Connect with us

COVID-19

Tes GeNose Stasiun Malang Kota Baru Hari Pertama, 4 Positif

Diterbitkan

,

Tes GeNose Stasiun Malang Kotabaru Hari Pertama, 4 Positif
Salah satu calon penumpang yang Tes GeNose C19 di Stasiun Kotabaru Malang, hasilnya negatif (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Tes GeNose C19 sudah tersedia di Stasiun Kota Baru Malang. Mulai Minggu (28/2), penumpang jarak jauh wajib GeNose.

Hal itu berdasarkan SE Kemenhub No 20 Tahun 2021. Yakni pelanggan jarak jauh wajib menunjukkan negatif GeNose C19. Atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR.

Luqman Arif, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya membenarkan. Layanan GeNose di Stasiun Kota Baru Malang buka 07.00 -16.00 WIB.

“Pelanggan bertiket dan lunas, bisa memanfaatkan layanan tersebut. Dari jam 7 pagi sampai 4 sore,” ujar Luqman kepada wartawan, di Stasiun Kotabaru, Minggu (28/2).

Kabar Lainnya : Kereta Tanpa Lokomotif Jalan Sendiri Dari Stasiun Malang Kota Baru.

Pada hari pertama layanan GeNose, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sampai jam 11, ada 72 calon penumpang  ikut tes.

Dari 72 calon penumpang, ada empat yang positif. Luqman mengatakan ada beberapa tindakan merespons hal seperti itu.

Luqman Arif, Manajer Humas PT KAI  Daop 8 Surabaya. (Foto : Fathi)

“Misal ada yang positif. Pertama, tidak kami bolehkan naik ke kereta api,” terang Luqman.

“Tiket kereta api kami batalkan. Uang kita kembalikan 100 persen penuh. Kami kembalikan langsung tunai di lokasi setelah mengambil hasil,” tambahnya.

Luqman menyarankan bagi yang hasilnya positif untuk isolasi mandiri. Kemudian melakukan pengobatan lebih lanjut di puskesmas atau klinik.

Kabar Lainnya : Dampak Covid-19, Penumpang KA Anjlok 50 Persen.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Dinkes Kota Malang. Kami sampaikan data penumpang tersebut (hasil positif) kepada mereka,” jelasnya.

Layanan tes GeNose Stasiun Malang Kotabaru terjangkau. Yakni Rp 20 ribu. Sementara tes rapid antigen Rp 105 ribu. Hasil tes GeNose juga lebih cepat keluar. Yaitu 3-5 menit saja.

“GeNose layanannya relatif lebih cepat. Tetapi kami tetap mengimbau masyarakat. Kalau mau tes jangan mepet-mepet jam keberangkatan kereta api,” pesannya.

“Antisipasinya kalau antre panjang. Risikonya ketinggalan jam keberangkatan kereta api. Seyogyannya kalau mau tes, bisa 3-5 jam sebelum keberangkatan. Bahkan mungkin satu hari sebelumnya,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro

Diterbitkan

,

Wajibkan Masker, Aparat Kedungkandang Tegur Pelanggar Di Lesanpuro
Petugas di Lesanpuro saat memberi teguran dan mendata pelanggar prokes. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi Kota Malang tergelar pagi tadi, Sabtu(17/4).

Operasi ini menegakkan disiplin dan penertiban prokes wajib masker di wilayah Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang.

Panit Lantas Polsek Kedungkandang Ipda Dandu Iswanto, memimpin apel persiapan operasi pukul 08.30 WIB. Sementara, pasukan gabungan terdiri dari TNI Polri dan jajaran Pemkot Malang.

Titik operasi adalah di depan kantor Kelurahan Lesanpuro kedungkandang.

Ipda Dandu Iswanto mewakili Kapolsek Kedungkandang. Kemudian, Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto mewakili Danramil.

Lurah Lesanpuro Suwandi hadir bersama SekLur Nico Dadik Prayoga. Termasuk Kasi Trantib Lesanpuro Lilik.

Babinsa Lesanpuro Serda Syamsuri, Bhabinkamtibmas Lesanpuro Aiptu Abdul Hadi dan Satpol PP Kota Malang juga standby di lokasi.

Kabar Lainnya : Sikat HP Teman, Kawanan Remaja Lesanpuro Ditangkap Polisi.

Tim gabungan menyisir pengguna jalan yang melintas di depan Kelurahan Lesanpuro Jalan Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang.

“Kegiatan operasi gabungan ini bertujuan menegakkan disiplin dan menertibkan prokes wajib masker,” ujar Bati Bhakti TNI Pelda Sri Purwanto.

Petugas memakai sejumlah aturan untuk mendasari operasi. Misalnya Inpres No.6, perda No.2 tahun 2020, Pergub No.53 tahun 2020 dan Perwali No.30 tahun 2020.

Operasi yustisi melakukan penindakan dan pembagian masker kepada masyarakat dan pengendara roda dua dan empat.

Pukul 10.00 WIB, Operasi yustisi dan pembagian masker selesai. Total pelanggaran tidak memakai masker 15 orang dan tidak pakai helem 10 orang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro

Diterbitkan

,

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro
Petugas gabungan saat operasi di depan Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin dan penertiban prokes kembali bergulir di Kedungkandang.

Kali ini, petugas menyasar jalanan depan kantor Kelurahan Tlogowaru untuk melaksanakan operasi yustisi.

Operasi pun terlaksana pada Kamis (15/4) mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Sejak pagi, petugas sudah standby di Jalan Raya Tlogowaru No 119 Kecamatna Kedungkandang Kota Malang.

Petugas menggunakan empat dasar hukum untuk menegakkan prokes dan PPKM mikro.

Pertama, Inpres No 6 tahun 2020, kemudian Pergub No 53 tahun 2020, setelah itu Perwali No 30 tahun 2020 dan SE Wali Kota Malang nomor 1 tahun 2021.

Kanit Sabhara Ipda Yulianto beserta 15 anggota Polsek Kedungkandang menjalankan operasi. Hadir juga, Sertu Heru Baskoro dari Koramil Kedungkandang.

Kemudian, Aiptu Bambang Bhabinkamtibmas Tlogowaru, 6 orang Satpol PP Kota Malang dan 5 staf kelurahan
Tlogowaru.

Kami menjalankan operasi penegakan disiplin di depan Kelurahan Tlogowaru dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara,” ujar Sertu Heru Baskoro.

Petugas menegur pengguna jalan yang tidak memakai masker. Tetapi, petugas juga memberikan masker secara gratis kepada mereka.

“Operasi selesai pukul 10.00 WIB. Semoga kegiatan ini bisa menekan penyebaran covid-19 di Kota Malang, khususnya di wilayah Tlogowaru,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Paham Ada PPKM

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Tahu Ada PPKM
Operasi yustisi di Madyopuro Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang dan TNI Polri melaksanakan operasi penegakan PPKM skala mikro di wilayah Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Rabu pagi (14/4) pukul 09.00 Kanit Lantas Iptu Sutadi memimpin operasi setelah mengambil apel untuk pasukan gabungan.

Pelaksanaan operasi yustisi fokus memberikan imbauan pada warga masyarakat agar selalu memakai masker. Petugas juga mengingatkan warga untuk selalu disiplin menggunakan protokol kesehatan 3M.

Selain itu petugas membagikan masker kepada pengguna jalan, dan warga yang tidak bermasker.

Giat operasi ini melibatkan Panit Binmas Ipda Prayogo, Lurah Madyopuro, Babinsa Madyopuro Serma Sinto, Babinkamtibmas Madyopuro, Kasi trantib dan Satpol PP Kedungkandang.

Kegiatan operasi yustisi selesai pukul 10.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Serma Sinto Babinsa Madyopuro Koramil Kedungkandang mengatakan bahwa tindakan operasi yustisi, yaitu memberikan teguran lisan.

Petugas juga pendataan terhadap pelanggar protokol kesehatan, serta memberikan edukasi tentang prokes terutama 3M.

“Dari hasil pantauan operasi prosentase kesadaran masyarakat terhadap pencegahan covid-19 akan adanya penegakan disiplin pemberlakuan PPKM di wilayah Madyopuro mencapai 85 persen,” ungkap Sinto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com