Connect with us

Olahraga

Pasutri Tuna Netra Total Dukung Arema di Piala Menpora Dari Rumah

Diterbitkan

,

20210325 195015
Pasutri Aremania penyandang tuna netra saat menikmati laga Arema melawan Barito Putera. Keduanya mendukung dari rumah saja (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Kiprah klub Arema Malang sudah berakhir di Piala Menpora  2021. Arema menjadi juru kunci Grup A dengan raihan satu poin saja.

Meski Arema menorehkan hasil minor dalam ajang tersebut. Suporter fanatik mereka Aremania tetap loyal mendukung Singo Edan.

Dukungan kepada Arema datang dari berbagai kalangan, termasuk dari penyandang disabilitas. Yakni, Kholilu Rohman, 26, dan Elin Agus Tri Rahayu, 28.

Mereka adalah pasangan suami istri  penyandang tuna netra di Kota Malang. Mereka menunjukan dukungan dan cinta kepada Arema di ajang Piala Menpora 2021.

Sejoli ini menikah pada bulan Agustus 2020 lalu. Piala Menpora menjadi perhelatan sepakbola pertama yang mereka berdua nikmati dalam status sebagai pasutri.

Saat ini mereka berdua membuka usaha Pijat Tuna Netra di wilayah Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Duel Arema versus Barito Putera di matchday kedua Grup A Kamis (25/3) lalu, menjadi debut bagi pasutri itu menikmati laga Arema.

Ratusan Lansia Antusias Menikmati Hiburan dan Bernyanyi di Peringatan HLUN.

Keduanya totalitas dalam mensupport Arema dari rumah saja. Sang suami, Kholil, mengenakan jersey Arema berwarna biru. Istrinya, Elin memakai celana sporty dan hijab berwarna biru. Plus kalungan syal Arema di lehernya.

Kholil membenarkan. Laga Arema menantang Barito Putera menjadi suguhan pertama Arema yang dia nikmati bersama sang istri.

“Ini pertama kali saya nikmati pertandingan Arema dengan istri. Karena sejak kami nikah kan Arema tidak pernah main lagi,” ujar Kholil kepada Kabarmalang.com, di kediamannya Kamis (25/3).

Mereka menikmati pertandingan Arema dengan mendengarkan suara komentator yang terlontar dari tayangan di TV.

Kholil sebelumnya sering menikmati pertandingan Arema melalui siaran radio saat masih tinggal di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Dinsos Jawa Timur.

Di tempat itu pula Kholil bertemu dengan Elin yang kini menjadi istrinya. Dulu status mereka hanya sebatas teman.

“Dulu zaman di panti, kami sering ada agenda nikmati bareng Arema. Kami berdua seangkatan. Waktu itu posisinya masih teman dekat,” ujar Pria asal Bojonegoro itu.

Kholil mengaku senang akhirnya kembali bisa menikmati pertandingan Arema. Terlebih dia mengajak beberapa teman disabilitas dari komunitas Lingkar Sosial Indonesia.

“Perasaannya alhamdulillah senang, bisa sama keluarga dan teman-teman juga. Ini juga kami siapkan camilan biar lebih enak ngikutin pertandingannya,” bebernya.

Kholil sedikit mereview laga tersebut. Dia sedikit kecewa karena Arema harus bertekuk lutut dari Barito Putera dengan skor akhir 2-1.

“Iya agak kecewa sedikit. Padahal ada kesempatan di menit akhir dapat tendangan penalti, tapi gagal. Itu kesempatan emas, minimal imbang ya kalau itu gol,” ungkapnya.

Elin, sang istri mengamini. Dia sumringah bisa mengikuti laga Arema bareng suami. Apalagi mereka berdua kompak menggunakan outfit Aremania.

“Saya memang suka warna biru, perasaannya senang banget, karena seru, bisa bersama gini ngikutinnya. Terus senang juga bisa kompak sama suami,” tutur Elin.

Dukung Gerakan Menonton Bola dari Rumah

Kholil bersama Elin sangat menjunjung tinggi protokol kesehatan. Sehingga mereka mengapresiasi gerakan mendukung dan menonton sepakbola dari rumah saja.

“Saya sepakat karena saat ini pandemi. Walaupun banyak yang pengen nonton di stadion kan. Tapi gak mungkin nonton langsung di stadion, karena penonton tidak bisa jaga jarak,” katanya

Pria yang mengidolai El Loco Gonzales itu mengatakan bahwa ketika nonton di stadion, suporter tentu akan saling berdempetan. Sehingga, menurutnya untuk sementara ini memang perlu laga tanpa penonton di stadion.

Kholil sangat berkeinginan jika pandemi telah berakhir, dia ingin menikmati langsung aksi Arema di Stadion Kanjuruhan bersama sang istri.

“Kayaknya nonton di tribun jauh lebih seru kalau bareng keluarga. Saya ingin merasakan euforia di tribun Aremania, nyanyi bareng mereka,” akhirnya.

20210325 204400

Kholilu Rohman dan Elin Agus Tri Rahayu kompak mendukung Arema (Foto 2: Fathi)

Elin juga menambahi. Terkait menonton bola di rumah, dia patuh dengan peraturan dari pemerintah agar tetap taat prokes.

Elin mulai intens mengikuti kiprah Arema saat jaman gemilangnya Arema asuhan Robert Alberts, ketika mampu menjuarai ISL 2009/2010.

Dia menggemari legiun asing Roman Chamelo bersama duo Singapura, yakni Noh Alam Shah dan M Ridhuan. Untuk pemain lokal dia mengidolakan Dendi Santoso.

Elin sepaham dengan suaminya. Jika pandemi Covid-19 telah mereda, dia juga ingin mendukung langsung Arema dari tribun Stadion Kanjuruhan.

“Kepengen nonton di Stadion Kanjuruhan, pengen banget di tribun penonton, nyanyi chant Arema. Chant andalan saya adalah, kami Arema, salam satu jiwa, di Indonesia kan selalu ada,” tutupnya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler