Connect with us

Olahraga

Reuni di YonBekAng, Insan Tinju Malang Rencanakan Kompetisi Milenial

Published

on

Reuni di YonBekAng, Insan Tinju Malang Rencanakan Kompetisi Milenial
Reuni insan tinju Malang di markas YonBekAng. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Insan tinju Malang Raya reuni di YonBekAng 2/MJW/2 Kostrad. Rabu (3/3) sore, reuni ini sekaligus memunculkan rencana turnamen.

Karena, hasil reuni tinju di YonBekAng, pembibitan atlet masih kurang. Sehingga, perlu ada pembinaan bibit secara intensif.

“1970 sampai 80’an, ada 20 sasana tinju di Malang. Tetapi sekarang yang aktif bisa terhitung dengan satu tangan,” ujar mantan juara dunia WBC junior dan IBF Inter Continental 1986-1987, HM Nurhuda di Sasana Manggala YonBekAng 2/MWJ/2 Kostrad, kawasan Kesatrian.

Wakil Ketua Pertina Jatim ini mengusulkan adanya sparring session. Karena, perlu ada wadah pembinaan tinju secara berjenjang.

“Paling tidak, sparring akan membuat sasana-sasana kembali bergairah. Sehingga selanjutnya bisa ada gelaran secara bertahap dan meluas,” beber pegawai Perumdam Tugu Tirta Kota Malang itu.

Sunarko, Komisi Wasit Jawa Timur mengamininya. Menurutnya, pembinaan bibit muda menjadi kunci menghidupkan tinju Malang.

“Petinju muda sebetulnya ada banyak. Petinju putri juga ada. Tetapi sayangnya tidak ada event. Sehingga gairah menggeluti tinju jadi redup,” tutur guru SMK 1 Kota Malang ini.

Danyon Bekang 2 Kostrad, Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa pun sepakat. Dia sendiri berjuang mandiri menegakkan sasana batalyon.

“Saya juga sengaja mengundang Bapak Wakil Walikota Malang. Sekaligus para senior insan tinju. Mohon masukan, mau ke mana tinju di Malang ini,” kata Firman, sapaan akrabnya.

Dia berharap reuni ini bisa menghidupkan dunia tinju Bhumi Arema.

Wawali Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengarahkan insan tinju ke Musrenbang.

“Mumpung musrenbang tingkat kota belum terselenggara. Ayo bikin usulan program,” serunya.

Kabar Lainnya : Divif 2 Kostrad Singosari Kenalkan Skydiving Center.

Promotor tinju nasional, Ade Herawanto sepakat. Dia menerangkan, kehidupan tinju bergantung dari sinergi pemangku kepentingan.

Owner sasana d’Kross Boxing Camp sudah merencanakan turnamen tinju. Tetapi, tajuknya adalah gelar tinju milenial saat pandemi.

Dia mengkombinasikan event tinju konvensional dengan gaya kekinian. Dia juga akan menayangkan tinju secara online. Baik secara virtual maupun live streaming.

“Event ini kerja bareng d’Kross-Aremania dengan Kemenpora RI. Pertina Jatim, KTI Malang, promotor nasional Armin Tan,” jelas Ade.

“Kemudian PT KAI Daop 8, PT PLN, Divif 2 Kostrad. Paskhas TNI AU, Bank Jatim dan lainnya. Target kami tergelar akhir Juni mendatang,” ujar Pembina Pertina Jatim periode 2020-2023 itu.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler