke Kota Wisata Batu
Predator Fun Park, Tlekung, Junrejo Kota Batu. (Foto : har)

 

KABARMALANG.COM – Hari libur sekolah telah tiba tak lengkap rasanya jika tidak berwisata ke Predator Fun Park Kota Batu.

Ini menjadi bukti pariwisata Kota Batu sebagai kota wisata. Tempat pariwisatanya pun juga sangat spektakuler.

Karena, Predator Fun Park merupakan wahana wisata yang sangat menarik bagi anak – anak. Tempat ini merupakan wisata edukasi di Kota Batu, yang cocok untuk bermain dan belajar.

Kabar Lainnya : Wisata Torong Park, Sensasi Berenang Di Area Persawahan.

Destinasi wisata edukasi ini, ingin menunjukkan jika predator seperti buaya tidak menyeramkan. Tempat tersebut berlokasi di Jalan Raya Tlekung nomor 315, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Manager Predator Fun Park Samuel mengamini. Wahana ini memang memiliki misi untuk mengedukasi hal tersebut kepada pengunjung, khususnya anak-anak.

Di sana, edukasi soal predaktor tergambar melalui replika menetasnya telur buaya hingga bisa menyentuh langsung buaya hidup. Dari situ, pengunjung bisa melihat sisi lain di balik taring tajam buaya.

Tempat ini memiliki beragam wahana outbound untuk anak maupun dewasa. Wahana – wahana tersebut hadir untuk menguji ketangkasan layaknya predator yang sedang berburu.

“Seraya juga menunjukkan aksi ular dan museum binatang – binatang dan juga ada Water Boom kolam renang,” ungkapnya kepada Kabarmalang.com, Senin (21/6).

Kabar Lainnya : Malang Fun Run 2019, Tarik Animo Komunitas Lari.

Ada tujuh atraksi yang menjadi favorit para pengunjung Predator Fun Park. Antara lain Galeri Buaya, Croco Train, Waterboom, Outbond, Family Fun House, Saung Angklung dan Extreme Trampoline.

“Sempat tutup karena pandemi, kini kami kembali dengan harga tiket masuk terbaru. Yaitu Rp 30 ribu untuk weekday dan Rp 45 ribu untuk weekend,” ujarnya.

Predator Fun Park menghimbau pada pengunjung tetap menerapkan protokol kesehatan dan jaga jarak, cuci tangan, juga memakai masker.

Sebelum masuk ke lokasi, pengunjung wajib cek suhu tubuhnya. Untuk itu jam operasionalnya, wahana ini buka setiap hari mulai pukul 08.30 – 16.30 WIB.(har/fir)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com