Connect with us

Pilbup 2020

Sandi Menang Versi Rekapitulasi KPU

Diterbitkan

,

Proses rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Kabupaten Malang. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – KPU Kabupaten Malang sudah menetapkan hasil rekapitulasi Pilkada. Keputusannya, paslon Sandi memenangkan Pilbup 2020.

Penghitungan digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Malang, Rabu (17/12). Sanusi-Didik Gatot Subroto memperoleh 530.449 suara.

Paslon Ladub Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono meraih 491.816 suara. Paslon Heri Cahyono-Gunadi Handoko meraih 143.327 suara.

Total suara sah sebanyak 1.165.592. Semua saksi ketiga paslon sudah menandatangani hasil rekapitulasi tersebut.

Tapi, kedua paslon selain Sandi tampak keberatan. Paslon Ladub menyangsikan proses awal sampai akhir pelaksanaan pilkada.

Saksi Ladub keberatan dengan hasil rekapitulasi di 28 kecamatan. Mereka mengaku banyak mendapati temuan pelanggaran. Baik sebelum, saat, dan sesudah pelaksanaan pilkada.

“Salah satunya kami menemui indikasi pemberian undangan pemungutan suara. Tapi, disertai souvenir dari salah satu paslon,” kata saksi paslon Ladub, Muhammad Isa Ansori, Rabu malam.

Dia menduga, ada unsur kongkalikong. Pelaksana pilkada dan salah satu paslon dituding bekerja sama.

Sementara itu, Tim Pemenangan paslon Malang Jejeg juga protes. Sutopo Dewangga, Ketua LO Malang Jejeg mengaku keberatan.

Misalnya hak suara pasien yang dirawat di rumah sakit. Serta, hak suara narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Hasil rekapitulasi yang dibacakan saat ini dari setiap kecamatan. Lalu pasien di rumah sakit dan napi lapas bagaimana?” simpul Sutopo.

Kedua paslon bakal menggugat pilkada tersebut ke meja hukum. Menanggapi itu, KPU Kabupaten Malang memaklumi.

“Kami sudah menjalani prosedur Pilkada sebagaimana aturan yang berlaku. Jika ada keberatan, silakan. Masih ada waktu 3 hari untuk menggugat,” terang Komisioner Bagian Divisi Sosialiasi Pendidikan dan Pemilihan dan SDM KPUD Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika.(im/yds)

Pemerintahan

Jumat Besok, Sanusi Pelantikan Bupati Malang Terpilih Di Grahadi

Diterbitkan

,

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Malang rencananya terhelat di Gedung Grahadi Jawa Timur, besok. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Bupati-Wakil Bupati Malang periode 2021-2024 pelantikan Jumat besok (26/2). Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Grahadi, Jawa Timur.

Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa bakal melantik Sanusi-Didik Gatot Subroto. Keduanya terpilih sebagai pemenang Pilkada 2020 lalu.

Sesuai undangan, pelantikan terhelat pukul 13.30 WIB besok. Sebelumnya, Sanusi-Didik juga sudah mengikuti kegiatan gladi bersih.

”Gubernur akan mengambil sumpah jabatan Bupati Wakil Bupati Malang. Gubernur juga melantik pimpinan daerah terpilih di Jatim. Itu merupakan hasil Pilkada serentak tahun 2020,” terang Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, Kamis (25/2) siang.

Kabar Lainnya : Pelantikan Pejabat Pemkot Batu Digelar Tertutup.

Setelah pimpinan daerah, Ketua TP PKK juga akan pelantikan. Jabatan ini sekaligus merangkap Ketua Dekranasda.

Figur yang memimpin pelantikan adalah Arumi Bachsin. Dia Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur. Sekaligus istri Wagub Emil Elistianto Dardak.

Setelah itu, Pemkab Malang akan menggelar acara penyambutan. Acara di Pendopo Kabupaten Malang, Jumat malam,” ujar Fuad.

“Lantaran masih pandemi covid-19, Gubernur memberi penekanan. Bahwa serangkaian kegiatan tetap harus disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya.(rjs/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

KPU Tetapkan Sanusi-Didik Gatot Subroto Sebagai Bupati-Wabup Malang

Diterbitkan

,

KPU Kabupaten Malang saat menyerahkan salinan penetapan Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang terpilih. (Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – KPU Kabupaten Malang telah menetapkan Bupati dan Wabup Malang. Sanusi-Didik Gatot Subroto resmi memimpin Kabupaten Malang 2020-2024.

Penetapan tersebut berdasarkan surat Panitera MK. Yakni, 165/PAN.MK/01/2021 tahun 2021. Perihal : Keterangan Perkara PHP-Gub/Kab/Kot yang diregistrasi di Mahkamah Konstitusi. MK lalu meneruskan surat ini ke KPU Kabupaten Malang.

Sidang penetapan terhelat di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang. Tampak hadir dalam penetapan anggota DPRD Kabupaten Malang.

Lalu, perwakilan partai. Juga, paslon terpilih, Sanusi-Didik Gatot Subroto.

“Usai penetapan ini, selanjutnya kami berkirim surat kepada Pemprov Jatim. Ini untuk mengusulkan pelaksanaan pelantikan paslon terpilih,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, Kamis (21/1).

Surat usulan itu akan meluncur satu hari setelah penetapan.

Sementara itu, Bupati Malang terpilih, Sanusi sudah mempersiapkan program. 100 hari jabatannya akan merealisasikan beberapa program.

Yakni, pembangunan jalan protokol antar kecamatan Kabupaten Malang. Baca Juga : Penetapan Bupati dan Wabup Malang Akhir Januari 2021.

“Selain itu, kami akan melaunching mal pelayanan public. Agar perizinan di Kabupaten Malang semakin mudah,” katanya.

Kemudian, Sanusi juga berjanji akan merealisasikan program 5K. Yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, Kerja Prestasi.

“5 K ini pastinya juga akan kami galakkan. Tujuannya untuk menciptakan budaya kerja di lingkungan Kabupaten Malang,” tandasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Pilbup 2020

Penetapan Bupati dan Wabup Malang Akhir Januari 2021

Diterbitkan

,

Komisioner Bagian Divisi Sosialiasi Pendidikan dan Pemilihan dan SDM KPUD Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Sanusi-Didik Gatot Subroto bakal segera menjalani penetapan KPU. Mereka akan segera menjadi Bupati-Wabup Malang terlantik.

Tetapi, KPU Kabupaten Malang belum mendapat tanggal. Karena, masih menunggu kabar dari pusat.

“Kami masih menunggu surat edaran Mahkamah Konstitusi. Sebab masih ada yang sedang proses sengketa MK,” ungkap Komisioner Bagian Divisi Sosialiasi Pendidikan dan Pemilihan dan SDM KPUD Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika, Sabtu (16/1).

Baca Juga : Penetapan Hasil Pilkada Kabupaten Malang 17 Desember

SE Buku Registrasi Perkara Konstitusi MK keluar pekan depat. Antara tanggal 18-19 Januari 2021 mendatang.

“Batas penetapannya 5 hari setelah SE itu turun. Jadi kira-kira antara tanggal 20-24 Januari 2021,” bebernya.

Dika, sapaannya, mengatakan ada beberapa kemungkinan mekanisme penetapan. Karena sedang PPKM, kemungkinan penetapan bakal virtual.

“Misalnya tidak memungkinkan di hotel. Bisa di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang secara virtual,” tuturnya.

Baca Juga : Menyusun Gerakan Pembangkangan Sipil yang Konstitusional

Sementara peserta undangan penepatan tersebut adalah calon terpilih. Kemudian para partai pengusung.

“Seluruh partai peserta pilkada juga. Termasuk perwakilan calon independen. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Dika.(im/yds)

Lanjutkan Membaca
Ucapan Hari Pelanggan Nasional Dari PDAM Tugu Tirta
Iklan Cukai Pemkot Malang

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com