Kabar Batu
Harga Kedelai Naik, Kampung Tempe Beji Tak Bergeming

KABARMALANG.COM – Meningkatnya harga bahan baku kedelai tak membuat Kampung Tempe Beji bergeming.
Sentra tempe Kota Batu tersebut bahkan masih bisa bertahan tanpa kenaikan harga olahan tempe meskipun harga kedelai mengalami kenaikan..
“Asalkan tepung dan minyak tidak ikut naik, kami masih bisa bertahan. Tinggal bagaimana kita mengolahnya,” ujar Tina, salah satu pedagang olahan tempe di Kota Batu.
Tina bahkan mengaku bahwa pihaknya harus mengurangi irisan tempe walaupun beresiko, yakni dengan penurunan omset pendapatannya.
Sementara, Sulis yang juga merupakan salah satu pedagang kampung tempe di Kota Batu mengakui bahwa kenaikan kedelai saat ini naik hingga Rp.9500 perkilo.
“Bahkan kenaikan kedelai sampai 3 kali sehari. Pagi Rp. 8500, siang naik menjadi Rp.9000, dan sore naik Rp. 9500,” terangnya.
Dampak dari kenaikan bahan baku ini, lanjut Sulis, berdampak pada penurunan omsetnya hingga 30 persen. (arl/fir)
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa18 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa15 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan14 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga9 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi22 jam agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266





























