Connect with us

Hukrim

Motor Kawasaki Ninja Raib Di Malang, Pelaku Nyaru Calon Pembeli

Published

on

Motor Kawasaki Ninja Raib Di Malang, Pelaku Nyaru Calon Pembeli
Ilustrasi pencurian. (Foto : Getty Images)

 

KABARMALANG.COM – Seorang warga berinisial PR (47) asal Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang mengalami nasib apes saat hendak menjual sepeda motor Kawasaki Ninja.

PR berniat membantu menjualkan motor milik temannya. Akan tetapi dia malah tertipu oleh sang calon pembeli yang membawa kabur motor Kawasaki Ninja tersebut.

Menurut data himpunan Kabarmalang.com, Kawasaki Ninja tersebut bermesin 250 cc warna hijau bernopol S 2650 MO.

Kejadian itu berawal pada bulan lalu. Saat itu korban menawarkan motor milik temannya di Facebook. Ia memposting foto motor beserta nomor kontak miliknya.

Kemudian pada hari itu pula, ada seseorang yang menghubungi korban dan mengaku berminat untuk membeli moge tersebut.

Komunikasi telah terbangun, selanjutnya korban dan calon pembeli janjian untuk melakukan transaksi pada Sabtu (3/4) sekira pukul 17.30 WIB.

Transaksi bakal terjadi di Jalan Ciliwung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, atau tepatnya di dekat SPBU Ciliwung.

Kabar Lainnya : Kelakuan Bejat, Kakek di Karangploso Cabuli Anak Tiri.

Keduanya pun akhirnya bertemu di tempat dan waktu yang mereka sepakati. Akan tetapi sang calon pembeli meminta izin untuk test ride terlebih dulu.

Korban lalu mengizinkan calon pembeli untuk test ride motor tersebut. Si calon pembeli pun langsung mengendarai moge itu.

Sepuluh menit berlalu, si calon pembeli tak kunjung kembali. Korban langsung panik dan menelpon nomor HP milik calon pembeli, akan tetapi kontak calon pembeli sudah tak aktif.

Akhirnya korban pun menyadari bahwa dia telah menjadi korban penipuan. Dia pun segera berkomunikasi dengan temannya yang memiliki motor tersebut.

Imbas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 30 juta. Selanjutnya mereka berdua melaporkan kasus penipuan itu  ke Polresta Malang Kota pada Sabtu (22/5) lalu.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni membenarkan. Pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan milik korban.

“Akan kami tindak lanjuti dengan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada. Jangan mudah percaya dengan orang asing,” terangnya kepada wartawan, Minggu (24/5) sore.(fat/yds)

Advertisement

Terpopuler