Connect with us

Kabar Batu

Wali Kota Batu Lantik 31 PPPK dan 13 Pejabat Fungsional

Diterbitkan

,

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko melantik PPPK dan pejabat fungsional. Pelantikan terhelat di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Rabu (10/2).

Dewanti mengatakan PPPK sama dengan PNS. Secara hak dan kewajiban, PPPK juga memakai indikator penilaian ASN.

“Penilaian kinerja PPPK bertujuan menjamin objektivitas prestasi kerja. Karena, ada perjanjian kerja PPK dengan pegawai yang bersangkutan,” kata Dewanti saat pelantikan.

Penilaian tersebut harus berjalan secara obyektif. Dia juga meminta penilaian terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan.

Sehingga, Dewanti meminta pejabat terlantik untuk selalu upgrade. Dia meminta mereka meningkatkan  keilmuan dan pengalaman.

“Terus belajar juga demi melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tambah Dewanti.

Baca Juga : Walikota Malang Lantik 758 Pejabat di Lingkungan Pemkot Malang.

Kepala BKPSDM Siswanto menerangkan, ada 13 pejabat fungsional terlantik.

“Yakni, pejabat fungsional pengelola pengadaan barang/jasa. Dan, 31 PPPK,” ujar Siswanto.

Mereka terdiri dari 24 PPPK tenaga pendidik. Kemudian, 7 PPPK tenaga penyuluh pertanian Kota Batu.

Pelaksanaan pelantikan sendiri menerapkan protokol kesehatan covid-19.(fir/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Gelar Aksi Damai, MPC PP Kota Batu Di Depan Sekolah SPI

Diterbitkan

,

Gelar Aksi Damai, MPC PP Kota Batu Di Depan Sekolah SPI
Massa dari ormas Pemuda Pancasila MPC Kota Batu melakukan aksi damai dan hearing di SPI. (Foto : Hari)

 

KABARMALANG.COM – Apa jadinya bila pemuda-pemuda yang sangar tapi peduli anak mulai bersuara? Itu juga yang terjadi di Kota Batu.

Kurang lebih 200 orang massa organisasi kemasyarakatan (ormas) MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu, melakukan aksi damai di depan sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), Senin (7/6).

Mereka turut menyuarakan penolakan kekerasan seksual terhadap anak. Dugaan pelecehan seksual terhadap anak memang sedang menimpa founder SPI seperti marak dalam pemberitaan.

SPI pun membuka ruang diskusi bersama beberapa anggota DPRD Kota Batu dan perwakilan aksi dari PP.

Guru pembina Agama Islam, Achyat menerima peserta aksi damai di auditorium SPI dan menampung aspirasi tersebut.

“Proses hukum sedang berjalan. Bahkan, sekarang ibu kepala sekolah juga sedang berada di Polda Jatim guna menjalani pemeriksaan. Mari kita bersama kawal penegakan hukum, tapi tanpa meninggalkan beban psikologis kepada anak-anak kami di sini (SPI, red),” kata dia.

Tidak banyak keterangan yang bisa SPI sampaikan. Karena, menurutnya memang siswa siswi di SPI sedang dalam kondisi baik.

“Monggo bisa bertanya langsung kepada anak-anak kami di sini. Mereka baik-baik saja, sama tetap mendapatkan perlakuan yang seharusnya,” imbuh dia.

Ketua Srikandi PP Kota Batu, Hj Dewi Kartika menegaskan bahwa aksi damai ini adalah bentuk kepedulian PP terhadap nasib para korban.

“Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan di Polda Jatim, akan kita terus kawal hingga selesai. Lewat aksi ini kita berharap para korban tidak merasa sendiri,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Batu ini.

Sementara itu Heli Suyanto, pengurus PP Kota Batu mengatakan bahwa kedatangan ini untuk mengetahui kondisi siswa yang masih ada di sekolah.

“Kita imbau korban lain yang belum melapor, ayo jangan takut, kita ada di belakang adik-adik semua. Jangan merasa terintimidasi, semua siap mengawal dan melindungi para korban,” tegasnya.

Kabar Lainnya : Gelar Aksi Damai, Bagikan Bunga di Jalan.

Memang, semua elemen terkait tetap harus mengusung semangat praduga tak bersalah. Tetapi baik pemerintah dan elemen pendidikan harus bisa mengantisipasi sejak dini.

Sementara, tugas ormas seperti PP Kota Batu adalah mengawal kasus ini sampai terang benderang.

“Apalagi, kejadian itu di sekolah yang harusnya mereka mendapat bimbingan, pendidikan, dan perlindungan,” ujar Heli.

Bukan hanya selesai di situ, setelah melakukan pembicaraan dengan pihak sekolah, rombongan massa bergeser menuju Polres Batu. Mereka juga melakukan komunikasi dengan Kapolres Batu terkait perkembangan kasus ini.

Ketua MPC PP Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono mengamini. Aksi ini harus tergelar agar tidak terjadi lagi kejadian serupa.

Para anggota Pemuda Pancasila ini juga memiliki anak di rumah. Mereka tidak mau kejadian seperti ini menimpa buah hati mereka.

Sehingga, dorongan keras untuk pengawasan lebih intens dari semua stakeholder, harus ada. Terutama pada sekolah yang mendapat label eksklusif.

“Di Kota Batu ada beberapa sekolah yang dapat label eksklusif. Tolong stigma itu hapus saja. Kita harus belajar banyak dari kejadian ini,” ringkasnya.

“Harus ada evaluasi besar-besaran terlebih pengawasan pada sekolah yang menyediakan asrama. Tolong kita semua jangan mudah percaya,” tandasnya.(har/fir)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Desa Gunungsari Terima Predikat Desa Damai Dari Wahid Foundation

Diterbitkan

,

Desa Gunungsari Terima Predikat Desa Damai Dari Wahid Foundation
Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu saat menandatangani plakat predikat Desa Gunungsari Bumiaji sebagai desa damai. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Desa Gunungsari terima predikat sebagai Desa Damai Gunungsari dari Wahid Foundation. Deklarasi itu terlaksana Senin (31/5) di Pendopo Kecamatan Bumiaji.

Desa Gunungsari merupakan desa kedua di Kota Batu setelah Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, yang terima predikat sebagai desa damai.

Format deklarasi sendiri mengusung tajuk “Merangkul Perbedaan, Mewujudkan Perdamaian”. Wahid Foundation bekerjasama dengan UN Women dan BNPT menyelenggarakan acara ini.

Mujtaba Hamdi, Direktur Eksekutif Wahid Foundation, menjelaskan, bahwa program desa damai ini berdasar dari ucapan Gus Dur tentang 3 lapis persaudaraan.

“Persaudaraan yang kita bangun ada tiga lapis. Persaudaraan berdasarkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniah, persaudaraan kebangsaan dan Ukhuwah Kadariah, yaitu persaudaraan universal sesama manusia,“ kata Mujtaba Hamdi.

Kabar Lainnya : Dusun Brau Gunungsari Surganya Susu Sapi.

Mujtaba Hamdi kemudian menjelaskan ada penanaman nilai-nilai dalam proses pembinaan Desa Damai Gunungsari.

Misalnya nilai perdamaian, 9 nilai Gus Dur, peran perempuan dalam pembangunan perdamaian, dan anti radikalisme.

Sementara itu, Mohammad Zein Alkhalis Nasution, Direktur Kerjasama Regional dan Multilateral Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengamini.

Deklarasi ini menjadi momentum yang tepat berhubungan dengan merebaknya intoleransi yang telah menyusup di masyarakat. Terutama di kalangan rentan yakni perempuan.

“Kita melihat, peran perempuan dalam kegiatan ekstrimisme dan terorisme semakin menonjol dan menjadi terang-terangan,” katanya.

Kegiatan berlanjut dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Batu, Kades Gunungsari, Kader Desa Gunungsari, dan Direktur Eksekutif Wahid Foundation.

Menutup acara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa 95 persen masyarakat adalah muslim.

“Kami tetap bisa hidup dengan damai, bahkan acara keagamaan kami saling membantu satu dengan yang lain. Dalam hal sosial kemasyarakatan, tidak ada batasan,” kata Wali Kota.

Wali Kota Batu juga berharap program desa damai bisa tersebar di semua desa yang ada di Kota Batu.

“Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan, dan semakin sejahtera,” pungkasnya.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Pedagang Pasar Di Kota Batu Mendapatkan Vaksinasi Covid-19

Diterbitkan

,

Pedagang Pasar Di Kota Batu Mendapatkan Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi untuk pedagang di Kota Batu. (Foto : har)

 

KABARMALANG.COM – Pedagang Pasar Sayur Kota Batu mendapatkan vaksinasi covid-19, pada Jumat (28/5).

Di waktu yang sama, kegiatan serupa juga berjalan di Hotel Purnama dengan sasaran para pedagang di Pasar Selecta dan sekitarnya.

Kepala Dinas Kesehatan, drg. Kartika Trisulandari, membenarkan. Dia mengatakan vaksinasi ini merupakan upaya Dinkes Kota Batu untuk menjangkau sasaran prioritas, yaitu pedagang langsung di tempat kerjanya.

“Target vaksinasi ada 180 orang di Pasar Sayur, dan 250 orang di Hotel Purnama,” jelas Kartika.

Kartika berharap dengan semakin banyak orang yang mendapatkan vaksin, nantinya mereka dapat saling melindungi dan terlindungi dari Covid-19.

Program vaksinasi oleh pemerintah ini membawa harapan bagi masyarakat, dunia usaha, dan juga UMKM. Besar harapan pandemi Covid-19 di Kota Batu dapat segera terkendali.

Selain itu, harapannya vaksinasi ini juga dapat menimbulkan rasa aman bagi para pelaku usaha dan konsumen saat melakukan transaksi.

Momentum ini pun dapat menjadi dorongan kuat untuk pulihnya kembali kehidupan masyarakat. Sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal seperti sediakala.(har/fir)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com