Edukasi
Buku Pecahkan, Karya Terbaru Pandji Bersama Komika Malang

KABARMALANG.COM – Pandji Pragiwaksono adalah nama besar yang turut meledakkan stand up comedy di Indonesia, di samping Raditya Dika dan Ernest Prakasa.
Kapabilitas Pandji sebagai komika tak perlu diragukan. Dia adalah orang Indonesia pertama yang keliling dunia lewat tur show stand up comedy.
Pandji merasa punya tanggung jawab untuk membagikan pengalamannya kepada komika lain dan masyarakat awam yang ingin belajar stand up comedy.
Mr world tour itu pun menyarikan pengalamannya selama sepuluh tahun menjadi komika dalam buku terbarunya berjudul Pecahkan.
Dia berkolaborasi dengan Ulwan Fakhri, peneliti Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3) yang juga sempat tujuh tahun aktif menjadi komika di komunitas Stand Up Indo Malang.
Kombinasi mereka berdua, menjadikan buku Pecahkan sangat kuat sebagai buku praktik maupun teori tentang stand up comedy termutakhir.
“Pecahkan merupakan buku yang teramat saya banggakan. Saya menulis ini dengan Ulwan Fakhri, yang tulisannya tentang humor dan komedi sudah saya cermati sejak lama,” ujar Pandji, Minggu (13/12).
Buku Pecahkan bisa lahir juga berkat kerja sama dengan Institut Humor Indonesia Kini.
“IHIK3 mempersilahkan kami mengakses semua koleksi The Library of Humor Studies. Peraih rekor MURI sebagai perpustakaan humor pertama di Indonesia,” jelasnya.
Sementara bagi Ulwan, pengalaman berkolaborasi dengan Pandji kian menegaskan bahwa literasi komedi, sifatnya sangat penting bagi para komika.
“Jam terbang setinggi apa pun kalau tidak diimbangi dengan literasi secara umum maupun literasi tentang komedi itu sendiri, ya percuma,” ujar alumni pasca sarjana Ilmu Komunikasi UB tersebut.
Pria yang telah meneliti stand up comedy baik untuk skripsi maupun tesis itu menyadari perjalanan karirnya sebagai komika belum maksimal karena minim literasi.
“Waktu itu saya juga kurang membaca dan mengeksplorasi buku-buku yang membahas komedi secara serius,” ungkapnya.
Buku PECAHKAN sudah dijual dalam tahap pre-order selama sehari penuh pada Sabtu, (12/12) kemarin. Setelah itu, barulah buku Pecahkan dijual bebas pada awal Januari 2021. (fat/fir)
Peristiwa22 jam agoPolres Malang Gandeng Komunitas Ojol Jadi Mitra Operasi Patuh Semeru 2026
Peristiwa20 jam agoPolres Malang Kembalikan Barang Bukti Hasil Operasi Sikat Semeru 2026 Kepada Korban
Peristiwa17 jam agoPolres Malang Tangkap Pemburu Satwa Dilindungi Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan
Pemerintahan16 jam agoWali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Santri
Olahraga11 jam agoBorneo FC Merangsek Naik Peringkat Klasemen Pekan ke 7 Super League 2026
Serba Serbi2 jam agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Rabu 28 Oktober 2026 Cerah Berawan Hingga Hujan Petir
Serba Serbi1 hari agoIndeks Harga Saham Gabungan IHSG Ditutup Melemah Tajam ke Level 5.266





























