Connect with us

Kabar Batu

Kelola Dana Zakat dan Infaq, Baznas Kota Batu Gandeng Ta’mir Masjid

Diterbitkan

,

Kelola Dana Zakat dan Infaq, Baznas Kota Batu Gandeng Ta'mir Masjid
Raker Baznas Kota Batu dan unit pengumpul zakat. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Kelola dana zakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batu gelar raker.

Baznas raker bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Ta’mir Masjid se-Kota Batu di Hall Ciptaningati Kota Batu, Rabu (7/04) pagi.

Raker juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dan berkoordinasi terkait pengumpulan dan kelola dana zakat, infaq dan sodaqoh di Kota Batu.

Ketua Baznas Kota Batu, H Ahmad Budiono, mengatakan bahwa yang berhak mengumpulkan zakat, infaq dan sodaqoh adalah badan yang memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Karena itu, Baznas Kota Batu memiliki terobosan untuk mewadahi ta’mir di setiap masjid di Kota Batu sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

“Kami ingin membuat terobosan. Pengumpul zakat di masjid tidak perlu legalitas dari OJK, tetapi cukup mendapat SK sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang menjadi bagian dari Baznas Kota Batu,” ujar Budiono.

“Sehingga, pengumpul zakat memiliki legalitas sebagai pelaksana pengumpulan dan pengelolaan zakat di lingkungan masing-masing.

Selain itu, UPZ di masing-masing masjid memiliki kewajiban untuk melaporkan dana yang terkumpul dan yang telah ditasarufkan kepada masyarakat setiap tahunnya.

“Baznas akan meminta laporan setiap selesai hari raya. Berapa jumlah zakat fitra, mal, dan sodaqoh yang telah terhimpun dan yang ter-tasarufkan berapa, nanti harus laporan,” imbuhnya.

Kabar Lainnya : Walikota Malang Launching Program OJIR Untuk Ringankan Masyarakat.

Budiono menambahkan, dengan adanya laporan data riil dana yang terkumpul akan dapat membantu perencanaan program pembangunan yang ada di Kota Batu, salah satunya pengentasan kemiskinan.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, mengatakan aktivitas pengumpulan dana zakat di Baznas adalah legal.

Ketika koordinasi antara Baznas, ta’mir masjid dan dinas-dinas terkait bisa terlaksana dengan baik, maka penyalurannya dapat berjalan dengan optimal.

“Saya mengharapkan ada program yang berkesinambungan, dengan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan dinas,” tandas Dewanti.

“Ketika masjid punya binaan warga miskin di tempatnya dengan pendampingan bersama Baznas, keadaan ekonominya bisa kita angkat,” kata Dewanti.

Harapannya, kolaborasi antara Baznas dan ta’mir masjid di Kota Batu, tidak ada lagi pengumpulan dana secara liar. Serta, zakat masyarakat bisa tersalurkan dengan benar.(fir/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Apel HUT Taruna Siaga Bencana (TAGANA) ke-17 Kota Batu

Diterbitkan

,

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat HUT Tagana ke 17 (Foto: Kominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso memimpin Apel HUT Taruna Siaga Bencana (Tagana) bertempat di Glagah Wangi, Minggu (11/4/21).

Pengabdian Tagana dalam penanggulangan bencana genap berusia 17 tahun. Tema “Sinergi Bersama Multi Pihak, Sukseskan TAGANA Menjaga Alam”, Peringatan HUT tingkat Kota Batu memilih tempat di Glagah Wangi Camping Ground.

“Area Glagah Wangi merupakan lokasi yang pernah terkena kebakaran hutan pada tahun 2019. Hari ini Kita laksanakan penghijauan agar hutan kembali pada fungsinya namun tidak meninggalkan nilai ekonomis masyarakat sekitar hutan,” ujar Koordinator Tagana Kota Batu, Purwo Ali.

Purwo Ali melanjutkan bahwa pohon yang ditanam untuk penghijauan saat ini adalah 2230 pohon. Nantinya, penghijauan ini akan terus dilaksanakan setidaknya 3 kali setiap tahunnya.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso dalam sambutannya mengajak agar Tagana dan pihak lainnya serta masyarakat bergotong royong untuk mengatasi bencana dan menjaga alam sesuai dengan tema HUT.

“Tetap semangat bertugas tanpa lelah, semoga semangat juang Tagana menjadi inspirasi masyarakat,” pesan Punjul. (carep-03/fir)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Bentuk Desa Kebangsaan, FPK Kota Batu Kunker ke FPK Situbondo

Diterbitkan

,

Bentuk Desa Kebangsaan, FPK Kota Batu Kunker ke FPK Situbondo
Studi banding FPK Batu ke Situbondo. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batu melakukan kunjungan kerja ke FPK Kabupaten Situbondo.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batu, Mochamad Agoes Machmoedi memimpin kunjungan kerja ini.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Situbondo beserta Ketua FPK Kabupaten Situbondo dan Kepala Desa Wonorejo menerima rombongan FPK Kota Batu.

Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari mulai 7-8 April 2021 ini. Tujuan kunjungan untuk mempererat tali silaturrahim antara FPK Kota Batu dengan FPK Kabupaten Situbondo.

Tetapi kunker ini juga untuk melakukan studi banding. Khususnya terkait upaya untuk mewujudkan Desa Wisata Kebangsaan di Kota Batu.

Kabupaten Situbondo memang memiliki Desa Kebangsaan. kepala Badan Kesbangpol Kota Batu, Mochamad Agoes Machmoedi membenarkan.

Sejauh ini penyelenggaraan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Kota Batu sudah berjalan dengan baik.

“Keberadaan FPK ini untuk meminimalkan masalah jika ada beberapa potensi konflik yang muncul,” ujarnya.

Dengan adanya FPK, maka ada wadah untuk menyalurkan aspirasi, mewujudkan interaksi sosial antar etnis, budaya, pendidikan dan perekonomian.

“Guna mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku dan etnis masing–masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Agoes.

Agoes memiliki harapan usai melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Wisata Wonorejo Kabupaten Situbondo.

Dia berharap FPK Kota Batu nantinya dapat membentuk Desa Kebangsaan di Kota Batu.

Karena embrio Desa Kebangsaan yang ada di Kabupaten Situbondo juga sudah ada di Kota Batu.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Batu Gelar FGD Tata Kelola Limbah

Diterbitkan

,

Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Batu Gelar FGD Tata Kelola Limbah
Suasana FGD Hari Peduli Sampah Nasional di Kota Batu. (Foto : Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Tata Kelola Sampah.

FGD ini terlaksana di ruang rapat SKPD Balai Kota Batu Gedung B Lantai 3, Jumat (9/4).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aris Setiawan menghadiri FGD bersama perwakilan dari Kecamatan dan Desa di Kota Batu.

Tema peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun ini adalah “Sampah Sebagai Bahan Ekonomi di Masa Pandemi”.

Pertama, FGD ini bertujuan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

Kedua, FGD tersebut untuk memperkuat partisipasi publik dalam upaya melaksanakan gerakan memilah sampah.

Ketiga, FGD ini memperkuat komitmen dalam menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

“Indonesia berada pada peringkat yang cukup tinggi di dunia dalam menyumbang sampah plastik terbanyak ke laut,” kata Aries.

“Peringatan ini merupakan suatu kepedulian dari pemerintah dan masyarakat terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dan bencana-bencana akibatkan penimbunan sampah,” ujarnya.

Aries menjelaskan, FGD ini membahas berbagai macam teknis penanganan sampah dan limbah.

Misalnya, teknis pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga menuju TPA yaitu pada hari senin, selasa, kamis dan jumat yang merupakan jadwal pengangkutan sampah organik.

Kemudian, hari rabu dan sabtu merupakan jadwal pengangkutan sampah anorganik.

Terakhir, hari minggu merupakan jadwal pengangkutan sampah B3, dan sistem ini akan teraplikasi secara bertahap.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com