Connect with us

Politik

Militer Myanmar Kudeta, Aung San Suu Kyi Masuk Bui Lagi

Diterbitkan

,

Militer Myanmar Kudeta, Aung San Suu Kyi Masuk Bui Lagi
Kudeta militer di Myanmar. (Foto : STR/AFP via Getty Images)

 

KABARMALANG.COM – Kudeta militer Myanmar menggegerkan dunia. Senin kemarin, militer Myanmar menggulingkan Aung San Suu Kyi.

Militer Myanmar juga mengambil alih kekuasaan beberapa jam sebelum parlemen baru buka. Sebab, Partai Liga Nasional Untuk Demokrasi (NLD) menang pemilu 8 November lalu.

Kemenangan ini menjadi referendum pada pemerintahan demokratis Aung San Suu Kyi. Tetapi, militer Myanmar menolak ini.

Panglima angkatan bersenjata, Jenderal Min Aung Hlaing pun mengambil alih kekuasaan. Dia langsung memberlakukan status darurat.

Status darurat berlaku secara nasional. Sementara, durasi status darurat adalah satu tahun.

Kudeta militer ini terhitung sejak tanggal pengumuman perintah. Ini sesuai dengan pasal 417 konstitusi 2008, kata militer Myanmar.

Saluran telepon ke ibu kota Naypyitaw mati. Pusat komersial utama Yangon itu lumpuh. TV negara pun tak beroperasi, lansiran Reuters.

Orang-orang bergegas ke pasar di Yangon. Mereka membeli makanan dan persediaan.

Sementara yang lain berbaris di ATM. Mereka buru-buru menarik uang tunai, Reuters melaporkan.

Kudeta tentara mengambil posisi di balai kota di Yangon. Data internet seluler serta layanan telepon di kantor NLD terganggu, kata penduduk.

Kemudian, konektivitas internet telah turun secara dramatis, kata layanan pemantauan NetBlocks.

Militer menangkap Aung San Suu Kyi. Ini bukan kali pertama Suu Kyi berseteru dengan militer. Sebelumnya, dia juga sudah pernah masuk penjara sebagai tahanan politik.

Presiden Myanmar Win Myint dan para pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi lainnya juga masuk bui.

Baca Juga : Ngaku Dibegal, Warga Giripurno dan Temas Masuk Bui.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengeluarkan imbauan. Ini terkait situasi politik terkini di Myanmar setelah kudeta militer terhadap Aung San Suu Kyi.

Kemlu RI mengimbau kepada seluruh WNI di Myanmar untuk tenang. WNI juga harus waspada, dan terus memantau perkembangan situasi keamanan paska kudeta.

Serta meminimalisir kegiatan tidak penting dan tetap tinggal di rumah. Kedutaan Besar RI di Yangon pun merilis imbauan serupa.

“KBRI Yangon telah berkomunikasi dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia. Sejauh ini WNI di Myanmar dalam keadaan sehat dan aman,” kata Kemenlu RI dalam pernyataan tertulis di situs webnya, 1 Februari 2021.

Kemennlu RI juga mengatakan WNI di Myanmar bisa menghubungi hotline KBRI Yangon. Di nomor +95 9503 7055 atau surel consular@kbriyangon.org. Itu jika membutuhkan bantuan darurat di tengah kudeta.

Saat ini tercatat sekitar 500 orang WNI menetap di Myanmar. Mayoritas WNI, bekerja di sektor migas, pabrik, industri garmen, dan anak buah kapal.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, sebelumnya mengatakan pemerintah belum memutuskan untuk memulangkan WNI di Myanmar paska kudeta.

“Belum ada (rencana memulangkan WNI),” katanya, lansiran Tempo, 1 Februari 2021.

Menurut Faizasyah, pemerintah Indonesia memantau terus perihal perkembangan kondisi di Myanmar. “Pejabat terkait sedang memastikan,” tuturnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu RI meminta pihak-pihak yang bersengketa di Myanmar untuk mengedepankan dialog. Serta, menghindari kudeta bersenjata yang berpotensi melukai rakyat.

Indonesia juga meminta pihak di Myanmar menggunakan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Piagam ASEAN.

Yakni komitmen pada hukum, kepemerintahan yang baik, prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang konstitusional.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Hindari Kerumunan, DPRD Helat Vaksinasi Tahap 2 di Kantor DPRD Kota Malang

Diterbitkan

,

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika saat mendampingi prosesi vaksinasi tahap 2 anggota DPRD Kota Malang, Pujianto (Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Anggota DPRD Kota Malang mengikuti vaksinasi tahap dua Kota Malang, Rabu (24/2). Sebab mereka juga termasuk dalam petugas pelayanan publik.

Agenda vaksinasi terhelat di Kantor DPRD Kota Malang, diikuti oleh 35 anggota. Rencana sebelumnya sempat dijadwalkan tergelar di RS Melati Husada.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika membenarkan. Tujuan pergantian lokasi vaksinasi untuk menghindari kerumunan.

“Kami takutkan jika ramai-ramai di situ (RS Melati Husada), akan melanggar protokol Covid-19,” ungkap Made, sapaannya, kepada wartawan, Rabu (24/2).

“Sehingga kami tawarkan di sini (Kantor DPRD Kota Malang) karena gedung kami lebih luas, jadi tidak menganggu pasien lain,” tambahnya.

Made menerangkan bagi anggota yang ingin mengikuti vaksinasi harus lolos tiga syarat. Pertama, harus berusia 19-59 tahun.

“Kedua, selama tiga bulan terakhir tidak terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiga harus sehat lahir batin, dan keluarga di rumah tidak sedang sakit,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan, dari 45 anggota DPRD Kota Malang, tersisa 35 anggota yang memenuhi syarat dan bisa mengikuti tahapan vaksinasi.

“Dari hitungan saya yang memenuhi syarat sebanyak 35 dewan. Dari sisi usia ada 7 orang yang tidak bisa, dari sisi yang pernah terjaring positif/OTG sementara yang tiga bulan terakhir ini cuman 3 orang,” ujarnya.

Politisi PDIP itu pun mengusahakan agar ASN dan TPOK di bawah naungan Sekertaris Dewan bisa mengikuti vaksinasi.

“Saya harapkan ASN dibawah pak sekwan dan TPOK semua harus vaksin supaya sama ketahananya. Jangan sampai dewannya saja yang kebal dan aman Covid-19, tapi ASN dan TPOK malah yang tidak,” tutupnya. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca

Politik

Invitasi Menulis DPC PDIP Kota Malang Berhadiah Rp 10 juta

Diterbitkan

,

Invitasi Menulis DPC PDIP Kota Malang Berhadiah Rp 10 Juta
PDIP Kota Malang menggelar invitasi menulis solusi banjir untuk HUT ke-48.

 

KABARMALANG.COM – Invitasi menulis DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Malang berhadiah Rp 10 juta. Ini sekaligus memperingati HUT ke-48 PDIP. Sehingga, partai berlogo banteng siap menggelontor hadiah.

Sementara, temanya “Solusi Mengatasi Banjir di Kota Malang”. Ini mengajak masyarakat peduli lingkungan. Kepedulian itu bisa tertuang dalam karya tulis pendek populer.

DPC PDIP Kota Malang bekerja sama dengan media partner. Yaitu kabarmalang.com dan tugumalang.id.

Kabar Lainnya : Idul Kurban, DPC PDI Perjuangan Kota Malang Sembelih 5 Sapi dan 12 Kambing.

20 tulisan solutif menarik mendapat uang pembinaan Rp 500 ribu. Setiap peserta juga memperoleh e-sertifikat invitasi menulis dari DPC PDIP Kota Malang.

Peserta adalah masyarakat umum. Naskah harus merupakan hasil karya pribadi. Larangan keras terhadap pelaku plagiasi.

Selain itu, naskah harus orisinil. Serta belum pernah terbit di mana pun. Setiap peserta hanya bisa mengirim satu naskah.

Sementara, ketentuan naskah antara lain ukuran laman MS Word A4. Times New Roman 11 pt dengan spasi 1,5.

Kemudian, margin normal rata kiri kanan (align justify). Sedangkan, panjang naskah maksimal 2000 karakter.

File tersimpan dalam format pdft. Dengan titel file : SolusiBanjirMlg_Nama Penulis_Judul. Peserta juga mengunggah karyanya di bit.ly/Invitasimenulismlg.

Peserta juga wajib mengunggah karya di feed Instagram. Dengan hastag #DPCPDIPKotamalang dan #HUT48PDIP. Tag juga Instagram @kabarmalang_com dan @tugumalangid.

Pendaftaran dan pengiriman naskah mulai 15 Februari. Sementara, batas pengiriman naskah 13 Maret 2021.

Penilaian evaluasi tulisan adalah 13-14 Maret 2021. Selanjutnya, pengumuman 15 Maret 2021.

Tidak ada biaya pendaftaran alias gratis. Informasi lebih lanjut hubungi Dicky : 0856-4849-7323.

Kabar Lainnya : DPC PDIP Kota Malang Resmi Adukan Pembakar Bendera Partai ke Polresta.

Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Rian DK membenarkan. Invitasi menulis merupakan rangkaian HUT ke-48, 10 Januari lalu.

“Selama ini banjir terus melanda Kota Malang. Sementara, kami dari partai politik yang duduk di DPRD. Tentu ingin menyerap langsung ide-ide mengatasi masalah perkotaan,” ujar Made yang juga Ketua DPRD Kota Malang.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Politik

PKS Kota Malang 2020-2025 Pelantikan Ajak Kolaborasi Millenial

Diterbitkan

,

PKS Kota Malang 2020-2025 Pelantikan Ajak Kolaborasi Millenial
Agenda pelantikan Kepengurusan MPD, DPD dan DED PKS Kota Malang periode 2020- 2025, di Gedung DPRD Kota Malang (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COMDPW PKS melantik pengurus DPD Kota Malang, Minggu (21/2). Pelantikan terhelat virtual, bersamaan dengan 38 Kabupaten/Kota se-Jatim.

MPD, DPD dan DED PKS Kota Malang 2020-2025 juga terlantik. Pelantikan virtual terhelat di Gedung DPRD Kota Malang.

Ernanto Djoko Purnomo, Ketua DPD PKS Kota Malang terpilih mengamini. Usai pelantikan, kepengurusannya bakal berkolaborasi dengan kaum millenial.

“50 persen pemilih PKS di Pemilu 2019 anak muda. Pemilu 2024, kami ingin meningkatkan milenial pemilih PKS,” ujar Djoko, sapaannya, kepada wartawan, Minggu (21/2).

Kabar Lainnya : PKS Launching Hari Aspirasi dengan Makan Sate Bareng Dewan.

Djoko menegaskan PKS bakal menjadikan milenial subjek politik. Karena, mereka bukan objek politik. PKS siap mendorong milenial aktif aktulisasi diri dan berkarya.

“Pengurus ini pun 50 persen isinya milenial. Misalnya di Bidang Kepemudaan. Kabidnya Fikri Ghifari berusia 26 tahun. Anggota termudanya Alif Sakti usianya baru 22 tahun,” jelas Djoko.

Dia mengatakan pelantikan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas. DPD PKS Kota Malang juga mendorong efektivitas kinerja.

Termasuk, kaderisasi dalam kepengurusan partai. Karena itu, milenial pun masuk dalam kepengurusan. Dia memastikan ini adalah perubahan untuk kemajuan partai.

“Bukan sekadar rutinitas organisasi lima tahunan. Ini untuk penyegaran pengurus. Bertujuan mendukung anggota partai yang professional. Serta membangun citra positif partai di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kabar Lainnya : Peduli Krisis Air Bersih, Fraksi PKS Menyalurkan Bantuan di Wilayah Terdampak.

Harapannya, kepengurusan baru bisa memajukan DPD PKS Kota Malang. Kemudian mencapai target dan arah kebijakan partai.

“Mampu membawa kemajuan, manfaat yang luas. Kemudian memberi kontribusi dan pelayanan terhadap masyarakat Kota Malang,” terangnya.

“Seperti tagline PKS. Yakni bersama melayani rakyat dan tagar #pkspelayanrakyat,” lanjut pria bersemangat milenial ini.

Pelantikan ini adalah amanat Musda ke V. Musyawarah juga sudah tergelar Desember tahun lalu. Musda ini merancang kepengurusan 2020-2025.

“Ini juga upaya menjawab berbagai tantangan di era milenial,” tambahnya.

Lima anggota fraksi PKS Kota Malang juga masuk kepengurusan. Mereka pun ikut dilantik hari ini.

“Yakni Asmualik, Kabid Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada. Lalu,  Bayu Rekso, Kabid Bidang Pemberdayaan Jaringan Ekonomi,” tutur Djoko.

Kabar Lainnya : Kabid Disporapar Meninggal, Kantor Tutup Sementara.

Selanjutnya Rokhmad, Kabid Bidang Pekerja Petani dan Nelayan. Kemudian Ahmad Fuad, Kabid Bidang Hukum dan Kebijakan Publik.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com