Connect with us

Pemerintahan

Januari 2021, Ada 755 Janda Baru di Kabupaten Malang

Diterbitkan

,

Aturan Poligami Terbaru, Suami Wajib Tunjukkan Daftar Aset
Humas Pengadilan Agama Kabupaten Malang, Muhammad Ghazali, MH. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Kasus perceraian di Kabupaten Malang tampaknya masih tinggi. Terbukti, Januari 2021 lalu, jumlah perceraian mencapai 755 kasus.

200 di antaranya kasus cerai gugat. Sementara, 555 kasus cerai talak.

“Jumlah ini terbanyak terbanyak ketiga di Jawa Timur,” ungkap Humas Pengadilan Agama Kabupaten Malang, Muhammad Ghazali, Selasa (16/2).

Faktor ekonomi menjadi pemicu utama sekian banyak perceraian itu.

Baca Juga : Janda Baru Kabupaten Malang 5464 Jiwa.

“Akibat perekonimian, akhirnya terjadi cekcok antara suami istri. Kemudian berujung perceraian,” tutur pria asal Nganjuk ini.

Selain itu, istri biasanya berusaha mencukupi ekonomi. Dengan cara menjadi TKW di luar negeri.

“Tapi, bukan malah memperbaiki ekonomi. Justru terjadi perselingkuhan. Sehingga, lebih banyak angka cerai gugat daripada cerai talak,” pungkasnya.

Cerai talak adalah perceraian oleh suami. Sedangkan cerai gugat adalah permintaan cerai oleh istri.(im/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Pembekalan Satpol PP Dan Linmas, Kodim 0833 Kota Malang Ingatkan 4D

Diterbitkan

,

Pembekalan Satpol PP Dan Linmas, Kodim 0833 Kota Malang Ingatkan 4D
Pembekalan Satpol PP dan Linmas oleh Forkopimda Kota Malang di Ijen Suites Hotel. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pembekalan Satpol PP dan Linmas Kota Malang tergelar Sabtu (27/2). Sebab, keduanya berperan dalam keamanan ketentraman masyarakat.

Karena itu, diseminasi peranan dan fungsi keduanya perlu penguatan. Kodim 0833/Kota Malang turut membekali dua lembaga itu.

Pembekalan Satpol PP dan Linmas terhelat di  Hotel Ijen Suites. Danramil 0833/03 Blimbing Kapten Arh Imran menjadi pemateri.

Dia menyampaikan kerawanan sosial memang penyebab terjadi Konflik. “Misalnya kesenjangan yang sering terjadi di masyarakat,” ujar Imran.

Kabar Lainnya : Hari Ini Bioskop Kota Malang Sudah Kantongi Izin Satpol PP

Sehingga, dia meminta Satpol PP dan Linmas memiliki deteksi dini. Karena, dua instansi ini garda terdepan di wilayah.

“Harus temu cepat dan lapor cepat,” katanya. Linmas juga harus melibatkan partisipasi masyarakat.

Selain itu, Linmas juga harus berkolaborasi dengan Babinsa Babinkamtibmas. Sekaligus, bekerjasama dengan pemerintah desa. Supaya keamanan dan trantibum terjamin.

Imran pun membekali Linmas dengan rumus 3D. Yaitu Dekati, Dengar dan Dapatkan informasi. Untuk itu, Linmas harus berperan di wilayah.

Dandim 0833/Kota Malang LetKol Arm Ferdian Primadhona sepakat. Peran Linmas semakin krusial karena kondisi pandemi.

Mereka pun berperan menjaga protokol kesehatan. Supaya, masyarakatnya terhindar dari segala wabah penyakit.

“Saya berharap Linmas juga ikut memutus rantai covid-19. Jika menemukan hal-hal yang menonjol segera laporkan kepada RT/RW. Sekaligus, laporan Babinsa/Babinkamtibmas,” sambungnya.

Dandim juga berpesan agar Linmas tidak terpengaruh hoaks. Dia meminta Linmas bisa menyaring kebenaran informasi.

Ferdian menegaskan, Linmas bisa semakin aktif di kampung tangguh. Karena, perannya sama yaitu deteksi dini.

Selain Ferdian, segenap Forkopimda Kota Malang hadir dalam pembekalan. Yaitu, Wali Kota Malang Sutiaji. Kemudian, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata.

Hadir pula Sekkota Malang Wasto. Kasatpol PP Priyadi. Jajaran camat, serta anggota Satpol PP Kota Malang.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Yustisi Mergosono Kedungkandang Jaring 14 Pelanggar

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Mergosono Kedungkandang Jaring 14 Pelanggar
Operasi yustisi Mergosono Kedungkandang Kota Malang saat menjaring pelanggar. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM –Sebanyak 14 orang terjaring operasi yustisi di Mergosono Kedungkandang. Sabtu (27/2), belasan orang itu kedapatan tak bermasker.

Ada juga yang tidak menggunakan helm saat berkendara.  Mereka terjaring di depan SDN Mergosono Jalan Kolonel Sugiono.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mergosono pun menggiring pelanggar. Mereka juga memberi teguran dan sanksi kepada pelanggar.

Kabar Lainnya : PPKM Mikro, Operasi Yustisi Kota Malang Blusukan Ke Kampung Celaket.

Selain itu, aparat memberikan masker secara gratis. Dengan imbauan, masyarakat jangan pernah keluar rumah tanpa masker.

Operasi yustisi Mergosono terdiri dari aparat gabungan TNI-Polri. Serta, anggota kecamatan dan kelurahan setempat.

Kabar Lainnya : Razia Madyopuro, Operasi Yustisi Tegur Warga Tak Bermasker.

Kanit Lantas Polsek Kedungkandang, Iptu Sutadi membenarkan. Dia menyebut operasi yustisi Mergosono menyasar warga tak bermasker.

Targetnya, operasi yustisi bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat. Sehingga, masyarakat terlindungi dari penyebaran covid-19.

Kabar Lainnya : Forpimcam Sukun Kota Malang Gelar Operasi Yustisi.

“Kami juga harus melaksanakan operasi dengan tanggung jawab. Supaya, protokol kesehatan terlaksana di tengah masyarakat Kedungkandang,” ujar Sutadi.

Dia pun berharap operasi yustisi ini bisa efektif. Karena, tren masyarakat Kota Malang sendiri terus membaik.

Kabar Lainnya : Operasi Yustisi Lowokwaru, 12 Pelanggar Terjaring.

“Harapannya bisa memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Malang. Khususnya masyarakat Kecamatan Kedungkandang,” tambahnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Vaksinasi Tahap Kedua Kabupaten Malang Target 20.300 Orang

Diterbitkan

,

Vaksinasi Tahap Kedua Kabupaten Malang Target 20.300 Orang
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi covid-19 tahap kedua Kabupaten Malang sudah mulai. Sejak Kamis (26/2), Pemkab melaksanakan suntik vaksin.

Dengan sasaran, tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksinasi. Kemudian, TNI, Polri, guru dan wartawan di Kabupaten Malang.

obyek penyuntikannya adalah 20.300 orang. Sehingga, Pemkab Malang mempersiapkan 4.060 vial.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP.

“4.060 vial itu untuk 40.600 suntik vaksin. Kalau dua kali suntikan berarti ada 20.300 orang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Sabtu (27/2).

Kabar Lainnya : Bupati Malang Sanusi Minta Penerima Vaksin Tidak Tiru Raffi Ahmad.

Saat ini Pemkab Malang masih pendataan vaksinasi tahap kedua. Hasilnya, nakes yang belum vaksin 3.000.

Selanjutnya TNI ada kurang lebih 1300. Setelah itu Polri 1.300 juga.

“Kemudian guru. Prioritas pertama adalah empat itu. Wartawan juga di dalamnya,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Jajaran Polres Malang Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19.

Suntik vaksin itu terjadwal mulai Kamis (25/2). Pemprov mendistribusikannya ke Pemkab pada Rabu (24/2).

“Kamis baru vaksinasi tahap kedua. Nakes sampai tiga hari, Kamis, Jumat, Sabtu. Kemudian Senin (1/3) mulai TNI Polri, selanjutnya guru,” terangnya.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli.

Sedangkan, jenis suntik vaksin adalah buatan Sinovac Biotech. Sehingga kemasannya berbeda dengan kemasan yang pertama. Kemasannya sekarang satu vial untuk sepuluh suntikan.

“Sementara, tahap II ini, vaksin Sinovac Bio Farma. Cuma beda kemasan,” pungkasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com