Kabar Batu
Tlekung Jadi Klaster Karena Keluarga Pasien Tertutup

KABARMALANG.COM – Satgas Covid-19 tidak tahu soal pasien pertama klaster Tlekung. Ini ditegaskan Ketua petugas Covid-19 gugus Desa Tlekung Mardi.
Dia mengaku tidak mendapatkan informasi soal meninggalnya pasien Covid-19. Karena, keluarga pasien menyebut korban meninggal normal.
Sehingga, pemakaman pertama tidak dilakukan sesuai dengan protap kesehatan.
“Kami tidak mendapatkan laporan sama sekali. Karena menurut keluarga yang ditinggalkan, yang meninggal sudah berumur,” ujar Mardi kepada Kabarmalang.com, Senin (30/11).
Tak lama, cucu pasien pertama juga meninggal. Dia dikebumikan secara biasa.
“Karena Si cucu dianggap terkena penyakit DB,” ujar Kepala Desa Tlekung tersebut.
Laporan dugaan Covid-19 baru muncul di korban ketiga. Ibu dari Si anak yang meninggal, juga sakit.
Setelah itu, wanita tersebut meninggal. Dari sinilah tracing dilakukan.
Jenazah wanita itu lalu dimakamkan sesuai protokol Covid-19. Dari sini pula, kluster Tlekung lahir.
27 orang dinyatakan positif. Sekarang, mereka diisolasi di shelter. Sementara, Desa Tlekung menerapkan PSBL 10 hari.
Baca juga : Desa Tlekung Klaster Baru, PSBL 10 Hari
Mardi berharap warga Tlekung tidak tertutup. Dalam kondisi sekarang, keterbukaan tentang sakitnya keluarga sangat penting. Keterbukaan mempercepat penanganan dari petugas kesehatan.
“Kalau memang tidak percaya dengan Covid-19 itu boleh saja. Tapi, simpan untuk dirinya sendiri. Jangan sampai akhirnya berakibat fatal,” tandasnya.
Kasus kluster Tlekung pun menjadi catatan Pemkot Batu. Dinas Sosial harus kerja ekstra demi mencegah pengulangan kasus.
Pasalnya, proses pemulasaran jenazah Covid-19 di bawah pengawasan Dinsos.
“Sebenarnya sudah ada pelatihan. Petugas pemulasaran pun mendapatkan insentif. Nilainya Rp 750 ribu per titik,” ungkap Kadinsos Kota Batu Ririck Mashuri kepada Kabarmalang.com, Senin pagi (30/11).
Petugas pemulasaran adalah kolaborasi Dinsos dan Dinkes Kota Batu. Dua dinas bergabung dalam penanganan jenazah positif Covid-19.(arl/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan































