Connect with us

COVID-19

PPKM Mikro, Polresta Malang Kota Kuatkan Kampung Tangguh Semeru

Diterbitkan

,

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata. (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COMKota Malang akan menerapkan PPKM Mikro, pada 9-22 Februari 2021. Polresta Malang Kota saat ini sedang berupaya menguatkan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota,  Kombes Pol Leonardus Simarmata membenarkan. Penguatan kampung tangguh dengan cara bersinergi dengan lintas sektor.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Serta dengan puskesmas-puskesmas yang ada,” ujar Leonardus kepada wartawan, Senin (8/2).

Baca Juga : PPKM Mikro Mirip Kampung Tangguh, Malang Sudah Terapkan Sejak 2020.

Teknis penguatan kampung tangguh yakni lewat tracing, tracking dan treatment. Dia mengimbau jika masyarakat terkonfirmasi covid-19, untuk tidak isolasi mandiri.

“Saya sudah sampaikan, jika ada warga yang terkonfirmasi positif mohon dengan sangat kita akan evakuasi dan bawa ke Safe House ataupun RS Lapangan,” terangnya.

Saat ini kampung tangguh berjumlah 85. Leo, sapaannya, merencanakan akan menambah lagi hingga menjadi 100 kampung tangguh.

“Tujuannya adalah menambah di wilayah yang zona merah dan orange seperti yang telah kita petakan,” ujarnya.

Setiap kampung tangguh memiliki bed untuk penanganan sementara masyarakat yang terpapar Covid-19. Sehingga selanjutnya bisa merujuk ke safe house atau RS Lapangan.

“Nanti kampung tangguh akan menyiapkan dua atau tiga bed dan itu hanya sementara. Mungkin beberapa jam saja, kita akan lakukan evakuasi ke Safe House atau RS Lapangan,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Operasi Yustisi Mergosono Kedungkandang Jaring 14 Pelanggar

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Mergosono Kedungkandang Jaring 14 Pelanggar
Operasi yustisi Mergosono Kedungkandang Kota Malang saat menjaring pelanggar. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM –Sebanyak 14 orang terjaring operasi yustisi di Mergosono Kedungkandang. Sabtu (27/2), belasan orang itu kedapatan tak bermasker.

Ada juga yang tidak menggunakan helm saat berkendara.  Mereka terjaring di depan SDN Mergosono Jalan Kolonel Sugiono.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mergosono pun menggiring pelanggar. Mereka juga memberi teguran dan sanksi kepada pelanggar.

Kabar Lainnya : PPKM Mikro, Operasi Yustisi Kota Malang Blusukan Ke Kampung Celaket.

Selain itu, aparat memberikan masker secara gratis. Dengan imbauan, masyarakat jangan pernah keluar rumah tanpa masker.

Operasi yustisi Mergosono terdiri dari aparat gabungan TNI-Polri. Serta, anggota kecamatan dan kelurahan setempat.

Kabar Lainnya : Razia Madyopuro, Operasi Yustisi Tegur Warga Tak Bermasker.

Kanit Lantas Polsek Kedungkandang, Iptu Sutadi membenarkan. Dia menyebut operasi yustisi Mergosono menyasar warga tak bermasker.

Targetnya, operasi yustisi bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat. Sehingga, masyarakat terlindungi dari penyebaran covid-19.

Kabar Lainnya : Forpimcam Sukun Kota Malang Gelar Operasi Yustisi.

“Kami juga harus melaksanakan operasi dengan tanggung jawab. Supaya, protokol kesehatan terlaksana di tengah masyarakat Kedungkandang,” ujar Sutadi.

Dia pun berharap operasi yustisi ini bisa efektif. Karena, tren masyarakat Kota Malang sendiri terus membaik.

Kabar Lainnya : Operasi Yustisi Lowokwaru, 12 Pelanggar Terjaring.

“Harapannya bisa memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Malang. Khususnya masyarakat Kecamatan Kedungkandang,” tambahnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Vaksinasi Tahap Kedua Kabupaten Malang Target 20.300 Orang

Diterbitkan

,

Vaksinasi Tahap Kedua Kabupaten Malang Target 20.300 Orang
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Vaksinasi covid-19 tahap kedua Kabupaten Malang sudah mulai. Sejak Kamis (26/2), Pemkab melaksanakan suntik vaksin.

Dengan sasaran, tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksinasi. Kemudian, TNI, Polri, guru dan wartawan di Kabupaten Malang.

obyek penyuntikannya adalah 20.300 orang. Sehingga, Pemkab Malang mempersiapkan 4.060 vial.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Tahap 2 Kota Malang, Suntik 9873 Guru TK Sampai SMP.

“4.060 vial itu untuk 40.600 suntik vaksin. Kalau dua kali suntikan berarti ada 20.300 orang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Sabtu (27/2).

Kabar Lainnya : Bupati Malang Sanusi Minta Penerima Vaksin Tidak Tiru Raffi Ahmad.

Saat ini Pemkab Malang masih pendataan vaksinasi tahap kedua. Hasilnya, nakes yang belum vaksin 3.000.

Selanjutnya TNI ada kurang lebih 1300. Setelah itu Polri 1.300 juga.

“Kemudian guru. Prioritas pertama adalah empat itu. Wartawan juga di dalamnya,” jelasnya.

Kabar Lainnya : Jajaran Polres Malang Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19.

Suntik vaksin itu terjadwal mulai Kamis (25/2). Pemprov mendistribusikannya ke Pemkab pada Rabu (24/2).

“Kamis baru vaksinasi tahap kedua. Nakes sampai tiga hari, Kamis, Jumat, Sabtu. Kemudian Senin (1/3) mulai TNI Polri, selanjutnya guru,” terangnya.

Kabar Lainnya : Vaksinasi Guru Tuntas, Kota Malang Siapkan Sekolah Tatap Muka Juli.

Sedangkan, jenis suntik vaksin adalah buatan Sinovac Biotech. Sehingga kemasannya berbeda dengan kemasan yang pertama. Kemasannya sekarang satu vial untuk sepuluh suntikan.

“Sementara, tahap II ini, vaksin Sinovac Bio Farma. Cuma beda kemasan,” pungkasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Dandim-Kapolresta Resmikan KTS Dan Posko, Razia Masker Jalan Terus

Diterbitkan

,

Dandim-Kapolresta Resmikan KTS Dan Posko, Razia Masker Jalan Terus
Letkol Arm Ferdian Primadhona dan Kombespol Leonardus Simarmata. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dandim-Kapolresta terus mendorong kesuksesan PPKM mikro. Jumat (26/2), keduanya meresmikan Kampung Tangguh Semeru dan posko.

Yakni di RW 01 Kelurahan Penanggungan Kecamatan Klojen. Dandim-Kapolresta hadir bersama jajarannya.

Masyarakat posko PPKM mikro pun menyambut kedatangan keduanya. Sejak awal masuk, protokol kesehatan pun terlaksana ketat.

Dua pejabat ini pun wajib menjalankan prokes. Sebelum masuk, pejabat Forkopimda Kota Malang pun harus cuci tangan.

“Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak. Termasuk keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19. Yakni, dengan melahirkan Kampung Tangguh Semeru,” kata Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata.

Kabar Lainnya : Forkopimda Kabupaten Malang Tinjau Dua Kampung Tangguh Semeru.

Menurutnya, pembangunan KTS adalah wujud kepedulian masyarakat. Serta, niatan baik untuk menghindarkan Kota Malang dari penyakit.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona pun sepaham. Menurut Ferdian, KTS dan posko PPKM mikro adalah garda depan.

Masyarakat juga bisa aktif membantu menanggulangi covid-19. Sehingga, Ferdian mengapresiasi masyarakat RW 01 Penanggungan.

“KTS dan posko PPKM mikro sangat efektif. Karena, berfungsi menanggulangi penyebaran covid-19,” sambungnya.

Peresmian KTS dan posko PPKM mikro ditandai pemotongan tumpeng. Kemudian, Forkopimda Kota Malang juga menyerahkan bantuan sembako.

Dengan harapan, bisa membantu logistik ketahanan pangan KTS.

Sementara itu, Kodim dan Polresta juga getol operasi. Forpimcam Blimbing menghelat operasi PPKM mikro, Jumat (26/2).

Sasarannya adalah wilayah Arjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang.  Petugas gabungan pun membagikan masker kepada warga.

Serta, memberikan imbauan pelaksanaan 3M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Petugas gabungan terdiri dari Koramil dan Polsek Blimbing. Kemudian, petugas Kecamatan Blimbing.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com