Connect with us

Peristiwa

Sekeluarga Garong Kotak Amal, Polisi Buru Pelaku

Diterbitkan

,

KABARMALANG.COM – Polisi tengah memburu pelaku pencurian kotak amal masjid Darul Khoirot, Desa Banjarejo, Pagelaran, Kabupaten Malang. Rekaman CCTV menjadi bahan awal mengungkap identitas pelaku.

Sebelumnya, warga Jalan KH Hasyim Asyari, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang dikejutkan dengan adanya pencurian kotak amal itu.

Kotak amal yang dibobol pelaku (Foto : Imron Haqiqi)

Kotak amal yang dibobol pelaku (Foto : Imron Haqiqi)

Peristiwa diketahui terjadi pada, Kamis (19/11/2020) sekitar pukul 14.30 WIB. Ironisnya, pelaku pencurian itu diduga dilakukan oleh keluarga, yakni suami, Istri, beserta anaknya.

“Ya, diduga pencurian itu dilakukan oleh satu keluarga berdasarkan hasil rekaman CCTV masjid tersebut,” terang Kapolsek Pagelaran, Iptu Sugik Hernawan saat dikonfirmasi, Jum’at (20/11/2020).

Hingga saat ini, jajaran Polsek Pagelaran masih memburu pelaku tersebut. Sementara diketahui, jumlah uang yang berhasil digarong oleh pelaku di Masjid Darul Khoirot kurang lebih senilai Rp 3 juta.

Sementara itu, Remaja Masjid Darul Khoirot, Suhud Arifin menjelaskan, berdasarkan hasil rekaman CCTV pelaku awalnya masuk masjid dari arah timur menggunakan sepeda motor Honda Kharisma.

CCTV masjid yang merekam aksi pelaku (Foto : Imron Haqiqi)

CCTV masjid yang merekam aksi pelaku (Foto : Imron Haqiqi)

“Setelah memarkir motornya, mereka bertiga beraksi mengambil kotak amal yang terletak di ruang masjid sisi utara lalu diangkat ke tengah,” katanya.

Dari situlah suami tampak mencukit kotak amal dan mengambil seluruh isinya, dimasukkan ke dalam tas.

“Aksi tersebut dilakukan oleh pelaku sekitar 10 menit. Kebetulan saat itu masjid sedang sepi menjelang adzan Ashar,” katanya.

Setelah berhasil mengmabil seluruh isi kotak amal. mereka meninggalkan masjid ke arah barat.

“Kalau lihat nomor polisi sepeda motor yang dikendarai pelaku tampak dari CCTV plat AG,” tutup Suhud. (im/rjs)

 

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Pujon Kembali Longsor, Jalan Malang-Kediri Buka Tutup

Diterbitkan

,

Pujon Kembali Longsor, Jalan Malang-Kediri Buka Tutup
Situasi perlintasan Malang-Kediri di Dusun Lebak Sari, Rt 32, Rw 14, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon usai terjadi longsor. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Bencana longsor kembali terjadi di kawasan Pujon. Kali ini berlokasi di kawasan Dusun Lebak Sari, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon.

Tebing penyangga jalur Malang-Kediri longsor. Plengsengan itu setinggi 4 meter dan selebar 8 meter.

Sementara, longsor terjadi Kamis (25/2) malam pukul 22.15 WIB. Sebelumnya, hujan deras mengguyur kawasan itu. Akibatnya separuh jalan juga retak akibat longsor tersebut.

“Alhasil, hanya separuh jalan yang berfungsi untuk perlintasan. Kendaraan lewat secara bregantian. Separuhnya kami tutup dengan police line,” ungkap plt Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Jum’at (26/2).

Saat ini, tim gabungan sudah berada di lokasi. Yakni BPBD, PMI dan Muspika Pujon. Petugas juga sedang mengamankan perlintasan kendaraan.

Pujon kembali longsor menjadi peristiwa kesekian kali di Malang barat. Tetapi, kali ini tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa atas kejadian ini,” tutur Sadono.

Menurut Sadono, longsor terjadi akibat hujan intensitas tinggi. Sehingga tanah melunak.

“Kami sedang memantau pembenahan jalan yang retak. Tetapi, masih melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat,” tutup Sadono.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Malang sudah mengimbau masyarakat waspada. Terutama, pengendara yang hendak melalui jalur Malang-Kediri.

Kabar Lainnya : Hati-Hati! Longsor Di Pujon Masih Berpotensi Terjadi Kembali.

Pasalnya, tebing di kawasan Pujon masih berpotensi longsor. Apalagi, debit air masih cukup tinggi saat penghujan.

Selain itu, kemiringan tebing di Pujon juga cukup rawan. BMKG juga sudah mewanti-wanti masyarakat.

Curah hujan tinggi berpotensi bencana. Baik itu longsor, banjir dan pohon tumbang.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Sex Toys Sitaan Dimusnahkan Bea Cukai Malang, Negara Rugi 4,8 Miliar

Diterbitkan

,

Sex Toys Sitaan Dimusnahkan Bea Cukai Malang, Negara Rugi 4,8 Miliar
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Malang memusnahkan ribuan rokok beserta barang ilegal hasil penindakan yang didapat sepanjang tahun 2020. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Bea Cukai Malang memusnahkan puluhan sex toys, Jumat (26/2). Pemusnahan ini berbarengan dengan ribuan barang ilegal lainnya.

Sex toys ini termasuk sitaan sepanjang tahun 2020. Selain itu, sitaan lainnya adalah tembakau berjumlah 975.028 batang. Kemudian hasil pengolahan tembakau lainnya sebanyak 96 botol.

Bea Cukai Malang memusnahkan semua barang ilegal itu. Lokasi pemusnahan di PT Alam Sinar, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.

Bea Cukai Malang juga menetapkan 3 orang tersangka. Itu tangkapan sepanjang tahun 2020.

“Lainnya masih dalam proses di pengadilan dan kejaksaan. Keseluruhan merupakan pelaku rokok ilegal,” ungkap Kepala KPP Bea Cukai TMC Malang, Latif Helmi usai pemusnahan barang ilegal.

Selain tembakau ilegal, ada sejumlah barang kiriman pos lainnya. Yaitu anak panah, senjata dan onderdil senjata api.

Total barang berjumlah 35 item. Bea Cukai Malang juga memusnahkan semua barang itu.

“Kerugian negara dari barang ilegal mencapai Rp 306 juta,” tuturnya. Sedangkan kerugian negara sepanjang tahun 2020 Rp 4,8 miliar.

“Selama 2020, kami telah memusnahkan 6 juta batang rokok. Kemudian 12.546 bungkus rokok. BKC HTPL sebanyak 106 botol. BKC MMEA sejumlah 12.546 liter. Kemudian barang kiriman pos sebanyak 162 item barang,” sambungnya.

Kabar Lainnya : Bea Cukai Malang Musnahkan Puluhan Sex Toys.

Puluhan sex toys sitaan Bea Cukai Malang yang dimusnahkan, Jumat (26/2).

Bea Cukai Malang berkomitmen melaksanakan fungsi community protector. Bea Cukai juga berupaya melindungi warga dari barang ilegal.

“Kami memberikan perlindungan dari barang-barang terlarang. Karena jika tidak terkendali, maka akan mengganggu kesehatan. Berbahaya juga untuk keamanan dan moralitas,” jelas Latif.

Terakhir, Latif menerangkan seluruh barang bukti berasal dari Malang. Pemesan sex toys juga berasal dari Malang.

“Kami pun tak sembarangan menetapkan tersangka. Ada tiga syarat. Yakni kepastian, kemanfaatan dan keadilan hukum terpenuhi. Maka akan kami proses,” tutup Latif.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Pulau Sempu Makan Korban, Satu Pemancing Hilang Lima Hari

Diterbitkan

,

Pulau Sempu Makan Korban, Satu Pemancing Hilang Lima Hari
Personel tim pencari korban tenggelam di perairan Pulau Sempu. (Foto: Istimewa)

KABARMALANG.COM – Pulau Sempu Desa Tambakrejo, Sumawe, Kabupaten Malang memakan korban. Satu pemancing hilang di perairan sekitar pulau konservasi itu.

Korban bernama Imam Saifudin, 30. Pemancing ini warga Desa Sindurejo, Gedangan, Kabupaten Malang.

Petugas gabungan terus melakukan pencarian di perairan pulau Sempu. Korban hilang tenggelam sejak 21 Februari lalu.

Sebelumnya dia memancing bersama 9 orang temannya. Petugas sudah mencari selama lima hari.

“Belum ketemu hingga saat ini. Kami terus melakukan pencarian. Hari ini (Kamis, 25/2) sudah masuk hari kelima,” ungkap Kanit Gakkum Satpolair Polres Malang Sendangbiru, Iptu Yoni Pribadi, Kamis (25/2).

Berdasarkan keterangan kawan-kawannya, Si pemancing tenggelam karena ikan. Dia tidak kuat mengendalikan pancingnya ketika umpan tersambar ikan.

“Kemungkinan karena tarikan ikan cukup kuat. Sehingga Si pemancing tidak mampu menahan tarikan,” beber Yoni.

Kala itu, posisi korban berada di atas batu karang. Ketinggian karang kurang lebih 6 meter. Sementara, kondisi ombak saat itu tingginya 2-4 meter.

Usai terjatuh ke dalam air, korban sempat muncul ke permukaan. Dia juga minta tolong sambil memegang stik pancingnya.

“Temannya sempat memberikan pertolongan dengan cara melempar poper. Tetapi Si pemancing tidak menjangkau. Karena tetap berusaha mempertahankan stik pancingnya. Pasca itu ia tidak muncul lagi,” urainya.

Sebagai informasi, poper adalah umpan berbentuk ikan palsu. Umpan ini terhubung dengan tali senar pancing.

“Pencarian kami lakukan dengan cara menyisir perairan pulau Sempu. Kami sisir ke berbagai arah dari tempat kejadian perkara,” tutup Yoni.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com