Connect with us

Peristiwa

Satu Anjing Lembah Dieng Mati Setelah Makan Nasi Dari Netizen

Diterbitkan

,

Satu Anjing Lembah Dieng Mati Setelah Makan Nasi Dari Netizen
Indra Wardana, sang pemilik anjing viral di Lembah Dieng, menunjukkan tempat anjingnya mati karena dikasih makan nasi (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Satu anjing Lembah Dieng yang viral mati. Gara-garanya, netizen memberi makan anjing itu nasi dan kue.

Padahal, anjing ini sedang menjalani terapi makan rumput. Karena, anjing tersebut menderita sakit lambung.

Indra Wardana (45), sang pemilik anjing membenarkan. Satu anjing di Lembah Dieng miliknya mati. Yaitu, pitbull yang bernama Thor.

“Anjing saya itu sedang sakit. Nasi itu justru membuat asam lambungnya semakin parah,” ujar Indra kepada wartawan di kediamannya.

Baca Juga : Anjing Terlantar Lembah Dieng Viral, Ini Penjelasan Pemilik Anjing.

Sebelumnya, netizen Malang Raya memang heboh. Sebuah video menunjukkan anjing-anjing kurus di Lembah Dieng. Netizen mengklaim majikan menelantarkan sejumlah anjing itu.

Dalam salah satu potongan video, netizen memberi makan nasi. Sang perekam video juga memberi kue. Ternyata, beberapa jam kemudian si anjing tersebut mati.

Indra mengetahui anjingnya memakan nasi dan kue pada pukul 4 sore, Senin (15/2) kemarin. Sedangkan anjingnya meregang nyawa pada pukul 3 dini hari, Selasa (16/2).

“Saya sudah tidak mencari pelakunya (netizen) untuk klarifikasi. Karena nyawa anjing saya sudah gak kembali. Waktu jam 4 sore itu, saya langsung upayakan tolong. Dia (anjing) udah diare,” jelasnya.

Netizen tanpa tabayyun memberi makan nasi dan kue. Sebaliknya, Indra menegaskan hanya pemilik anjing yang mengetahui kebutuhan peliharaannya.

Sehingga, dia menyayangkan netizen pemberi makan tidak berusaha mengklarifikasi.

”Terus terang saya pemiliknya, kecewa sekali. Tanpa konfirmasi, main kasih makan sembarangan. Yang tahu porsi, gizi dan kondisi anjingnya kan saya,” terangnya.

Anjing Terlantar Lembah Dieng Viral, Ini Penjelasan Pemilik Anjing

Thor, pitbull yang mati setelah ada netizen memberinya makan nasi dan kue.

“Akhirnya kalau begini (meninggal), siapa yang dirugikan? Anjing kesayangan saya meninggal, saya juga yang kena bully,” tambahnya.

Fransiska (47) seorang dog lover dan mediator kasus ini menambahkan. Netizen pemberi makan nasi memberi makan karena kasihan.

“Saya sempat berkomunikasi dengan (netizen) Si pemberi makan. Mereka murni memberi makan karena kasihan. Tetapi salah karena mereka tidak mengklarifikasi ke pemilik anjing,” terangnya.

”Kata mereka bilang soalnya kayak gak terawat.Saat dipanggil-panggil pemilik rumah juga gak keluar. Akhirnya mereka ngumpulin nasi dan kue untuk anjing ini,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kecelakaan Di Malang Hari Ini, Satu Wanita Tertabrak Mobil Pickup

Diterbitkan

,

Kecelakaan Di Malang Hari Ini, Satu Wanita Tertabrak Mobil Pickup
Ilustrasi bangkai sepeda motor (Foto: Getty Images)

 

KABARMALANG.COM – Kabar hari ini, seorang wanita pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ki Ageng Gribig Kedungkandang Kota Malang, Minggu pagi (13/6).

Korban kecelakaan berinisial SU, 55, seorang ibu rumah tangga. Sementara, tempat tinggalnya adalah Jalan Raya Madyopuro, Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Kemudian, kejadian nahas ini, melibatkan pengendara sepeda motor merk scoopy dengan mobil pickup yang belum terdeteksi identitasnya.

Sampai hari ini, kecelakaan di Kota Malang itu belum terungkap tuntas karena pengendara pickup melarikan diri.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi membenarkan. Kecelakaan itu terjadi sekira pukul 08.00 WIb di depan toko Kue Lumpur Bakar.

“Asal mula pengendara sepeda motor Honda Scoopy No. Pol. N-4263-ABI berjalan lurus dari selatan ke utara,” ujar Saiful, Senin (14/6).

Kabar Lainnya : Wanita Pengendara Motor Tewas Seruduk Pohon.

Kemudian tiba-tiba kendaraan milik korban jatuh roboh ke kanan. Sedangkan pengendaranya membentur roda kiri belakang kendaraan mobil pickup yang sedang melintas.

“Setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas, mobil pickup meninggalkan lokasi kecelakaan tidak memberikan pertolongan maupun melaporkan kepada petugas kepolisian,” jelasnya.

Alhasil pengendara sepeda motor mengalami luka-luka kecelakaan lalu lintas itu. Korban mengalami luka di kepalanya.

Tak berselang lama polisi datang melakukan evakuasi dan olah TKP. Sekaligus membawa korban ke RSSA Malang.

“Korban kecelakaan lalu kami bawa ke RSSA untuk mendapatkan perawatan. Kemudian korban pun akhirnya meninggal dunia dalam perawatan itu,” akhirnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Tertabrak Kereta Api, Pengendara Motor Asal Kotalama Malang Meninggal

Diterbitkan

,

Situasi TKP di persimpangan rel KA tanpa palang pintu di Kotalama, Kota Malang yang menewaskan 1 orang pengendara (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Seorang pria pengendara motor berinisial E, 61, warga Kotalama, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang tewas seketika saat tertabrak kereta api, Minggu (13/6) pagi.

Kejadian nahas itu terjadi di persimpangan rel kereta api tanpa palang pintu di antara Jalan Martadinata, Gang Madiun dan Jalan Zaenal Zakse, Kebalen pada pukul 09.30 WIB.

Menurut himpunan informasi Kabarmalang.com. Korban datang melintas dengan sepeda motor bermerk Honda Supra dari arah barat yakni Gang Madiun menuju ke timur yaitu Jalan Zaenal Zakse.

Sementara, Kereta Api Matarmaja tujuan Malang-Blitar tersebut datang dari arah utara yakni Stasiun Kota Baru menuju ke arah selatan.

”Itu kereta sebenarnya sudah lewat. Tapi bapak (korban) ini kecepetan masuk sebelum gerbong terakhir bener-bener lewat” ujar Ardi, 32, warga sekitar, kepada wartawan di TKP, Minggu (13/6).

“Nah di situ dia (korban) kayaknya setirnya keseret gerbong kereta,” tambah Ardi.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang Kota Malang, Kompol Yusuf Suryadi membenarkan. Dia mengatakan korban terpental sejauh 10 meter saat tertabrak kereta api hingga tewas.

”Korban meninggal di tempat. Usai mengetahui hal ini, saya koordinasi dengan Unit Laka, Tim Inafis dan Rumah Sakit untuk mengevakuasi korban. Kami bawa ke RSSA Malang,” kata Yusuf, Minggu (13/6).

Terpisah, Anam Namli, Ketua RW 01 Kotalama, Kota Malang turut berduka cita atas meninggalnya korban. Korban itu termasuk tetangga rumahnya.

Anam pun mengaku heran korban yang dia kenal sehari-hari itu biasanya melintasi jalan lain, bukan melintasi persimpangan tanpa palang pintu itu.

”Mungkin saat pas lagi terburu-buru terus lewat jalan sini. Padahal, sebelumnya sudah ada warga yang mengingatkan kalau ada kereta api lewat,” terang Anam kepada wartawan, Minggu (13/6).

”Memang, sehari-hari dia selalu antar istri kalau jam segini. Tapi biasanya lewat muter lewat pasar, jarang-jarang lewat sini. Mungkin sudah takdirnya,” sambungnya.

Anam menambahkan bahwa korban juga belum lama ini resmi menjadi Ketua RT 09 RW 1 di Kotalama Kota Malang. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Toko Kelontong Terbakar Akibat Korsleting Kulkas Es Krim di Kedungkandang Malang

Diterbitkan

,

Toko Kelontong di Kedungkandang Kota Malang yang terbakar akibat korsleting kulkas es krim (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah toko kelontong bernama Toko Damai terbakar akibat korsleting kulkas es krim di toko tersebut, Minggu (13/6) siang.

Toko ini terletak di Jalan Raya Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang atau tepatnya di depan Kantor Polsek Kedungkandang Kota Malang.

Seorang saksi mata bernama Nico Fredi, 30, warga Jalan Mayjend Sungkono, menceritakan kronlogis kejadian tersebut yang terjadi pada pukul 10.30 WIB.

“Saya pulang kerja mau beli rokok di sini (Toko Damai) tiba-tiba saya lihat ada kebakaran. Lah terus kacanya ini saya pecahin, terus ada pihak kepolisian patroli lewat, saya panggil, bilang ada kebakaran,” ujar Nico kepada wartawan, Minggu (13/6).

Nico mengatakan asal kebakarannya dari korsleting kulkas es krim yang kebetulan di sampingnya ada banyak kardus, sehingga muncullah api dari situ.

“Saya bantu polisi dan warga nyiram air, ternyata di belakang (dalam toko) ada salah satu mbah, saya masuk ke dalam untuk menyelamatkan,” terangnya.

Nenek yang berada di dalam toko itu bernama Marsinah, 83, dia penjaga Toko Damai. Api yang membara menimbulkan asap yang tebal sehingga nenek itu sesak napas.

“Apinya sudah sangat tinggi sekali, akhirnya asapnya tebal sekali. Untungnya nenek itu bisa selamat, dia mengalami sesak napas. Sekarang dalam perawatan di ambulans,” jelasnya.

Semantara itu, Edi Susianto, Komandan Regu 1 Damkar Kota Malang menambahkan pihaknya mendapat laporan kebarakan pada pukul 10.45 WIB.

“Tanpa menunggu lama-lama kita berangkatkan tiga unit Damkar beserta 15 personil,” ujar Edi, Minggu (13/6).

Edi juga mengamini bahwa bahwa kebakaran itu berasal dari konsleting kulkas es krim.

“Dekatnya (kulkas) situ ada tumpukan kardus. Friezernya panas membuat asap dan api dari kardus muncul,” jelasnya.

Proses pemadaman toko tersebut berlangsung selama lima menit, karena sebelumnya sudah dapat penangan dari Polsek Kedungkandang dan warga sekitar.

“Apinya sempat besar, karena sudah terkondisikan Polsek kedungkandang, akhirnya bisa terkendali. Luasan yang terbakar itu 2 kali 3 meter,” akhirnya. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com