Connect with us

COVID-19

PPKM Tahap Dua Kota Malang, PKL Dapat Kelonggaran Jam Malam

Diterbitkan

,

Wali Kota Malang, Sutiaji (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COMKota Malang akan menerapkan PPKM tahap dua. Yakni, mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Wali Kota Malang, Sutiaji menyebut aturan lama tetap berlaku.

“PPKM tahap dua sama dengan kemarin. Justru saya sekarang tidak menerbitkan SE. Karena, sudah sesuai dengan SE Mendagri untuk PPKM 2,” kata Sutiaji kepada wartawan, di Balai Kota Malang, Senin (25/1).

Sutiaji mengatakan perbedaannya hanya berkaitan dengan jam malam. PPKM tahap dua, jam tutup semuanya pukul 8 malam.

Pemkot Malang juga masih mentolerir PKL. Mereka tetap bisa beroperasi di atas jam 8 malam. Tetapi PKL harus memenuhi satu persyaratan.

“PKL boleh buka lebih dari jam 8 malam. Tetapi, tidak boleh menyiapkan tempat duduk (dilarang Dine In). Kalau masih menyiapkan tempat duduk saya gusur. Hanya boleh take away,” tegasnya.

Dia sendiri belum bisa mengevaluasi PPKM pertama. Baca Juga : Perpanjangan PPKM, Wali Kota Batu Ajukan Tambah Jam Malam.

“Yang namanya penilaian itu di tengah apa akhir. Sekarang baru selesai kok. Baru bisa lihat 1 minggu setelahnya,” ungkapnya.

Efektivitas PPKM itu tergantung dari masyarakat. Sehingga, dia meminta masyarakat selalu menjaga diri dan aturan.

Sutiaji juga mengharap masyarakat betul-betul mentaati prokes. Agar tidak perlu ada lagi penambahan PPKM.

“Mohon sekali kesadarannya untuk tertib. Ketika penilaian pusat bagus, tidak akan ada perpanjangan. Kami juga menghubungi pusat untuk indikator-indikator perpanjangan PPKM,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Operasi Yustisi Rambah Jalan Akordion, Tunggulwulung Kota Malang

Diterbitkan

,

Operasi yustisi di Jalan Akordion Tunggulwulung Lowokwaru Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Koramil Lowokwaru melaksanakan operasi yustisi di Tunggulwulung. Operasi tergelar bersama anggota Polsek Lowokwaru.

Sasarannya yaitu Jalan Akordion, Tunggulwulung, Lowokwaru, Kota Malang. Operasi yustisi ini adalah untuk menerapkan protokol kesehatan.

Serta membagikan masker dalam rangka memutus penyebaran covid-19. Sebelum operasi, apel terhelat di kawasan Tunggulwulung.

Kabar Lainnya : Operasi Yustisi Bidik Tempat Usaha.

Panit Lantas Polsek Lowokwaru Ipda Ghofur memimpin kegiatan operasi yustisi ini. Sekaligus, menjalankan Penegakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat mikro.

“Ini adalah upaya membantu mereka para pelanggar. Agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena, pandemi covid-19 belum berakhir. Kami pun perlu meningkatkan kesadaran prokes bagi warga,” ujar Ghofur, Senin (8/3).

Sementara itu, Danramil 0833/05 Lowokwaru melalui Babinsa Tunggulwulung Pelda Farkhur mengamini.

Masyarakat Kota Malang belum sepenuhnya memahami pentingnya prokes. Sehingga, masih ada warga tak bermasker di jalanan.
Terutama, tidak memakai masker di kerumunan. Sehingga, operasi yustisi ini akan menjadi pengingat warga.

“Kami petugas memberikan masker kepada masyarakat. Serta mengimbau agar tetap melaksanakan protokol kesehatan,”tuturnya.

“Kami akan terus mengingatkan masyarakat yang bandel. Karena, masker menjadi alat pelindung. Tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga orang lain,” pungkasnya.

Sejumlah petugas pemerintahan dan aparat hadir dalam operasi yustisi. Yaitu, Camat Lowokwaru diwakili Sekcam Lowokwaru.

Kemudian, Lurah Tunggulwulung. Babinkamtibmas Tunggulwulung. Hadir juga Personil Polsek Lowokwaru.

Kasi Trantib dan Pemerintahan Tunggulwulung. Pamwil Bakesbangpol Kota Malang. Serta, Satpol PP Lowokwaru.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kampung Tangguh Semeru RW 01 Sukoharjo Bagi 50 Paket Sembako

Diterbitkan

,

Kampung Tangguh Semeru RW 01 Sukoharjo Bagi 50 Paket Sembako
Pembagian sembako secara simbolis oleh KTS RW 01 Sukoharjo, disaksikan babinsa, babinkamtibmas dan kelurahan. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kampung Tangguh Semeru RW 01 Sukoharjo, Klojen berbagi. Senin (8/3), KTS RW 01 Sukoharjo membagikan 50 paket sembako.

Sasarannya adalah warga tidak mampu di sekitar posko. Yaitu, warga RW 01 Jalan Aris Munandar Gang V, Kelurahan Sukoharjo.

Pembagian paket sembako merupakan program mandiri KTS tersebut. Ketua RW 01 Kelurahan Sukoharjo H Muchtar membenarkan.

Pengelola KTS RW 01 Sukoharjo menyerahkan sembako ini secara simbolis. “Kami serahkan langsung paket sembako tersebut kepada 50 orang,” jelas H Muchtar.

Kabar Lainnya : Peduli Relawan, Wawali Salurkan Sembako di Klojen.

Petugas Kelurahan Sukoharjo pun mengapresiasi penyerahan bantuan ini. Karena, KTS RW 01 Sukoharjo sukses menjalankan fungsinya.

Yaitu, menjaga ketahanan pangan di wilayahnya. Serta, menunjukkan kemandirian warga dalam membantu warga lainnya.

“Kami apresiasi penyaluran bantuan dari warga untuk warga. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama menghadapi pandemi covid-19,” timpa Sukamto, Kasi Trantib Kelurahan Sukoharjo, mewakili Lurah.

Dia mengungkapkan, kepedulian ini menjadi contoh kepada warga RW lainnya.

Bantuan sembako 50 paket ini merupakan donasi dari warga RW 01. Sehingga, warga RW 01 yang terdampak pandemi covid-19 tidak terbeban.

Sekaligus, sebagai bentuk solidaritas dalam memutus penyebaran covid-19.

Kabar Lainnya : Kapolresta Resmikan Dua Kampung Tangguh di Pandanwangi.

Sejumlah pejabat setempat hadir dalam penyerahan bantuan. Yaitu Kasi Trantib Sukoharjo Sukamto. Kemudian, Bhabinkamtibmas Sukoharjo Aiptu Bambang Sutrisno.

Selanjutnya, Babinsa Sukoharjo 0833/01 Klojen Pelda Imam dan Pelda Yuyun Hidayat.

Lalu, Petugas Pam PPKM Mikro Kelurahan Sukoharjo (TNI AU dan TNI AL). Hadir pula Ketua RW 01 Kelurahan Sukoharjo H Muchtar.

Ada pula Ketua KTS RW 01 Kelurahan Sukoharjo. Ketua PPKM RW 01 Kelurahan Sukoharjo. Serta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, PKK dan posyandu.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Tren Covid-19 Menurun Di Kota Malang, PPKM Mikro Tetap Jalan

Diterbitkan

,

Tren Covid-19 Menurun Di Kota Malang, PPKM Mikro Tetap Jalan
Operasi gabungan di kafe dan kedai nongkrong kawasan Sukun Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tren kasus covid-19 terus menurun di Kota Malang. Jumlah penambahan pasien pun tak lagi menonjol.

Tetapi, hal ini tak mengendurkan semangat tim gabungan. Terutama, para petugas di level Forpimcam.

Mereka terus berupaya melakukan pencegahan. Melalui operasi dan patroli secara terus-menerus.

Sabtu malam (6/3), Koramil 0833/04 Sukun, menggelar patroli gabungan. Operasi tergelar bersama petugas Polsek Sukun.

“Operasi gabungan kali ini menurunkan 9 personel TNI-Polri. Tugas utamanya penerapan PPKM mikro. Sekaligus cipta kondisi lingkungan yang kondusif,” ucap Kanit Shabara Polsek Sukun, Iptu Endiex.

Kabar Lainnya : Tahun 2020, Kecelakaan di Kota Batu Menurun.

Operasi menyusuri sepanjang jalan protokol di Sukun. Yakni Jalan S Supriyadi, Jalan Satsuit Tubun, Jalan Kolonel Sugiono dan Jalan Peltu Sujono.

“Patroli menyasar kafe, warung dan minimarket. Karena tempat inilah yang berpotensi adanya kerumunan massa,” seru Sertu Saiful.

Sementara itu, petugas operasi yustisi Kedungkandang bahkan menindak pelanggar. 20 orang terjaring razia di depan kantor kelurahan Cemorokandang.

“Kami melaksanakan operasi yustisi dalam penegakan disiplin pengguna jalan. Terutama yang tidak memakai masker,” beber Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi, mendampingi Camat Kedungkandang Donny Sandito STP, dalam operasi Sabtu (6/3) kemarin.

Petugas gabungan Forpimcam Kedungkandang saat menegur warga pelanggar prokes di Cemorokandang. (Foto : Istimewa)

Warga yang terjaring kebanyakan tidak memakai masker. Sanksi sosial kepada pelanggar berupa mengucapkan Pancasila. Pelanggar juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Masih ada saja masyarakat yang melanggar. Oleh karena itu, tak hanya menindak. Tetapi juga kami berikan edukasi,” tegas Danramil 0833/02 Kedungkandang Kapten CBA Salekhan.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com