Connect with us

Kabar Batu

Kaliwatu Rafting, Wana Wisata Penyintas Pandemi

Diterbitkan

,

Kaliwatu Rafting, Wisata Batu Penyintas Pandemi
Rafting dan paint ball di Desa Wisata Pandanrejo Kaliwatu Rafting. (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COM – Kaliwatu Rafting masih menjadi andalan Desa Wisata Pandanrejo. Wana wisata alam ini masih dikunjungi sekitar 3500 wisatawan.

Itu perhitungan jumlah wisatawan dalam lima bulan terakhir. Selain Kaliwatu Rafting, ada pula wisata petik stroberi.

“Jelas turun karena mengikuti protap kesehatan Kota Batu. Setiap bulan hanya bisa menampung sekitar 700 wisatawan saja,” terang Owner Kaliwatu Rafting Muklas Rofiq.

Memang, tren dalam satu tahun ini menurun. Itu jika dibandingkan tahun 2019 lalu.

Tapi, Kaliwatu Rafting terus merangkak. Tren kunjungan per bulan kian naik.

Padahal, Kota Batu tengah mengalami awal musim penghujan. Tapi, kunjungan di wisata ekstrem ini tak terpengaruh.

Contohnya, Kaliwatu Rafting selalu menghentikan agenda bila sungai deras. Pengelola wisata pun melarang wisatawan melanjutkan rafting.

Tapi, wisatawan lebih memilih mengubah jadwal rafting. Walaupun, opsi refund wana wisata alam telah disediakan.

Karenanya, wana wisata ini berupaya semaksimal mungkin melayani wisatawan. Pengamanan titik sungai pun diketatkan.

“Lintasan rafting sepanjang 7 kilometer. Kami menyiapkan pengawas di 5 titik. Pengawasnya terbagi menjadi rescue darat dan air,” imbuhnya.

Wisatawan bakal merasa aman selama menempuh lintasan air. Jalur ini biasanya ditempuh selama 1,5 jam.

Wana wisata alam ini juga tak menerapkan perubahan tarif. Harga tiket masuk masih sama walau pandemi.

Yakni Rp 195 ribu untuk rafting Rp 150 ribu untuk paintball. Rp 300 ribu untuk off road. Dan Rp 25 ribu untuk petik apel.

“Kalau tiket outbond dan camp harganya tergantung fasilitas. Wisatawan bisa memilih dair 4 fasilitas yang ada,” tandasnya.(arl/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih