Pemerintahan
Krisis Ruangan Covid-19 Hantui Malang Raya

KABARMALANG.COM – Rumah sakit rujukan pasien covid-19 Malang Raya dipastikan overload. Kota Malang dan Kota Batu dikabarkan sudah penuh.
Terbaru, Kabupaten Malang juga dipastikan sulit menampung pasien baru.
“Ya, 126 ruang isolasi sudah penuh. Ini ruang pasien terduga terpapar atau terpapar covid-19,” terang Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo kepada Kabarmalang.com, Rabu (2/12).
Sebagai informasi, Kabupaten Malang memiliki 4 RS rujukan covid-19. Yakni RSUD Kanjuruhan, RSI Gondanglegi, Wava Husada, dan RS UMM.
Sekarang, ruang isolasi keempat rumah sakit itu sudah penuh. Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, sempat menggandeng RS non rujukan.
Menurutnya, pasien baru covid-19 dialihkan ke RS non rujukan. Payahnya, ruang isolasi RS non rujukan juga sudah sesak.
Karenanya, Arbani akan segera meminta bantuan Pemprov Jatim. Dia akan menunggu apa instruksi Pemprov Jatim.
Tapi ini belum mengajukan secara resmi. Secepatnya nanti kami ajukan permintaan bantuan,” tutur Arbani.
Bantuan yang diminta berupa akses perawatan di daerah lain. “Kami ingin nantinya bisa lah akses ke daerah lain. Semoga bisa dan dibantu Pemprov Jatim,” tandasnya.
Arbani berharap masyarakat kembali disiplin protokol kesehatan (prokes). Diduga kuat, penambahan pasien positif karena masyarakat lengah prokes.
Kota Batu Overload, RSSA Bikin RS Lapangan
Sebelumnya, Kota Malang sudah mendahului overload ruang covid-19. RSSA Malang bahkan mengambil langkah bikin RS lapangan.
Lalu, zona merah Kota Batu juga melaporkan overload ruangan. RS Karsa Husada dan RS Baptis sudah sesak. Dua RS rujukan itu tidak mampu menampung pasien covid-19.
“Di tempat kami memang sudah penuh. Ada 2 ruangan dengan jumlah bed 28 unit. Satu ruangan dengan tiga ventilator berisi tiga bed. Satu ruangan lainnya berisi 25 bed tanpa ventilator,” ungkap Direktur RS Karsa Husada dr Tries Anggraeni, Rabu siang (2/12).
Baca juga : Kota Batu Krisis Ruang Rujukan Covid-19
RS Karsa Husada berupaya menambah satu ruangan lagi. Yakni, ruangan dengan 9 unit bed plus satu ventilator.
Keterbatasan ruang Covid-19 juga dialami RS Baptis Batu. RS ini hanya memiliki 17 bed untuk pasien covid-19.
“Untuk penambahan kapasitas ruang masih akan dikoordinasikan,” kata Kabag Humas RS Baptis Desi Arista.(im/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan































