Connect with us

Pemerintahan

DLH Pastikan Limbah APD Petugas KPPS Steril

Diterbitkan

,

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH Kabupaten Malang, Renung Rubiyartaji (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang memastikan limbah APD petugas KPPS Pilkada Kabupaten Malang steril.

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH Kabupaten Malang, Renung Rubiyartaji mengatakan limbah APD petugas KPPS itu disemprot dengan disemprot dengan diainfektan oleh petugas DLH, sebelum dibuang di TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

“Sampahnya ada masker, baju hazmat, face shield dan sarung tangan. Sudah kami disinfektan sebelum kami kirim ke Tempat Pembuangan Akhir masing-masing UPT (Unit Pelaksana Teknis) DLH terdekat,” kata saat dikonfirmasi.

Proses penyemprotan, kata Renung, dilakukan secara paralel. Sampah APD per TPS dikumpulkan di desa, kemudian dikumpulkan lagi per Kecamatan.

“Ketika sampai di kecamatan ini kami semprot disinfektan. Kami jemur baju hazmatnya dan semprot. Setelah disemprot, sampah masuk ke truk sampah dan kami kirim ke UPT terdekat dan itu sudah kami lakukan,” tuturnya.

Untuk jumlahnya sendiri, Renung masih menghitung jumlah sampah APD hingga hari ini, Sabtu (12/12/2020).

“Volume sampahnya berapa ini masih kami hitung insyallah hari ini selesai. Kan pembuangannya baru Kamis (10/12/2020) lalu,” tutupnya.

Sebagai informasi, petugas KPPS sendiri di Kabupaten Malang ada 40.000 ribu lebih. Setiap petugas KPPS dilengkapi dengan masker, face shield, dan juga sarung tangan.

Sementara itu, beberapa KPPS juga dilengkapi dengan baju hazmat. Baju hazmat ini diberikan ke KPPS yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS merupakan pasien terpapar Covid-19 atau sedang melakukan isolasi mandiri. (imr/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih