Connect with us

Wisata

Jasa Yasa Tambah Playground Di Balekambang Untuk Tarik Wisatawan

Diterbitkan

,

Jasa Yasa Tambah Playground Di Balekambang Untuk Tarik Wisatawan
Pantai Balekambang. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa terus berupaya untuk meningkatkan wisatawan pada hari raya Idul Fitri mendatang.

Sebab, bagi mereka hari raya Idul Fitri ini bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki jumlah pengunjung di banding hari-hari sebelumnya pada masa pandemi covid-19.

Direktur Utama PD (Perusahaan Daerah) Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan membenarkan. Dia mengatakan kawasan wisata pantai Balekambang, Ngliyep dan pemandian Metro menambah beberapa destinasi, seperti playground.

“Itu sebagai pengiring wisata bagi anak-anak,” ungkapnya, Selasa (11/5).

Wildan mengaku tetap optimis kunjungan wisata bakal meningkat, meski tidak terlalu membanggakan seperti sebelum pandemi covid-19.

“Apalagi, saat ini akses jalan menuju Balekambang rusak parah di wilayah Desa Srigonco akibat proyek Jalur Lintas Selatan,” tuturnya.

“Nah, akibat kerusakan akses jalan itu, penurunan kunjungan wisata sangat signifikan. Mungkin bisa mencapai 80 persen,” ujarnya.

Kerusakan jalan itu juga terjadi pada akses menuju pantai Ngliyep. Di sana, menurut Wildan juga banyak yang bolong.

Meski jalur itu tidak separah pada akses jalan menuju pantai Balekambang.

“Jadi praktis, akses yang masih bagus adalah akses menuju pemandian Metro,” tutupnya.(im/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Jembatan Kaca Gunung Bromo Bakal Dibangun Kementerian PUPR

Diterbitkan

,

Jembatan Kaca Gunung Bromo Bakal Dibangun Kementerian PUPR
Gunung Bromo. (Foto : Instagram TNBTN Bromo Tengger Semeru)

 

KABARMALANG.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membangun jembatan kaca di kawasan wisata gunung Bromo Tengger Semeru.

Titik lokasi pembangunan terencana di Seruni Point. Yakni di Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

“Setelah survei lapangan, titik-titik pilarnya ada di luar kawasan taman nasional, di lahan-lahan masyarakat. Tetapi, jembatannya melintas di atas jurang yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” kata Plt Kepala BB TNBTS, Novita Kusuma Wardani, Selasa (8/6).

Novita mengaku, pembangunan jembatan kaca yang akan melintasi gunung Bromo merupakan proyek Dirjen Bina Marga. Ini sesuai instruksi Menteri PUPR Basuki Handimuljono.

“Pak Menteri ingin membuat semacam mercusuar, untuk masterpieces tempat wisata yang berbeda dengan lainnya,” sambungnya.

BB TNBTS sendiri baru mengetahui adanya rencana pembangunan jembatan kaca pada awal tahun. Yakni saat Kementerian PUPR melakukan survei lokasi, Januari 2021 lalu.

Menurut Novita, sesuai rencana, pemandangan jembatan kaca akan mengarah ke Gunung Batok, Gunung Bromo, dan Gunung Semeru.

Akan tetapi, rencana pembangunan jembatan kaca itu sempat mendapat penolakan warga Suku Tengger. Mereka juga merupakan warga sekitar.

Pasalnya, jembatan kaca itu melintasi atas goa yang suci bagi warga.

Kabar Lainnya : Pemkab Malang Maksimalkan Infrastruktur Menuju Bromo Tengger Semeru.

Tetapi, warga akhirnya menerima rencana pembangunan jembatan. Karena, lintasan jembatan kaca itu bergeser mundur, sehingga tidak sampai melintasi atas goa.

“Waktu itu sempat ada pro dan kontra. Tapi setelah komunikasi, terpilihlah lokasi yang agak mundur. Sehingga tidak melintasi goa itu dan masyarakat tidak keberatan,” ringkasnya.

Sementara, dari perspektif konservasi, jembatan kaca itu tidak membahayakan. Karena, wisatawan bisa menikmati pemandangan tanpa bersentuhan langsung dengan ekosistem pegunungan.

“Karena pengunjung datang ke situ tidak menginjak-injak tanaman. Dia melintas di atas jembatan kaca yang minim interaksi dengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” paparnya.

Novita melanjutkan, jembatan kaca itu bisa menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin menikmati lanskap kawasan Gunung Bromo.

Menurutnya, wisatawan memiliki banyak alternatif point sehingga tidak terkonsentrasi ke satu titik.

“Ini memang merupakan salah satu pemecahan kunjungan. Kalau sekarang di Penanjakan itu sudah overload,” katanya.

Dia berharap, adanya jembatan kaca itu bisa menyajikan atraksi dan lokasi berbeda untuk melihat keindahan Bromo.(rjs/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Desa Wisata Pujon Kidul Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

Diterbitkan

,

Acara promosi ini dilakukan langsung Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Promosi Regional Desa Pujon Kidul Malang. Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang di galakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”. Proses pelaksanaan acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 terdapat rangkaian acara promosi yang diharapkan mampu mewujudkan visi 9 Desa yang dikunjungi Menparekraf dan public figure.

Agenda tersebut bertujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada diseluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi menjadikan desa mereka sebagai pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Rangkaian acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021.

Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyelenggarakan acara “Promosi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema “Indonesia Bangkit” pada Sabtu, 22 Mei 2021 bertempat di Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang.

Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang dan berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Tujuan acara ini adalah untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program ini.

Tidak hanya itu kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi
tingkat desa melalui desa wisata. Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini.

Diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

Acara promosi ini dilakukan langsung oleh Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Denny Caknan selaku Public Figure
dari Jawa Timur. (carep-03/fir)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Tamasya Literasi Rumah Baca Cerdas, Koleksi 20 Ribu Buku

Diterbitkan

,

Tamasya Literasi Rumah Baca Cerdas, Koleksi 20 Ribu Buku
Seorang pengunjung sedang memilah-milah buku di perpustakaan Rumah Baca Cerdas (Foto: RBC).

 

KABARMALANG.COM – Jika ingin bertamasya literasi di Kota Malang, datanglah ke Rumah Baca Cerdas (RBC). Letaknya  di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang.

RBC adalah warisan untuk dunia literasi dari almarhum Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Megawati Soekarnoputri. Beliau juga mantan rektor kampus UMM.

RBC berdiri pada tahun 2005 silam. Gedung RBC terdiri dari dua lantai. Di depannya ada coffe shop minimalis, agar pengunjung bisa minum kopi sembari membaca buku.

Kemudian ketika masuk di lantai satu ada ruang pertemuan untuk diskusi dan bedah buku.

Lalu di lantai dua terdapat perpustakaan yang mengarsip sekitar 20 ribu jumlah buku koleksi mendiang Abdul Malik Fadjar.

Membaca buku di perpustakaan RBC terasa nyaman dan tenang. Di beberapa sudutnya juga terdapat mural berisikan quote tentang literasi, sangat pas untuk spot berfoto ria.

Direktur Eksekutif Rumah Baca Cerdas, Subhan Setowara mengatakan bahwa ribuan buku tersebut terdiri dari berbagai macam lintas keilmuan.

Mulai dari pendidikan,  sastra, sosial politik, ekonomi, keagamaan dan lainnya tampak tertata rapi di setiap rak buku Rumah Baca Cerdas.

“Tempat ini punya jargon literasi untuk kader bangsa, buku-buku di sini secara tidak langsung sepertinya sudah beliau siapkan bagi generasi penerus bangsa,”  ujar Subhan kepada Kabarmalang.com.

“Makanya jenis bukunya beragam sekali, tapi pada akhirnya akan ada titik temu yaitu memperkuat literasi kita terhadap wawasan kebangsaan,” tambahnya.

Di perpustakaan Rumah Baca Cerdas juga terdapat  buku-buku klasik, bahkan ada buku-buku pra kemerdekaan.

“Prof Malik Fadjar memang memiliki wawasan internasional yang luar biasa, sehingga di perpustakaan RBC juga banyak buku-buku berbahasa Inggris,” tuturnya.

Kabar Lainnya : Tabur Bunga dan Kirim Doa ke Pusara Pahlawan KH. Malik,

Subhan menambahkan untuk menumbuhkan khazanah literasi, pihaknya telah menggagas program bertajuk Teman Baca bagi pembaca yang rutin berkunjung.

Bagi Teman Baca akan mendapatkan fasilitas mengikuti bimbingan kepenulisan dari mentor-mentor RBC yang mumpuni di bidangnya.

“Selain itu, bagi yang tertarik juga ada konsultasi gratis beasiswa luar negeri. Yang serius ya akan kita pandu. Bahkan yang eksklusif, bisa ikut berpartisipasi ketika kita sedang melakukan riset,” paparnya.

Terakhir, Subhan selalu mengingat satu pesan dari  Prof Malik Fadjar, yakni jangan menjadi manusia yang menggunakan kaca mata kuda.

“Maksudnya adalah jangan hanya fokus pada satu bidang saja dan bukalah pikiran untuk terus menggali wawasan literasi lebih luas lagi.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com