Connect with us

Hukrim

Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi RPH

Diterbitkan

,

Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi RPH
Kasi Pidsus Kejari Kota Malang Dino Kriesmiardi. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Kasus dugaan korupsi pengemukan sapi RPH memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang telah menetapkan satu tersangka.

“Sudah ada penetapan tersangka. Namun saat ini (tersangka) belum bisa kami sebutkan,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi kepada Kabarmalang.com, Jumat sore (27/11),

Menurut Dyno, tersangka dugaan korupsi RPH sudah dibidik. Tapi, Kejari masih menggali kemungkinan adanya aktor lain.

“Sesegera mungkin ada pengembangan kemungkinan menyusul tersangka lain,” tandas Dyno.

Pria berkacamata itu membocorkan identitas tersangka lain. Yaitu, pihak ketiga yang bekerjasama dengan tersangka utama.

Namun, diduga kuat calon tersangka kedua melarikan diri. “Ada pihak ketiga yang kita panggil. Kita lacak belum ketemu,” tambah Dyno.

Untuk memburu tersangka, Kejari tidak bekerja sendiri. Kejari Kota Malang melibatkan intel Kejagung RI. Kepolisian pun digandeng demi melacak keberadaan tersangka.

Menurutnya, penetapan tersangka didasari hasil pemeriksaan saksi dan bukti. Dua pekan terakhir, ada 12 saksi diperiksa kejaksaan.

Delapan di antaranya adalah pegawai RPH. Dua lainnya dari Inspektorat Kota Malang. Sedangkan, satu saksi lagi dari Bagian Hukum Pemkot Malang.

“Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Jatim juga klarifikasi saksi. BPKP fokus pada penghitungan jumlah kerugian negara. Dugaan kerugian lebih dari Rp 1,5 miliar,” terangnya.

Sebelumnya, pertengahan 2020, Kejari Kota Malang membidik RPH. Diduga, ada korupsi penggemukan sapi di tahun anggaran 2017-2018.

Diduga, anggaran RPH dan penyertaan modal Pemkot Malang dikorupsi. Total anggarannya Rp 2,5 miliar. Sedangkan, dugaan kerugian negara Rp 1,4 miliar.

Dyno menyebut sudah menyita beberapa alat bukti. “Misalnya dokumen penyertaan modal. Lalu, dokumen permohonan pengajuan proposal. Dokumen proses pencairan. Serta, perjanjian penggemukan sapi,” tutup Dyno.(carep-04/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih