Connect with us

Pemerintahan

#PindahKeTelegram Trending, Ingatkan Bahaya Pencurian Data Pengguna

Published

on

#pindahketelegram Trending, Ingatkan Bahaya Pencurian Data Pengguna

 

KABARMALANG.COM – Tagar #pindahketelegram trending di Twitter, Minggu (7/2). Ini karena kebijakan baru WhatsApp yang membagikan data ke Facebook. Sehingga, memunculkan lagi gelombang pindah ke Telegram atau Signal.

Mantan kontraktor CIA sekaligus ahli keamanan internet, Edward Snowden, bahkan sudah mengeluarkan seruan berhenti memakai WhatsApp.

Dia menyampaikannya saat mengutip cuitan orang terkaya di dunia, Elon Musk, sambil menandai akun Twitter milik Signal (@signalapp).

“Thats @signalapp, for those who dont speak, Elon. (Ini aplikasi Signal, untuk mereka yang tidak bicara),” kata Snowden membalas cuitan Elon, lansiran Liputan6.com.

Baca Juga : Elon Musk, Orang Terkaya Dunia, Hartanya Setara APBN Indonesia.

#pindahketelegram pun makin membuat cuitan Snowden berdampak. Karena, dia sendiri sejak lama tidak memakai WhatsApp. Serta, lebih memilih menggunakan Signal.

Para pengikut Snowden di Twitter pun banyak menanyakan mengapa harus memercayai Signal.

Snowden mengaku menggunakan Signal setiap hari dan dia masih aman-aman saja.

“Here’s a reason: i use it every day and I’m not dead yet. (Ini alasannya : Aku menggunakannya setiap hari dan aku tidak mati),” ujar Snowden.

Snowden sendiri adalah mantan analis NSA yang sempat menggegerkan dunia. Dia membocorkan ‘kejahatan’ rahasia NSA dan CIA Amerika Serikat yang gemar mencuri data warganya.

Berdasarkan label privasi di App Store, Signal mengaku tidak mencoba mengumpulkan data pengguna. Termasuk, #pindahketelegram trending karena Telegram mengaku tidak ‘mencuri’ data penggunanya.

Satu-satunya data adalah nomor telepon pengguna saat mendaftar. Tetapi Signal tak berupaya menghubungkan nomor telepon tersebut dengan identitas pengguna.

Begitu juga, Telegram masuk dalam aplikasi yang paling sedikit mengambil dan mengumpulkan data pengguna. Sementara, Facebook masuk di papan atas pencuri data pengguna.

Orang terkaya di dunia, Elon Musk, mengajak para pengguna untuk memakai aplikasi pesan Signal daripada WhatsApp.

Ajakan ini dicuitkan oleh bos Tesla dan SpaceX melalui akun Twitter centang biru @elonmusk.

“Use Signal,” cuit Elon Musk, dikutip dari PCMag, setelah WhatsAPp memperbarui kebijakan privasinya.

Atau, seperti netizen Indonesia, yang mendorong #pindahketelegram.

Ajakan Elon Musk tersebut tentu jadi pukulan bagi Facebook. Tetapi, WhatsApp tetap bersikeras kebijakan privasi baru mereka tidak mengubah apapun.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler