Pemerintahan
Wacana Larangan Mudik, Pengusaha Transportasi Malang Legowo

KABARMALANG.COM – Wacana larangan mudik muncul dari pemerintah pusat pada Hari Raya Idul Fitri 2021 mendatang. Tentu pengusaha jasa transportasi harus mengencangkan ikat pinggang.
Pasalnya, momentum Idul Fitri itu seharusnya jumlah penumpang semakin meningkat. Tetapi, karena wacana larangan mudik, penumpang bakal menurun drastis.
Owner PO Bagong Transportasi, Hari Soesilo menyadarinya. Wacana ini bakal menurunkan jumlah penumpang pada Hari Raya Idul Fitri itu.
Kabar Lainnya : Terdampak Covid-19, PO Bagong Tanpa PHK Karyawan.
Hanya saja, menurutnya hal itu sudah menjadi resiko pengusaha jasa transportasi.
“Terlepas menurun atau tidak, tapi ini kan demi kesehatan penumpang. Kita sebagai pengusaha yang penting mengikuti aturan pemerintah,” ungkapnya, Senin (5/4).
Misalnya, kebijakan larangan mudik itu nantinya benar-benar bergulir. Hari mengaku tetap akan mengoperasikan seluruh armadanya untuk penumpang reguler.
Sebab, ia memprediksi untuk angkutan antar kota tidak akan terlalu berdampak signifikan, daripada angkutan antar provinsi.
“Misalnya penumpang dari Jakarta mungkin berdampak signifikan. Tapi kalau angkutan antar kota Blitar, Malang, dan Surabaya saya yakin masih ada harapan,” tuturnya.
Tetapi, ia memastikan penerapan protokol kesehatan akan tetap berjalan secara ketat.
“Misalnya setiap penumpang wajib menggunakan masker, serta akan ada jarak antara bangku penumpang,” ujarnya.
Adapun prediksi penurunan angka penumpang mencapai 50 persen. Karena, Bagong berkaca dari prosentase pada moment Idul Fitri 2020 lalu. Kala itu Malang sedang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar.
“Kalau dulu penurunan penumpang mencapai 50 persen. Semoga tahun ini tidak sampai menurun sebanyak itu,” bebernya.
Lantas, gaji sopir dan karyawan PO Bagong Transportasi tetap akan terpenuhi. Dia akan menutupi dari unit usaha lainnya.
“Jadi, saya pastikan hak sopir dan karyawan secara keseluruhan akan tetap terpenuhi,” ringkasnya.(im/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































