Connect with us

Serba Serbi

Komika Malang Raya Roasting Kidnep Flanella di Show Perdana Noyugjes

Diterbitkan

,

Para penampil dalam show stand up comedy Maido, spesial roasting Kidnep Flanella (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah comedy club baru di Kota Malang yang bernama Noyugjes menghelat show perdana mereka bertajuk Maido, pada Sabtu (29/5) malam.

Komika dari komunitas Stand Up Indo Malang yang memprakarsai Noyugjes. Dalam show bertajuk Maido itu ada 3 komika Malang Raya meroasting Kidnep vokalis band Flanella.

Show komedi tergelar di Godbless Cafe Malang. Duo Bobby Darwin dan Rifan Cebs yang bertindak sebagai host untuk menggiring show dengan humor-humor segar.

Sebelum masuk ke sesi roasting, ada Ken Radhiq sebagai opener guna memanaskan panggung dan menghibur sekitar 75 penonton yang hadir.

Barulah masuk ke sesi roasting, konsepnya Kidnep Flanella hadir di atas panggung sambil duduk dan mendapatkan serangan roasting dari para penampil.

Ada tiga roaster yang tampil, yakni Fariz Firdi dari komunitas Stand Up Indo Batu, lalu  Widy Nugroho dan Fito Ditapradja dari Stand Up Indo Malang.

Ketiganya tampil begitu mengesankan dan memecah tawa para penonton. Mereka berhasil mengulik fakta-fakta tentang Kidnep dan bandnya Flanella.

Dari fakta tersebut mereka seolah berhasil menguliti Kidnep dengan roastingan yang begitu menyakitkan hati tapi tetap dalam koridor komedi.

Mulai dari fakta-fakta seputar Kidnep dan Flanelle yang masa jayannya sudah kadaluarsa dalam industri musik Indonesia. Lalu tentang Kidnep yang tidak begitu terkenal, pun dengan lagu-lagu Flanella yang one hits wonder.

Usai sesi roasting dari ketiga penampil. Tibalah giliran Kidnep untuk meroasting balik, meskipun agak tertatih namun Kidnep berhasil memecah tawa penonton di beberapa titik materinya.

Hingga tibalah di penghujung event Maido, Kidnep memungkasinya dengan menyanyikan lagu jagoan Flanella berjudul Aku Bisa. Penonton pun ikut berdiri dan sing along bersama.

Kidnep sangat mengapresiasi event pertama Noyugjes yang bertajuk Maido ini, dia pun senang bisa mendapat roastingan sekaligus mencoba stand up comedy.

“Ini pertama kali saya kena roasting dan seneng rasanya, have fun aja. Mereka (roaster) sampai browsing cari tahu saya, itu apresiasi sih,” ujar Kidnep kepada wartawan, Minggu (30/5).

“Tugas kita memang menghibur. Ada yang stand up dan nyanyi. Ya kita maju bareng lah sering berkolaborasi gitu. Dalam pandemi ini agar kita bisa terus menghadirkan karya,” sambungnya.

Bobby Darwin, komika sekaligus penggagas Noyugjes menambahkan. Noyugjes hadir untuk menghadirkan event stand up comedy yang Malang banget.

“Salah satunya yang bisa kita datangkan juga ya mas Kidnep ini, kenapa tidak kolaborasi ya kan,  akhirnya kita bikin ini,” terang Bobby.

“Crowdnya gak hanya stand up tapi tadi juga nyanyi kan. Bisa nostalgia dengan lagu-lagunya Flanella,” tutupnya. (fat/fir)

 

Serba Serbi

Henry Soetio Pengusaha Malang Meninggal, Ini Profil Sang Bos Batubara

Diterbitkan

,

Henry Soetio Pengusaha Malang Meninggal, Ini Profil Sang Bos Batubara
Foto kebersamaan Gilang Crazy Rich Malang dengan mendiang Henry Soetio, pengusaha batu bara asal Kota Malang (Foto : Instagram @juragan99)

 

KABARMALANG.COM – Kabar duka menyelimuti dunia bisnis di Indonesia, karena salah seorang pengusaha batubara asal Kota Malang, Henry Soetio meninggal dunia, Senin (19/7) kemarin.

Crazy Rich Malang, Gilang Widya Pramana melalui akun instagramnya @juragan_99 menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Henry Soetio.

Gilang juga mengupload postingan duka cita tersebut pada Senin (20/7) kemarin, berupa foto-foto momen kebersamaan dengan Henry.

Gilang membumbui unggahan itu dengan caption, “Hancur hati ini berkeping-keping mendengar kabar kokoku meninggal dunia”

“Ya Allah aku bersaksi bahwa kokoku ini orang yang paling baik, orang yang paling tulus. Tempatkan kokoku di Tempat yang terbaik. Aminnn🙏🙏🙏😭😭😭”

Gilang sendiri mengaku sangat terkejut usai mendapat kabar meninggal dunianya Henry. Apalagi, Gilang mengenal Henry Soetio sebagai seorang pengusaha Malang yang teladan.

“Kaget luar biasa, ini saya takutkan ketika Pak Hendro sakit, dari awal sakit hingga akhirnya kejadian meninggal. Bener-bener kehilangan yang luar biasa,” ujar Gilang kepada Kabarmalang.com, Selasa (20/7).

Kabar Lainnya : Penipu Di Malang Bonyok Dihajar Massa, Gelapkan Mobil, Lari Dari Polisi.

Gilang mulai mengenal dan berinteraksi dengan Henry sejak tahun 2015. Sejak saat itu, Henry yang bos batubara itu juga sudah menganggap Gilang sebagai adiknya sendiri.

“Jadi sudah hampir 6 tahun kami berteman. Saya banyak belajar ilmu bisnis di Pak Henry. Pak Henry orang yang benar-benar panutan buat saya,” jelasnya.

“Jujur, karena sejak tahun 2015 saya ngefans dengan beliau, saya jadikan panutan. Dan bisa dekat seperti seorang adik itu suatu berkah bagi saya,” sambungnya.

Dalam kesaksiannya, Gilang menyebut Henry sebagai sosok yang walaupun kaya raya, namun begitu baik dan rendah hati kepada siapapun.

“Orangnya humble (rendah hati). Termasuk orang yang kaya tapi dia tidak pernah merendahkan orang lain, dan dia benar-benar jadi panutan saya, sosoknya sangat luar biasa,” tutup Gilang.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Masjid Jami’ Kota Malang Batasi Salat Idul Adha, Tiadakan Potong Kurban

Diterbitkan

,

Masjid Jami' Kota Malang Batasi Salat Idul Adha, Tiadakan Potong Kurban
Banner pemberitahuan peniadaan Salat Idul Adha 1442 Hijiriah telah terpasang di depan Masjid Jami; Kota Malang. (Foto:Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Masjid Jami’ Kota Malang tidak mengadakan Salat jamaah Idul Adha 1442 Hijriah untuk masyarakat umum pada Selasa (20/7) besok.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Kota Malang, Mahmudi Muhid mengamini. Sebab, saat ini sedang dalam masa PPKM Darurat.

Mahmudi mengatakan pelaksanaan Salat Idul Adha hanya tergelar terbatas bagi kalangan internal takmir masjid.

”Mulai marbot dan karyawan takmir masjid, mungkin ada sekitar 75-100 orang saja,” ujar Mahmudi, Senin (19/7).

Dia menuturkan peniadaan salat Idul Adha ini, jadi ikhtiar dalam usaha bersama untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Semoga pandemi wabah ini bisa segera berlalu sehingga pelaksanaan ibadah bisa kembali berjalan normal,” tuturnya.

Pihak Masjid Jami juga meniadakan penyembelihan hewan kurban, karena kondisi pandemi yang belum mereda.

Dia menyarankan agar warga yang hendak berkurban di idul adha supaya menyalurkan kurbannya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Malang.

”Sekali lagi, kami mohon maaf. Semoga wabah ini segera berlalu, caranya, warga beribadah dan berdoa dari rumah saja. Kita sama-sama saling jaga,” katanya

Dia juga menambahkan tradisi ceramah tetap tergelar lewat pengeras suara dan akan tersiar di radio-radio lokal.

Lalu, untuk takbiran keliling idul adha hanya akan ada 5 orang dari takmir masjid dari yang menyemarakkan.

”Jadi, meski tidak ada perayaan secara fisik (nyata), namun masih ada rengeng-rengengnya. Saya harap masyarakat tetap menyambut Idul Adha dengan suka cita. Beribadah dan berdoa dari rumah saja,” akhirnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Kunjungan Forkopimda Jatim di UM Pantau Serbuan Vaksinasi

Diterbitkan

,

Forkopimda Jatim mendatangi serbuan vaksinasi di Universitas Negeri Malang (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Forkopimda Jatim mendatangi serbuan vaksinasi di Universitas Negeri Malang, Minggu (18/7).

Diketahui dalam kunjungan kerja tersebut turut serta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Pangdan V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto dalam rangka meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bertajuk ‘Serbuan Vaksinasi’ yang diselenggarakan oleh Korem 083 Baladhika Jaya.

Usai melakukan peninjauan vaksinasi di Universitas Negeri Malang, Pangdam V/Brawijaya menerangkan maksud dan tujuan Forkopimda Jatim melaksanakan kunjungan ke wilayah Malang.

“Kunjungan kami ke Universitas Negeri Malang dalam rangka melihat kelanjutan pelaksanaan vaksinasi di seluruh wilayah Jawa Timur,” ungkap Pangdam.

Diketahui sebelum melaksanakan peninjauan vaksinasi di UM, Forkopimda Jatim telah meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Koarmada II Surabaya yang juga berlangsung hari ini.

“Setelah tadi di Surabaya, tepatnya di Koarmada II, kemudian sekarang di Universitas Negeri Malang. Ini merupakan bentuk kerjasama dan sinergitas antara Forkopimda Provinsi Jatim, Kabupaten/Kota, dan civitas akademika Universitas Negeri Malang,” terangnya.

Pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Negeri Malang hari ini sangat diminati oleh masyarakat, melihat animo masyarakat yang memenuhi kuota pendaftaran vaksin sejumlah 5.000 peserta telah habis.

Untuk menghindari terciptanya kerumunan, pihak Universitas Negeri Malang membagi lokasi vaksinasi di dua tempat antara lain di Gedung Graha Cakrawala dan Lapangan Tenis Indoor. (carep-04/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Penerimaan mahasiswa baru STIE KERTANEGARA MALANG

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com