Hukrim
Sengketa Kebun Jeruk di Dau Memanas, Tanaman Petani Dirusak

KABARMALANG.COM – Tanaman jeruk di tanah kas desa Selorejo, Dau, rusak. Petani menyebut kerusakannya tidak natural.
Yaitu seperti sengaja dirusak. Sehingga, para petani tersebut kembali akan melapor polisi. Petani penyewa lahan menilai perusakan ini adalah upaya intimidasi.
Pasalnya, petani saat ini masih bersengketa dengan pemerintah desa. Tetapi, para petani belum tahu siapa terduga pelaku perusakan.
“Kalau perusakan yang dulu sudah kami laporkan. Walaupun sudah pemeriksaan, belum jelas penanganan perkaranya,” tegas kuasa hukum petani penyewa lahan jeruk, Wiewied Tuhu Prasetyanto, Kamis (21/1).
Dia berharap penegak hukum dapat bekerja optimal. Dia meminta polisi mengungkap pelaku yang bertanggung jawab.
“Juga menyelesaikan pemeriksaan perkara perusakan yang kami laporkan dulu,” tambahnya.
Selain itu, dia berharap semua pihak bersikap berdasarkan hukum. Serta, tidak berlaku eigenrechting/main hakim sendiri.
“Jangan memperkeruh keadaan dengan tuduhan tidak jelas. Misalnya tuduhan petani penyewa ini munafik. Menuduh petani penyewa ini orang kaya mau menguasai tanah,” paparnya.
Wiwid menilai itu semua tidak elok. Dia mengharap proses sengketa ini berjalan di persidangan.
“Jangan dinodai gaya-gaya premanisme,” tutupnya. Baca Juga : Sengketa Petani Jeruk Vs Pemdes Selorejo Masuk Persidangan.
Sebelumnya, Pemdes Selorejo Dau dan petani penyewa lahan bersengketa. Klaimnya, lahan jeruk berbuah baik tiap tujuh tahun.
Begitu musim panen, Pemdes dan petani berkonflik. Karena, pemdes menilai sewa lahan habis. Sementara, petani belum menilai panen kok disuruh pergi.(im/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































