Connect with us

Pemerintahan

Cara Pilih Makanan dan Obat-Obatan, Ini Tips Cerdas Anggota DPR RI

Published

on

Cara Pilih Makanan dan Obat-Obatan, Ini Tips Cerdas Anggota DPR RI
Anggota DPR RI Komisi IX Dapil Malang Raya, Ali Ahmad saat memberikan sambutan dalam sosialisai BBPOM. (Foto : Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah terus menggalakkan cara cerdas pilih makanan dan obat-obatan. Edukasi terkait pentingnya produk makanan dan obat kecantikan terlegalisasi BBPOM pun masih berjalan.

Kali ini, melalui Anggota DPR RI Komisi IX Dapil Malang Raya, Ali Ahmad menggelar sosialisasi pentingnya penggunaan produk makanan dan obat-obatan terlesensi BBPOM.

Dia berbagi tips cara pilih makanan dan obat-obatan bersama BBPOM Surabaya, di Bojana Puri, Kecamatan Kepanjen, Kamis (8/4).

“Konsumen harus perhatikan lisensi BBPOM. Karena kalau ada makanan yang beredar, tapi belum tersertifikasi, maka tidak ada jaminan terkait kesehatannya,” ungkap Ali Ahmad dalam sambutannya.

Kabar Lainnya : Tips Lolos Tes CPNS, Konten Andalan Dosendeso.

Selain makanan, obat-obatan dan alat kosmetik, Ali menyebutkan tips utama adalah memperhatikan lisensi BBPOM-nya.

“Saya berharap, dengan adanya pertemuan dan tips ini, masyarakat lebih cerdas memilih mana produk obat-obatan kimia maupun tradisional. Terutama obat seperti jamu,” imbuhnya.

Selain berbagi tips, DPR RI, menurut Ali Ahmad juga akan melakukan pengawasan terkait produk-produk, khususnya obat-obatan, untuk memastikan semuanya sudah terlesensi BBPOM.

“Seperti vaksin misalnya. Bagi pengusaha yang akan melakukan vaksinasi terhadap karyawannya dengan beli sendiri, maka perlu kepastian legalitas BBPOM-nya,” ujarnya.

Sementara itu, tidak cuma tips memilih produk, kepada pelaku UMKM, Gus Ali -sapaan akrab Ali Ahmad- mengaku siap menfasilitasi kemudahan jika membutuhkan lisensi BBPOM.

“Mengurus lisensi BBPOM itu mudah dan gratis. Hanya butuh biaya laboratorium. Selebihnya tidak ada,” ujarnya.

Lantas, ia juga memberi tips kepada Pemerintah Kabupaten Malang agar maju. Pemkab Malang harus menfasilitasi pelaku UMKM Kabupaten Malang yang sudah tumbuh.

“Nanti akan kita coba berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kahupaten Malang terkait hal ini,” ringkasnya.(im/yds)

Advertisement

Terpopuler